BioFar.ID Situs informasi dan edukasi Indonesia yang khusus menyajikan konten menarik dan segar seputar kedokteran, farmasi, dan kesehatan masyarakat.

Penyebab Bayi Sering Kaget Saat Tidur dan Cara Mengatasinya

Bayi Sering Kaget Saat Tidur

Bayi sering kaget saat tidur. Salah satu momen yang paling menyenangkan buat kita para orangtua itu adalah di saat melihat si kecil tumbuh dan berkembang dengan baik. Namun di antara semua momen, harus diakui kalau waktu si kecil tengah tidur pulas adalah momen yang paling menggemaskan. Yang saking gemesnya nih kadang kita itu gak bisa nahan buat nyiumin si kecil yang lagi tidur.

Cuma di balik itu kadang kita sendiri dibuat cemas dan khawatir kalau si kecil yang tadinya lagi enak-enaknya tidur tiba-tiba terkejut yang persis seperti bayi lagi kejang. Bunda sendiri tentu pernah mengalaminya, bukan?

Normalnya memang para orangtua langsung cemas kalau melihat si buah hati yang baru lahir cenderung sering kaget saat tidur. Bahkan biasanya sih para orangtua langsung takut kalau si buah hati mengalami gangguan.

Nah untuk itulah kali ini kita akan membahas penyebab bayi sering kaget saat tidur dan cara mengatasinya.

Seperti apa penyebab bayi sering kaget saat tidur dan cara mengatasinya? Yuk kita bahas bersama Bun.

Penyebab Bayi Sering Kaget Saat Tidur

Secara umum ada empat faktor yang merupakan penyebab bayi sering kaget saat tidur;

Yang pertama adalah karena ia sedang melakukan adaptasi terhadap suhu ruangan. Agar dapat tidur dengan nyenyak setiap bayi sebenarnya membutuhkan suhu ruangan yang nyaman. Namun untuk mendapatkan itu secara alami bayi membutuhkan proses adaptasi.

Nah, proses adaptasi inilah yang kadang membuatnya jadi terkejut, apalagi disaat suhu berubah secara tiba-tiba.

Faktor yang kedua adalah karena dia sedang melakukan adaptasi terhadap suara, ini sebenarnya merupakan pertanda baik karena disaat si kecil terkejut itu berarti pendengarannya sudah mulai bekerja dengan baik. Sehingga saat ia tiba-tiba mendengar suara asing maka secara refleks dia akan terkejut.

Faktor yang ketiga karena dia mengalami mimpi buruk. Jangan salah Bun, meski masih kecil bayi sebenarnya sudah mulai bermimpi. Namun dalam hal ini bisa terjadi karena si kecil mungkin pernah merasakan kondisi yang membuatnya tidak nyaman. Misalnya seperti terjatuh, dipaksa minum susu atau karena bertemu dengan orang asing.

Dan faktor yang keempat adalah bayi mengalami refluks moro. Refluks moro merupakan gerak refleks yang terjadi secara spontan dimana si kecil merasa kaget karena dia mengalami hal aneh dengan kondisi di sekitarnya. Seperti misalnya karena ada seseorang yang memegang tangan bayi saat tidur, ia akan sedikit tersentak.

Menurut pakar anak, refluks inilah yang sebenarnya merupakan penyebab utama bayi sering kaget saat tidur. Yang mana sebenarnya refluks ini adalah hal alami yang dilakukan tubuh si kecil untuk melindungi tubuhnya.

Gerak refluks seperti ini faktanya sama sekali tidak berbahaya dan secara alami bakal menghilang dengan sendirinya seiring dengan pertumbuhan si kecil atau disaat usianya mulai memasuki tiga bulan ke atas.

Secara alami saat melakukan gerak refluks ini bayi akan merentangkan tangan dan kaki, atau bahkan menggerakkan kepalanya ke belakang. Tak hanya saat mendengar suara yang mengagetkan, refleks ini memang kerap kali muncul saat mereka tertidur.

Jadi bisa dikatakan jika bayi yang sering kaget saat tidur adalah hal yang normal terjadi, apalagi pada bayi yang baru lahir yang usianya belum lebih dari tiga bulan.

Tapi kalau sampai usianya setahun lantas si kecil masih sering kaget saat tidur maka sebaiknya Bunda segera memeriksakan si kecil ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatannya. Pasalnya bayi yang lebih dari satu tahun yang sering kaget seperti kejang kemungkinan mengalami gangguan pada kondisi tubuhnya.

Cara Mengatasi Bayi Sering Kaget Saat Tidur

Nah Bunda itulah 4 faktor penyebab bayi sering kaget saat tidur. Lantas apa yang sebaiknya Bunda lakukan untuk mengatasinya?

Berikut 6 cara mengatasi bayi yang sering kaget saat tidur.

  • Menghindari apa yang akan menjadi pemicu bayi merasa kaget dan ingin menangis, ini berarti Bunda sebaiknya membantu proses adaptasi si kecil dengan suhu dan juga suara, kalau perlu sering-seringlah melakukan kontak terhadap si kecil agar ia tak kaget kalau harus bersentuhan.
  • Selanjutnya Bunda bisa melakukan tindakan preventif agar si kecil merasa nyaman dan aman, Bunda bisa rutin mengecek popoknya, menghindarkan si kecil dari suara yang nyaring dan tiba-tiba seperti suara deringan ponsel atau pun memastikan si kecil tetap kenyang agar ia dapat tidur dengan pulas
  • Saat si kecil kaget segeralah menenangkannya, Bunda bisa menepuk-nepuknya dengan lembut atau segera menggendongnya, jika Bunda menggendong pastikan saat Bunda ingin kembali membaringkannya ke tempat tidur hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba
  • Bunda juga bisa memberikan pijatan agar merasa rileks dan agar bayi tidak mudah untuk terserang kaget, Bunda bisa memakai minyak kayu putih atau minyak telo untuk mengusap tubuh si kecil dengan lembut dari kaki, dada, tangan sampai ke punggungnya
  • Usahakan saat bayi akan tidur pastikan jika kondisi ruangannya benar-benar sangat kondusif dan nyaman sehingga si kecil bisa tidur dengan nyenyak
  • Kondisi popok yang penuh bisa menjadi salah satu penyebab yang membuat si kecil tidak nyaman, hal ini pun bisa membuatnya kaget karena disaat ia tidur ia tiba-tiba merasa tidak nyaman, jadi pastikan agar Bunda bisa segera mengganti popoknya jika memang popoknya sudah penuh tapi pastikan saat mengganti Bunda melakukannya secara perlahan agar si kecil tidak terkejut

Nah, Bunda itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi bayi yang sering kaget saat tidur. Semoga informasinya bermanfaat ya Bun.

Avatar
BioFar.ID Situs informasi dan edukasi Indonesia yang khusus menyajikan konten menarik dan segar seputar kedokteran, farmasi, dan kesehatan masyarakat.