Sucralfate Suspensi
Sucralfate
Sucralfate suspensi adalah obat pelindung mukosa lambung dan duodenum yang digunakan untuk pengobatan tukak lambung dan tukak duodenum aktif, serta kondisi peradangan mukosa saluran cerna lainnya.
Mekanisme Kerja
Sucralfate merupakan garam aluminium sukrosa tersulfat yang dalam suasana asam lambung (pH < 4) mengalami polimerisasi menjadi pasta lengket bermuatan negatif. Pasta ini berikatan dengan protein bermuatan positif pada jaringan tukak, membentuk lapisan pelindung fisik yang bertahan 6-8 jam. Obat ini juga merangsang sekresi prostaglandin E2 dan mucus, menghambat aktivitas pepsin, serta menyerap asam empedu, sehingga melindungi mukosa dari kerusakan lebih lanjut.
Bentuk & Sediaan
Ulcogant Suspensi (Merck)
Sucralfate Generik
Alsucral (Kimia Farma)
Maagdril Suspensi (Phapros)
Dosis & Cara Pakai
Dosis dewasa
- Tukak aktif: 1 gram (10 mL) 4x sehari, 1 jam sebelum makan dan menjelang tidur malam
- Pemeliharaan: 1 gram (10 mL) 2x sehari
- Dosis maksimum: 8 gram per hari
Dosis anak
- Anak di atas 14 tahun: sama dengan dosis dewasa
- Anak 6-14 tahun: 500 mg 4x sehari, 30-60 menit sebelum makan
- Anak di bawah 6 tahun: tidak direkomendasikan karena data keamanan tidak mencukupi
Dosis khusus (lansia / gangguan organ)
- Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus, pantau fungsi ginjal
- Gagal ginjal: gunakan dengan sangat hati-hati karena akumulasi aluminium; hindari pada gagal ginjal berat
- Gagal hati: tidak diperlukan penyesuaian dosis
Kocok suspensi dengan baik sebelum digunakan. Minum 30-60 menit sebelum makan atau saat perut kosong agar obat dapat langsung melapisi mukosa lambung. Jangan dicampur dengan antasida atau obat lain dalam waktu bersamaan — beri jarak minimal 2 jam.
Jangan konsumsi antasida dalam waktu 30 menit sebelum atau setelah sucralfate karena dapat mengganggu mekanisme kerjanya. Penggunaan jangka panjang pada gagal ginjal dapat menyebabkan akumulasi aluminium.
Efek Samping
Umum — sering terjadi (>10% pasien)
- Konstipasi
- Mulut kering
- Mual ringan
Jarang — 1–10% pasien
- Sakit kepala
- Pusing
- Ruam kulit
- Gangguan pencernaan
Langka namun serius (<1% pasien)
- Akumulasi aluminium pada gagal ginjal
- Bezoar (penyumbatan lambung) pada penggunaan jangka panjang
- Hiperglikemia (karena kandungan sukrosa)
Konstipasi berat yang tidak membaik
Nyeri perut hebat
Tanda perdarahan saluran cerna (muntah darah, tinja hitam)
Gejala penyumbatan usus
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap sucralfate
- Gagal ginjal berat (risiko akumulasi aluminium)
- Obstruksi saluran cerna
Sucralfate mengandung aluminium yang dapat terakumulasi pada pasien dengan fungsi ginjal terganggu. Pada penderita diabetes, perhatikan kandungan sukrosa dalam suspensi. Tidak dianjurkan pada pasien dengan gangguan menelan atau motilitas lambung yang lambat. Kocok botol setiap kali sebelum penggunaan.
Interaksi Obat
Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi.
- Antasida — kurangi efektivitas sucralfate; beri jarak 2 jam
- Siprofloksasin, norfloksasin — menurunkan absorpsi antibiotik fluorokuinolon
- Tetrasikline — menurunkan absorpsi tetrasiklin
- Digoksin — menurunkan bioavailabilitas digoksin
- Warfarin — dapat menurunkan absorpsi warfarin
- Levotiroksin — menurunkan absorpsi levotiroksin; beri jarak 4 jam
- Fenobarbital — menurunkan kadar fenobarbital
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu ruangan 15-30 derajat Celsius. Kocok sebelum digunakan. Jangan dibekukan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak
- Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Estimasi Harga
Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.
Informasi Lainnya
Verifikasi di BPOM →
MIMS Indonesia 2024
PIONAS BPOM
ACG Clinical Guideline Peptic Ulcer Disease 2022
Ditulis oleh

Alumnus Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.
Ditinjau secara medis oleh Terverifikasi ✓

apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.