Neurosantin

Gabapentin

Obat KerasAnalgesik NeuropatikAntikonvulsan

Neurosantin Obat Apa?

Neurosantin adalah obat produksi PT Sanbe Farma yang mengandung Gabapentin, digunakan untuk mengatasi epilepsi parsial dan nyeri neuropatik termasuk neuralgia pascaherpetik. Obat ini bekerja dengan memengaruhi transmisi sinyal di sistem saraf sehingga mengurangi aktivitas listrik abnormal penyebab kejang dan meredakan nyeri saraf.

Dosis Neurosantin

Dewasa
  • Nyeri neuropatik: dosis awal 300 mg satu kali sehari (hari ke-1), 300 mg dua kali sehari (hari ke-2), 300 mg tiga kali sehari (hari ke-3); dosis efektif 1800-3600 mg/hari dibagi tiga dosis
  • Epilepsi (terapi tambahan): dosis awal 300 mg tiga kali sehari, ditingkatkan bertahap sesuai respons; dosis efektif 900-3600 mg/hari
  • Dosis maksimal: 3600 mg per hari
Anak-Anak
  • Epilepsi anak usia 3-12 tahun: dosis awal 10-15 mg/kgBB/hari dibagi tiga dosis, ditingkatkan dalam 3 hari; dosis efektif 25-35 mg/kgBB/hari
  • Epilepsi anak usia di atas 12 tahun: sama dengan dosis dewasa
  • Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 3 tahun
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: mulai dari 100-200 mg tiga kali sehari karena penurunan fungsi ginjal akibat usia
  • Gangguan ginjal - penyesuaian dosis berdasarkan eGFR:
  • eGFR 30-60 mL/min: dosis maksimal 700 mg tiga kali sehari
  • eGFR 15-29 mL/min: dosis maksimal 700 mg dua kali sehari
  • eGFR <15 mL/min: dosis maksimal 300 mg satu kali sehari
  • Pasien hemodialisis: diperlukan dosis suplementasi setelah setiap sesi hemodialisis
  • Gangguan hati: tidak diperlukan penyesuaian dosis

Aturan Pakai

Neurosantin (kapsul Gabapentin) diminum tiga kali sehari dengan jeda yang merata (setiap 8 jam), dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan kapsul utuh dengan segelas penuh air. Jangan menghentikan penggunaan secara tiba-tiba karena dapat memicu kejang rebound; dosis harus dikurangi secara bertahap selama minimal 1 minggu di bawah pengawasan dokter.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Neurosantin?
  • Jangan hentikan Neurosantin secara tiba-tiba karena dapat memicu kejang rebound dan gejala putus obat (kecemasan, insomnia, mual, nyeri)
  • Lakukan tapering (pengurangan dosis bertahap) selama minimal 1 minggu sebelum penghentian total
  • Pantau tanda-tanda pikiran atau perilaku bunuh diri, terutama pada awal terapi atau saat perubahan dosis

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Berpengaruh

Jangan mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Neurosantin pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap Gabapentin atau komponen formulasi
  • Penggunaan untuk epilepsi pada anak di bawah 3 tahun
  • Tidak direkomendasikan untuk nyeri neuropatik pada anak

Efek Samping Neurosantin

  • Pusing dan rasa melayang
  • Kantuk berlebih (somnolence)
  • Ataksia (gangguan koordinasi gerak)
  • Kelelahan dan lemas
  • Gangguan penglihatan (penglihatan ganda atau kabur)
  • Bengkak pada tangan dan kaki (edema perifer)
  • Mual, muntah, dan gangguan pencernaan
  • Berat badan bertambah
  • Getaran (tremor)

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Antasida (aluminium atau magnesium): mengurangi absorpsi gabapentin; konsumsi gabapentin minimal 2 jam setelah antasida
  • Opioid (Morfin, Kodein, Tramadol): meningkatkan risiko depresi pernapasan, sedasi berlebih, dan overdosis
  • Alkohol: meningkatkan efek sedasi dan pusing secara bermakna
  • Obat penekan sistem saraf pusat (benzodiazepin, antihistamin sedatif, antidepresan trisiklik): meningkatkan sedasi berlebih
  • Pregabalin: tidak direkomendasikan dikombinasikan karena mekanisme serupa dan meningkatkan risiko efek samping

Detail Produk

Indikasi UmumNeurosantin diindikasikan sebagai terapi tambahan untuk epilepsi parsial dengan atau tanpa generalisasi sekunder pada dewasa dan anak usia di atas 3 tahun, serta untuk penanganan nyeri neuropatik termasuk neuralgia pascaherpetik (nyeri setelah infeksi herpes zoster) pada dewasa.
KomposisiGabapentin 100 mg / 300 mg / 400 mg
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Kapsul
Rute Pemberian
Oral
PemerianKapsul gelatin keras dengan cangkang berwarna putih atau putih-kuning tergantung kekuatan dosis, berisi serbuk atau granul berwarna putih.
KemasanStrip 10 kapsul, Dus 3 strip, Botol 100 kapsul
Harga
Rp 15.000 – Rp 85.000
Perlu resep dokter
ManufakturPT Sanbe Farma
No. Reg. BPOM DKL1109508810A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya langsung dan kelembapan, jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Kejang yang tidak terkontrol atau frekuensi kejang bertambah parah
  • Pikiran atau perilaku menyakiti diri sendiri (ideasi atau percobaan bunuh diri)
  • Gangguan pernapasan berat atau sesak napas mendadak
  • Reaksi alergi berat: ruam kulit luas, bengkak pada wajah atau tenggorokan, demam tinggi (kemungkinan Stevens-Johnson Syndrome)
  • Kehilangan kesadaran atau pingsan mendadak
  • Gerakan tidak terkontrol atau kelumpuhan tiba-tiba
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Neurosantin mengandung Gabapentin yang digunakan untuk mengatasi epilepsi (kejang parsial) dan nyeri neuropatik seperti nyeri saraf setelah herpes zoster (neuralgia pascaherpetik).
Ya, Neurosantin (Gabapentin) efektif untuk berbagai nyeri neuropatik, termasuk nyeri saraf setelah cacar api (herpes zoster), neuropati diabetik, dan nyeri saraf lainnya.
Ya, kantuk adalah efek samping umum Gabapentin. Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin berat, terutama pada awal penggunaan atau saat dosis ditingkatkan.
Tidak boleh. Penghentian mendadak dapat memicu kejang rebound dan gejala putus obat. Dosis harus dikurangi secara bertahap (tapering) sesuai anjuran dokter.
Efek samping jangka panjang meliputi peningkatan berat badan, pembengkakan kaki, gangguan memori, dan ketergantungan fisik. Pemantauan rutin oleh dokter diperlukan.

Referensi

  1. MIMS Indonesia 2024
  2. PIONAS BPOM. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id
  3. Drugs.com. Gabapentin Drug Information. Tersedia di: https://www.drugs.com/gabapentin.html
  4. DailyMed. Gabapentin Prescribing Information. Tersedia di: https://dailymed.nlm.nih.gov/dailymed/
  5. PERDOSSI (Indonesian Epilepsy Society) Guidelines 2020
  6. NeuPSIG Guidelines for Neuropathic Pain 2015. Tersedia di: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25982886/
  7. EMA. Neurontin Summary of Product Characteristics. Tersedia di: https://www.ema.europa.eu
  8. Catatan: Nomor BPOM bersifat indikatif, harap verifikasi di https://cekbpom.pom.go.id

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Mei 21, 2026