Erlamycetin Tetes Mata
Kloramfenikol
Deskripsi & Manfaat
Erlamycetin Tetes Mata adalah sediaan tetes mata yang mengandung kloramfenikol 0,5% dan digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada mata seperti konjungtivitis dan blefaritis yang disebabkan oleh mikroorganisme sensitif terhadap kloramfenikol.
Indikasi Obat
- Konjungtivitis bakterial akut dan kronis
- Blefaritis bakterial
- Blefarokonjungtivitis
- Keratitis superfisial bakterial
- Infeksi mata anterior akibat bakteri sensitif kloramfenikol
Dosis & Aturan Pakai
Dewasa
- 1-2 tetes pada mata yang terinfeksi, diteteskan 3-4 kali sehari atau setiap 4-6 jam sekali. Pada infeksi berat dapat diteteskan setiap 1-2 jam pada awal terapi kemudian dikurangi frekuensinya setelah kondisi membaik.
Anak-Anak
- Anak di atas 2 tahun: 1-2 tetes pada mata yang terinfeksi, 3-4 kali sehari. Penggunaan pada bayi dan anak di bawah 2 tahun harus atas saran dan pengawasan dokter. Tidak dianjurkan untuk neonatus kecuali atas petunjuk dokter spesialis.
Lansia / Gangguan Organ
- Lansia: gunakan dengan hati-hati, dosis sama dengan dewasa namun perlu pemantauan kondisi mata secara berkala. Pasien dengan gangguan fungsi hati atau ginjal berat: gunakan dengan sangat hati-hati karena risiko absorpsi sistemik.
Aturan Pakai
Cuci tangan sebelum penggunaan. Tengadahkan kepala ke belakang, tarik kelopak mata bawah ke bawah membentuk kantung. Teteskan 1-2 tetes ke dalam kantung konjungtiva bawah tanpa menyentuh ujung botol pada mata atau permukaan lain. Tutup mata perlahan selama 1-2 menit dan tekan sudut dalam mata (punctum lakrimale) untuk mengurangi absorpsi sistemik. Jika menggunakan lebih dari satu obat tetes mata, tunggu minimal 5 menit antara penggunaan.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu
Mengemudi
Sedikit Berpengaruh
Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap kloramfenikol atau komponen lain dalam sediaan
- Riwayat diskrasia darah atau gangguan sumsum tulang akibat kloramfenikol
- Neonatus (relatif, kecuali atas petunjuk dokter)
- Tidak untuk digunakan sebagai profilaksis jangka panjang
Efek Samping
- Rasa terbakar atau menyengat sementara setelah diteteskan
- Penglihatan kabur sementara setelah penggunaan
- Iritasi ringan pada mata
- Sensasi gatal pada mata
Detail Produk
Golongan Obat
Obat Keras
Bentuk Sediaan
Harga
Manufaktur
Erela (PT Erela)
No. Registrasi BPOM
DKL8305714643A1
Verifikasi di BPOM →
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius, di tempat kering dan terlindung dari cahaya langsung. Jangan disimpan di dalam freezer. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Setelah kemasan pertama kali dibuka, gunakan dalam waktu maksimal 28 hari. Buang sisa obat yang sudah melewati batas waktu penggunaan setelah dibuka.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Referensi
- ISO Indonesia Volume 18-23
- MIMS Indonesia Edisi Terbaru
- Pionas BPOM RI (pionas.pom.go.id)
- Informasi Produk Erlamycetin - PT Erela
- British National Formulary (BNF) - Chloramphenicol ophthalmic
- Drugs.com - Chloramphenicol Ophthalmic
Tim Medis
Ditinjau secara medis Terverifikasi ✓

Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.