Etafen 400

Ibuprofen

Obat KerasAnalgesikAnti-inflamasiAntipiretikNSAID

💊 Deskripsi & Manfaat

Etafen 400 adalah obat tablet salut selaput yang mengandung ibuprofen 400 mg, diproduksi oleh PT Errita Pharma. Obat ini termasuk golongan NSAID yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala, migrain, sakit gigi, nyeri otot, nyeri sendi, dan nyeri haid, serta menurunkan demam.

⚖️ Dosis & Aturan Pakai

Dewasa

  • Nyeri dan inflamasi ringan-sedang: 400 mg setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan
  • Dosis maksimal tanpa pengawasan dokter: 1200 mg per hari
  • Artritis reumatoid (dengan pengawasan dokter): 400-800 mg setiap 6-8 jam, maksimal 3200 mg per hari
  • Serangan migrain akut: 400 mg sebagai dosis tunggal

Anak-Anak

  • Anak usia lebih dari 12 tahun: 200-400 mg setiap 4-6 jam, maksimal 1200 mg per hari
  • Anak usia 6 bulan-11 tahun (sediaan suspensi): 7,5 mg/kgBB per dosis, setiap 6-8 jam
  • Dosis maksimal anak: 30 mg/kgBB per hari
  • Tidak dianjurkan pada anak dengan berat badan kurang dari 7 kg
  • Tidak dianjurkan pada anak usia di bawah 6 bulan

Lansia / Gangguan Organ

  • Lansia: Gunakan dosis efektif terendah dengan pemantauan ketat fungsi ginjal dan risiko perdarahan gastrointestinal
  • Gagal ginjal berat (eGFR < 30 mL/menit): Hindari penggunaan
  • Gangguan fungsi hati sedang-berat: Gunakan dengan hati-hati; monitor fungsi hati secara berkala
  • Kehamilan trimester 3: Kontraindikasi mutlak

Aturan Pakai

Etafen 400 sebaiknya dikonsumsi bersama makanan atau susu untuk mengurangi risiko iritasi lambung. Telan tablet secara utuh dengan air putih yang cukup; jangan dikunyah atau dihancurkan. Gunakan dosis terkecil yang efektif untuk waktu sesingkat mungkin. Konsumsi secara teratur pada waktu yang sama setiap hari jika digunakan untuk kondisi kronis. Simpan obat pada suhu 20-25 derajat Celsius.

🛡️ Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu

Mengemudi

Sedikit Berpengaruh

Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap ibuprofen, aspirin, atau NSAID lain
  • Riwayat asma, urtikaria, atau reaksi alergi setelah penggunaan NSAID
  • Ulkus peptikum aktif atau riwayat perdarahan gastrointestinal
  • Gagal jantung kongestif berat
  • Gagal ginjal berat (eGFR < 30 mL/menit)
  • Gangguan fungsi hati berat
  • Kehamilan trimester 3
  • Pasien yang akan menjalani atau baru menjalani operasi bypass jantung (CABG)
  • Demam berdarah dengue (risiko perdarahan meningkat)

Efek Samping

  • Gangguan saluran pencernaan (mual, muntah, diare, nyeri lambung, kembung, sembelit)
  • Tukak lambung dan perdarahan gastrointestinal (terutama pada dosis tinggi atau penggunaan jangka panjang)
  • Ruam kulit dan reaksi hipersensitivitas
  • Sakit kepala dan pusing
  • Retensi cairan dan edema ringan
  • Bronkospasme pada pasien hipersensitif terhadap aspirin atau NSAID
  • Trombositopenia dan limfopenia (jarang)
  • Gangguan fungsi hati (jarang, pada dosis tinggi atau jangka panjang)
  • Sindrom Stevens-Johnson dan nekrolisis epidermal toksik (sangat jarang)

🔬 Farmakologi Obat

Farmakodinamik

Ibuprofen bekerja sebagai penghambat non-selektif enzim siklooksigenase (COX-1 dan COX-2) yang mengkatalisis konversi asam arakidonat menjadi prostaglandin H2 (PGH2) sebagai prekursor prostaglandin, tromboksan, dan prostasiklin. Dengan terhambatnya COX, produksi prostaglandin sebagai mediator inflamasi, nyeri, dan demam berkurang secara signifikan. Ibuprofen memiliki efek analgesik, anti-inflamasi, dan antipiretik. Dibandingkan NSAID lain, ibuprofen memiliki profil efek samping gastrointestinal yang lebih ringan meskipun potensi anti-inflamasinya lebih lemah.

Farmakokinetik

Ibuprofen diabsorpsi dengan cepat dan hampir lengkap dari saluran cerna. Konsentrasi plasma puncak dicapai 1-2 jam setelah pemberian oral. Bioavailabilitas oral mendekati 80%. Ikatan protein plasma sangat tinggi (99%), terutama dengan albumin. Volume distribusi 0,11-0,21 L/kg. Dimetabolisme hampir seluruhnya di hati melalui oksidasi oleh CYP2C9 menjadi metabolit hidroksi dan karboksi yang tidak aktif secara farmakologis. Waktu paruh eliminasi 1,8-2 jam. Ekskresi terutama melalui urin (90%) dalam bentuk metabolit, sisanya melalui feses.

📋 Detail Produk

Indikasi Umum

Etafen 400 diindikasikan untuk mengurangi demam dan mengobati nyeri atau inflamasi yang disebabkan oleh berbagai kondisi seperti sakit kepala, migrain, sakit gigi, nyeri punggung, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri haid (dismenore), serta gejala artritis reumatoid dan osteoartritis.

Komposisi

Ibuprofen 400 mg

Golongan Obat

Obat Keras

Bentuk Sediaan

Tablet

Pemerian

Tablet salut selaput, berwarna putih atau putih kekuningan, tidak berbau atau berbau khas lemah.

Kemasan

Strip @ 10 tablet, Box @ 100 tablet,

Harga

Rp 4.100 – Rp 8.100
Perlu resep dokter

Manufaktur

PT Errita Pharma

No. Registrasi BPOM

DKL0806505417B1
Verifikasi di BPOM →

📦 Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25 derajat Celsius, di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

📚 Referensi

  • MIMS Indonesia 2024
  • ISO Indonesia
  • PIONAS BPOM
  • Halodoc - Etafen 400mg
  • KlikDokter - Etafen
  • HonestDocs - Ibuprofen
  • Medscape - Ibuprofen
  • BNF 2024
⚠️ Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
BioFar.ID Diperbarui: April 23, 2026