Benarkah Body Wrapping Efektif untuk Menghilangkan Lemak dan Selulit?

Body wrapping adalah metode yang kabarnya bisa melarutkan lemak dan selulit serta mengeluarkan racun dari dalam tubuh dengan cara membungkus tubuh menggunakan plastik khusus atau selimut termal dan rempah tertentu. Bagaimana cara body wrapping ini bekerja? Benarkah yang menyatakan metode ini efektif untuk menghancurkan lemak dan racun dari dalam tubuh?

“Klaim bahwa Anda dapat langsung lebih langsing hanya dalam hitungan menit atau jam adalah terlalu berlebihan,” kata dokter kulit  para selebriti Hollywood, Dendy Engelman, M.D. “Efek langsing terjadi karena Anda kehilangan cukup banyak cairan dan itu sifatnya hanya sementara.” Sehingga, metode ini tidak sesuai dengan harga mahal yang biasanya dicantumkan oleh salon-salon kecantikan.

Tapi kemudian, ada metode serupa namun bisa dilakukan sendiri di rumah. Para wanita menerapkan losion di bagian tengah tubuh mereka kemudian membungkus dirinya semalaman dengan harapan ukuran perut dan pinggangnya berkurang beberapa Centimeter besok pagi.

Camille Hugh, penulis buku The Thigh Gap Hack, adalah salah seorang   yang rajin mempopulerkan metode body wrapping di rumah. “Meski  efeknya hanya sementara tapi metode ini bisa efektif untuk mereka yang ingin hasil yang cepat. Saya sarankan lakukan body wrapping satu hari sebelum hari H di mana Anda harus tampil spesial dan terlihat lebih langsing, katanya.

Tapi, tidak semua orang menyukai metode ini. Kate machugh, seorang pekerja sosial dari Beachwood,  New Jersey, mengaku bahwa dia pernah melakukan perawatan body wrapping mandiri di rumahnya. Hasilnya, dia merasa organ-organ di dalam tubuhnya seperti akan terdorong ke tenggorokan. Ketika akhirnya dia membuka pembungkus perutnya, tidak ada perubahan ukuran yang dia dapatkan kecuali ruam merah akibat perawatan body wrapping yang dia lakukan.

Baca juga:  Daftar Jalur Masuk Jurusan Kedokteran dan Berbagai Tes yang Harus Dilalui

Engelman mengatakan rata-rata orang mungkin masih aman melakukan body wrapping sendiri, tetapi beberapa orang tertentu yang harus benar-benar sebaiknya menghindarinya sama sekali. “Jika Anda rentan terhadap dehidrasi atau memiliki disfungsi ginjal, metode ini akan berpotensi bahaya,” katanya. “Body wrapping bisa dilakukan dengan aman sekali atau dua kali. Tapi, saya sendiri tidak akan melakukannya karena itu bisa menyebabkan dehidrasi dan  jika diulangi akan terjadi pergeseran cairan yang efeknya tidak bagus untuk  kulit. Alih-alih selulit hilang dan kulit jadi mulus, yang terjadi malahan kulit mengerut lebih dini. ”

Sebaiknya, jika Anda memang ingin langsing dan kulit tetap halus bebas selulit, lakukan saja diet sehat, cukup minum air putih untuk menghindari dehidrasi dan berolahraga secara rutin.

BioFar.ID

Situs informasi dan edukasi Indonesia yang khusus menyajikan konten menarik dan segar seputar kedokteran, farmasi, dan kesehatan masyarakat.

Apa komentar kamu?

Back to top button