Perkembangan Anak Usia 3 Tahun dan Cara Bunda Menyikapinya

1 min read

PERKEMBANGAN ANAK USIA 3 TAHUN – Melewati tahun pertama, inilah masa yang sangat penting. Terjadi pergeseran pada minat dan mentalitas buah hati. Pada masa awal tahun pertama, ia sudah bisa berdiri dengan baik dan mulai berjalan meski masih goyah. Saraf motoriknya telah aktif. Semakin banyak gerakan fisiknya, maka ia semakin terangsang untuk mengeksplorasi diri dan lingkungannya. Gerak motorik baik kasar maupun halus telah berkembang.

Secara fisik, perkembangan anak usia 3 tahun mulai melambat. Misalnya saja, perkembangan ukuran lingkar kepala yang tumbuh sangat pesat pada usia 0-2 tahun, mulai melambat setelah melewati tahun kedua ini. Namun secara mental, ia telah berada pada tahap perkembangan yang cukup baik.

Perkembangan Anak Usia 1-2 Tahun

Perkembangan Anak Usia 1-2 Tahun
©pexels.com

Melewati usia tahun ini, bayi Anda mengalami peningkatan minat sosial. ia mulai menghargai kehadiran orang lain, bahkan tertarik untuk berinteraksi dengan siapa pun. Ia mulai meniru gerak dan kelakuan orang-orang di sekitarnya. Secara intelektual, ia telah memahami bentuk dan mampu menyusun beberapa kotak. Ia mulai merasa mampu meniru gambar dan gemar mencoret-coret.

Jika ia telah mampu berjalan sedikit lebih lama, ia cenderung akan terus berjalan dan tidak memedulikan kelelahannya. Ia ingin tahu segala sudut rumah dan lingkungannya, mulai meniru kata-kata, dan telah tumbuh emosinya sehingga sudah mampu merasakan cemburu jika tidak diperhatikan.

Pada masa ini, jangan sampai ia banyak mendapatkan larangan. Naluri keingintahuannya yang besar adalah mo’ dal kepercayaan diri kelak ketika dewasa. Namun apabila sering mendapat kekangan dan larangan “ini-itu”, maka ia akan tumbuh menjadi pribadi yang selalu menahan diri dan takut salah. Jangan sampai hal tersebut terjadi, temani saja dan pahami bahwa ini memang tahap yang sedikit melelahkan, tetapi baik sekali untuk perkembangannya.

Fokus permainan untuk mengawal buah hati di usia 1-2 tahun ini adalah mengarahkan kecerdasan intelektualnya, sekaligus terus membina kemampuan motoriknya agar semakin lincah dan percaya diri.

Perkembangan Anak Usia 2-3 Tahun

Perkembangan Anak Usia 2-3 Tahun
©pexels.com

Umumnya pada usia 2 tahun, ia telah memiliki kemampuan motorik kasar yang cukup baik. Juga rasa keingintahuan yang besar diikuti oleh perkembangan kemampuan bicara. Kondisi ini membuat buah hati tercinta menjadi sangat banyak bertanya. Sikapi kondisi ini dengan baik. Jangan sampai karena lelah, Anda malah menghardiknya atau menjawab dengan jawaban-jawaban yang kurang tepat.

Pada periode ini, Anda akan memulai memfokuskan pada rangsangan kreativitas. Ini memang tahun-tahun pembentukan kreativitas. Secara garis besar, kecenderungan anak usia 2-3 tahun adalah suka melakukan beragam aktivitas dengan motorik kasar, seperti berlarian, melompat ke sana-sini, berjalan dengan satu kaki, menjatuhkan diri, dan sebagainya. Ia juga mulai mampu berbicara dengan lancar dan komunikatif, serta banyak bertanya tentang bermacam hal yang dilihatnya. Ia sudah mampu makan dan minum sendiri.

Selain itu, ia juga sudah bisa menggambar lingkaran serta garis lurus meski belum sempurna. Pada perkembangan anak usia 3 tahun, anak mulai menyadari kebutuhan akan lingkungan di luar keluarganya. ia suka bermain dengan teman sebayanya dan memiliki rasa kangen kepada teman-teman bermainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *