Farsifen Plus
Ibuprofen + Parasetamol + Kafein
Farsifen Plus Obat Apa?
Farsifen Plus adalah kombinasi ibuprofen dan parasetamol yang digunakan untuk meredakan nyeri sedang hingga berat, demam, serta peradangan. Kombinasi dua zat aktif ini memberikan efek analgesik dan antipiretik yang lebih kuat dibandingkan penggunaan tunggal masing-masing komponen.
Indikasi Farsifen Plus
- Meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala dan migrain
- Meredakan nyeri gigi
- Meredakan nyeri otot dan sendi
- Meredakan nyeri haid (dismenore)
- Menurunkan demam
Dosis Farsifen Plus
Dewasa- 1 tablet diminum 3-4 kali sehari setiap 6-8 jam sesuai kebutuhan. Dosis maksimal 3 tablet per hari. Diminum setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung.
- Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 12 tahun kecuali atas petunjuk dokter. Anak 12 tahun ke atas dapat menggunakan dosis dewasa dengan pengawasan orang tua.
- Lansia: gunakan dengan hati-hati, mulai dengan dosis terendah dan pantau fungsi ginjal serta lambung. Gangguan ginjal ringan-sedang: kurangi dosis dan perpanjang interval pemberian. Gangguan hati: hindari penggunaan pada gangguan hati berat.
Aturan Pakai
Minum tablet setelah makan atau bersama makanan untuk mengurangi risiko iritasi lambung. Telan tablet utuh dengan segelas air penuh. Jangan menghancurkan atau mengunyah tablet. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
Peringatan & Perhatian
- Jangan melebihi dosis maksimal 3 tablet per hari. Penggunaan berlebihan parasetamol dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius. Jangan digunakan bersamaan dengan obat lain yang mengandung ibuprofen atau parasetamol untuk menghindari overdosis.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Sedikit Berpengaruh
Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap ibuprofen, parasetamol, atau komponen lain dalam sediaan
- Riwayat asma, urtikaria, atau reaksi alergi setelah penggunaan aspirin atau NSAID lain
- Tukak peptik atau perdarahan saluran cerna aktif
- Gagal ginjal atau hati berat
- Kehamilan trimester ketiga
Efek Samping Farsifen Plus
- Mual dan gangguan pencernaan
- Nyeri atau tidak nyaman di lambung
- Pusing dan sakit kepala ringan
- Heartburn atau rasa terbakar di dada
Interaksi Obat
- Antikoagulan (warfarin): meningkatkan risiko perdarahan
- Aspirin dan NSAID lain: meningkatkan risiko efek samping gastrointestinal
- Metotreksat: meningkatkan toksisitas metotreksat
- Alkohol: meningkatkan risiko kerusakan hati dan perdarahan lambung
- Antihipertensi (ACE inhibitor, diuretik): ibuprofen dapat mengurangi efektivitasnya
- Lithium: ibuprofen dapat meningkatkan kadar lithium dalam darah
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Jangan simpan di kamar mandi atau tempat yang lembab.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Nyeri perut hebat atau tinja berwarna hitam (kemungkinan perdarahan lambung)
- Kulit atau mata menguning (kemungkinan gangguan hati)
- Ruam kulit parah atau lepuhan (reaksi alergi berat)
- Sesak napas mendadak
- Pembengkakan wajah, bibir, atau tenggorokan
Referensi
- BPOM RI - Pusat Informasi Obat Nasional (PIO Nas)
- Farmakologi dan Terapi UI Edisi 6
- ISO (Informasi Spesialite Obat) Indonesia
- Medscape Drug Reference - Ibuprofen + Acetaminophen
Tim Medis
Ditulis oleh
Penulis Konten
Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.