Lioresal

Lioresal

Baclofen

Obat KerasAntispastikNeurologiRelaksan Otot

Lioresal Obat Apa?

Lioresal adalah obat relaksan otot yang mengandung Baclofen 10 mg, diproduksi oleh PT Novartis Indonesia. Obat ini bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk mengurangi spastisitas (kekakuan dan kejang otot) akibat kondisi neurologis seperti sklerosis multipel dan cedera sumsum tulang belakang.

Dosis Lioresal

Dewasa
  • Dosis awal: 5-15 mg per hari dalam dosis terbagi (biasanya 3 kali sehari)
  • Peningkatan dosis: naikkan 5 mg setiap 3 hari sesuai respons pasien
  • Dosis pemeliharaan umum: 30-75 mg per hari dalam dosis terbagi
  • Dosis maksimal: 80 mg per hari (20 mg, 4 kali sehari)
Anak-Anak
  • Anak usia 12 tahun ke atas: sama dengan dosis dewasa, mulai dari dosis rendah
  • Anak usia di bawah 12 tahun: tidak diindikasikan secara umum; hanya atas pertimbangan dokter spesialis untuk kasus spastisitas cerebral palsy dengan dosis awal 0,3 mg/kgBB/hari
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: mulai dari dosis sangat rendah (5 mg/hari) dan tingkatkan secara hati-hati karena lebih rentan terhadap efek sedatif dan hipotensi
  • Gagal ginjal: kurangi dosis secara signifikan karena baclofen diekskresi melalui ginjal; pada gagal ginjal berat gunakan dengan pengawasan ketat
  • Gagal hati: data terbatas, gunakan dengan hati-hati

Aturan Pakai

Lioresal diminum sesudah makan untuk mengurangi risiko mual dan gangguan pencernaan. Telan tablet utuh dengan air yang cukup, jangan dikunyah atau dihancurkan. Dosis harus ditingkatkan secara perlahan sesuai petunjuk dokter. Jangan menghentikan obat secara tiba-tiba tanpa arahan dokter.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Lioresal:
  • Jangan hentikan Lioresal secara tiba-tiba karena dapat menyebabkan sindrom penghentian (withdrawal) berupa agitasi, kebingungan, halusinasi, dan kejang yang mengancam jiwa
  • Penurunan dosis harus dilakukan secara bertahap (tapering off) sesuai panduan dokter
  • Jangan menggandakan dosis jika lupa minum; lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan jadwal berikutnya

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Berpengaruh

Jangan mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Lioresal pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap baclofen
  • Tukak lambung aktif atau ulkus duodenum
  • Epilepsi yang tidak terkontrol (hati-hati)
  • Kehamilan, kecuali atas pertimbangan dokter

Efek Samping Lioresal

  • Kantuk atau sedasi
  • Pusing atau sakit kepala
  • Kelemas otot (kelemahan)
  • Mual
  • Mulut kering
  • Frekuensi berkemih meningkat
  • Sembelit
  • Insomnia
  • Depresi pernapasan (pada dosis tinggi)
  • Retensi urin (jarang)

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Antihipertensi: meningkatkan risiko hipotensi (tekanan darah rendah)
  • Levodopa: meningkatkan efek tidak diinginkan levodopa seperti kebingungan mental, halusinasi, dan agitasi
  • Obat penekan sistem saraf pusat (sedatif, opioid, alkohol): efek sedasi semakin kuat dan berisiko
  • Litium: dapat memperburuk hiperkinesia

Detail Produk Lioresal

Manfaat / Kegunaan (Indikasi)Lioresal diindikasikan untuk mengatasi spastisitas otot rangka pada sklerosis multipel, spastisitas akibat penyakit medula spinalis (infeksi, degeneratif, traumatik, atau neoplastik), serta spasme otot yang disebabkan oleh kelainan serebral. Obat ini membantu meredakan kram, kekakuan, dan nyeri otot yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Komposisi LioresalBaclofen 10 mg
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Tablet
Rute Pemberian
Oral
PemerianTablet salut selaput, bulat, berwarna putih, tidak berbau, dengan tulisan 'LIORESAL' pada salah satu sisi.
KemasanDus, 5 strip @10 tablet
Harga
Rp 78.000 – Rp 150.000
Perlu resep dokter
ManufakturPT Novartis Indonesia
No. Reg. BPOM DKL9930409110A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari; jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Sindrom penghentian mendadak (withdrawal): agitasi berat, kebingungan, halusinasi, dan kejang setelah berhenti minum obat tiba-tiba
  • Depresi pernapasan: napas sangat lambat atau berhenti
  • Penurunan kesadaran atau pingsan
  • Halusinasi atau perubahan perilaku berat
  • Kejang mendadak
  • Nyeri dada atau jantung berdebar tidak teratur
  • Kesulitan berbicara atau bergerak secara tiba-tiba
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Lioresal (baclofen 10 mg) digunakan untuk meredakan kekakuan, kram, dan spasme otot akibat kondisi neurologis seperti sklerosis multipel, cedera sumsum tulang belakang, dan cerebral palsy.
Tidak. Lioresal adalah obat keras yang hanya boleh digunakan berdasarkan resep dan pengawasan dokter.
Efek samping yang paling sering adalah kantuk, pusing, kelemahan otot, dan mual. Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin selama mengonsumsi obat ini.
Tidak boleh. Menghentikan Lioresal secara tiba-tiba sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kejang, halusinasi, dan agitasi berat. Dosis harus diturunkan secara bertahap sesuai petunjuk dokter.
Lioresal masuk kategori C untuk kehamilan. Baclofen dapat menembus plasenta dan terserap ke ASI, sehingga penggunaannya selama kehamilan dan menyusui hanya boleh atas pertimbangan dokter bila manfaat melebihi risiko.

Referensi

  1. MIMS Indonesia 2024. Lioresal. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lioresal
  2. PIONAS BPOM. Baklofen. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id/monografi/baklofen
  3. ISO Indonesia Vol. 51
  4. Drugs.com. Baclofen. Tersedia di: https://www.drugs.com/baclofen.html
  5. Ghanavatian S, Derian A. Baclofen. StatPearls Publishing. 2022. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK526037/

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Mei 7, 2026