7 Bahaya Penggunaan Ayunan Listrik pada Bayi

Sebagai orangtua kita tentu bakal berusaha untuk melakukan apa saja untuk membuat si buah hati nyaman. Seperti di saat si kecil menangis, naluri keibuan kita pasti bakal berusaha untuk menggapai dan menggendongnya.

Tak cuma itu, agar si kecil tak lagi menangis maka kita akan mengayun si kecil. Biasanya kita juga bakal mengayun si kecil di saat ia rewel karena ingin tidur.

Untuk membantu para orangtua agar tak repot, sekarang sudah diciptakan ayunan bertenaga listrik. Kelihatannya ayunan listrik ini memang sangat membantu, apalagi di saat Bunda lagi capek-capeknya. Tapi ternyata nih Bun, penggunaan ayunan listrik pada bayi itu berbahaya lho.

Bahaya Penggunaan Ayunan Listrik pada Bayi

Apa saja bahayanya? Berikut 7 bahaya penggunaan ayunan listrik pada bayi.

1. Membuat si Kecil Ketergantungan

Jangan salah Bun, penggunaan ayunan listrik itu bisa menyebabkan ketergantungan. Meski secara kesehatan ketergantungan ayunan listrik emang gak bisa membahayakan tapi ketergantungan dalam kasus ini dapat menyebabkan gangguan pada si kecil ke depannya.

Misalnya ia tidak bakal mau tidur kalau tidak diayun, ini tentu bakal membuat Bunda makin kerepotan, bukan?

2. Menyebabkan Gangguan pada Tumbuh Kembangnya

Pada bayi, bagian kepalanya bakal lebih berat ketimbang tubuhnya, karena itu jika masih belum cukup usia bagian leher si kecil masih cukup kesulitan untuk menopang kepalanya. Jika dalam kondisi ini Bunda sudah sering mengayun maka itu dapat memicu gangguan pada tumbuh kembangnya.

Baca juga:  Ketahui Masa Tidak Subur Wanita Supaya Tidak Hamil Setelah Berhubungan

Mulai dari pertumbuhan kemampuan belajarnya, kecerdasan dan lain sebagainya. Karena itu sebaiknya Bunda tidak terlalu sering mengayun ya apalagi dengan ayunan listrik.

3. Mengakibatkan Pendarahan pada Retina Matanya

Dalam beberapa kasus, penggunaan ayunan listrik pada bayi yang masih dalam tahap tumbuh kembang ditemukan beberapa kasus di mana bayi mengalami pendarahan pada retina matanya. Ada yang satu mata bahkan ada yang kedua matanya.

Mirisnya gangguan seperti ini cukup sulit untuk dideteksi padahal pendarahan pada mata bayi dapat berakibat buruk pada penglihatannya. Karena itu mending Bunda tidak memakai ayunan listrik ya Bun.

4. Berisiko Memicu Shaken Baby Syndrome

Selain pendarahan pada retina, salah satu bahaya penggunaan ayunan listrik yang sangat serius adalah shaken baby syndrome. Shaken baby syndrome adalah salah satu gangguan yang cukup jarang disadari padahal sebenarnya gangguan seperti ini merupakan penyebab utama gangguan pada tumbuh kembang saraf bayi sekaligus merupakan penyebab utama kematian pada bayi.

Shaken baby syndrome terjadi karena guncangan sehingga kadang para orangtua tidak dapat menyadarinya. Gejala utama yang menunjukkan jika bayi mengalami gangguan ini adalah sering muntah, rewel, malas menyusu, kejang, gangguan pernapasan, bayi malas berinteraksi dan hilang kesadaran.

5. Berisiko Menyebabkan Pendarahan pada Otak

Ayunan listrik memang sekilas sangat membantu meringankan pekerjaan Bunda. Tapi kalau hal itu justru membahayakan si kecil tentu lebih baik jika Bunda tidak melakukannya bukan?

Salah satu risiko yang sangat fatal dari penggunaan ayunan listrik adalah pendarahan pada otak. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya jika mengayun bayi dapat memicu guncangan pada sistem syaraf si kecil. Pada bayi kondisi seperti ini sangat fatal Bun karena bisa menyebabkan pendarahan pada otaknya.

Baca juga:  Jus Buah untuk Ibu Hamil 5 Bulan

Dalam berbagai kasus pendarahan pada otak merupakan salah satu penyebab paling tinggi bayi meninggal secara tiba-tiba. Kalau pun bertahan maka pendarahan otak bakal menyebabkan gangguan sehingga membuat si kecil mengalami cacat.

6. Menyebabkan Cedera pada Tulang

Penting untuk Bunda tahu saat mengayun si kecil dengan ayunan listrik, tubuh dari punggung sampai ke kepalanya bakal ikut bekerja. Karena itu jika tidak berhati-hati maka bisa saja memicu cedera pada punggungnya.

Cedera pada punggung yang dialami bayi jika tidak segera ditangani dapat memicu cedera bahkan cacat pada tulangnya. Hal ini tentu bakal mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Bunda tentu tidak ingin si kecil mengalaminya, bukan?

7. Berisiko Menyebabkan Komplikasi Penyakit

Komplikasi penyakit pun termasuk salah satu bahaya dari penggunaan ayunan listrik. Mulai dari kerusakan otak, gangguan saraf dan mata, gangguan pendengaran, gangguan mental, perkembangan belajar menjadi sangat lambat sampai memicu cerebral palsy.

Cerebral palsy adalah gangguan gerak yang mempengaruhi otot si kecil, yang mana kondisi ini dapat menghambat keterampilan motorik si kecil. Cerebral palsy sendiri dapat disebabkan oleh kerusakan otak yang umum terjadi sejak dalam kandungan atau sesudah melahirkan.

Nah Bunda, itulah 7 bahaya penggunaan ayunan listrik pada bayi. Lantas bagaimana solusinya bagi Bunda yang sudah memilikinya? Untuk itu berikut saya akan bagikan beberapa tips aman saat Bunda harus menggunakan ayunan listrik.

Sebaiknya Bunda tidak meletakkan si kecil kedalam ayunan dengan kondisi punggung melengkung atau tengkurap, karena kebiasaan tersebut bisa membuat tulang belakang menjadi sangat terganggu dan membuat tulang ikut melengkung. Posisi bayi seperti itu juga bisa saja membuat lehernya menerima tekanan dan akan berpengaruh pada kemampuannya untuk bernapas.

Baca juga:  Seperti Ini Pola Tidur pada Bayi 0 Sampai 12 Bulan

Saat Bunda sedang meletakkan bayi dalam ayunan, jangan lupa untuk memperhatikan keamanan apakah aman atau tidak. Jangan pernah meninggalkan bayi terlalu lama berada dalam ayunan sendirian penting agar Bunda mengayun si kecil sambil menjaganya.

Hindari menggunakan ayunan bayi terlalu kencang dan juga terlalu sering, karena bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan bayi. Dan jangan menyimpan tambahan bantal atau apapun pada ayunan bayi sehingga bayi akan merasa kesulitan saat akan bernapas, perlu Bunda ingat kalau sering tumbuh kembangnya si kecil bakal makin sering bergerak hal ini bisa mendorong bantal menutupi pernapasannya.

Nah Bunda itulah beberapa tips aman, tapi tetap sih jauh lebih aman kalau Bunda gak make ayunan listrik ya.

Tinggalkan komentar