Demacolin

Paracetamol + Pseudoephedrine Hydrochloride + Chlorpheniramine Maleate

Obat Bebas TerbatasAnalgesikAntihistaminAntipiretikDekongestan

Demacolin adalah obat kombinasi yang mengandung paracetamol 500 mg, pseudoephedrine HCl 30 mg, dan chlorpheniramine maleate 2 mg, diproduksi oleh PT Kalbe Farma. Digunakan untuk meringankan gejala flu seperti demam, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan pilek secara bersamaan dalam satu tablet.

Perhatian: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Demacolin Obat untuk Apa?

Meringankan gejala flu dan pilek (demam, hidung tersumbat, bersin-bersin, rinore)
Rinitis alergi dengan kongesti hidung dan demam
Nyeri kepala dan nyeri badan yang menyertai flu
Demam akibat infeksi saluran napas atas

Mekanisme Kerja

Paracetamol bekerja menghambat sintesis prostaglandin di sistem saraf pusat melalui penghambatan enzim siklooksigenase (COX) sehingga menghasilkan efek analgesik dan antipiretik tanpa efek antiinflamasi perifer yang bermakna. Pseudoephedrine HCl adalah amin simpatomimetik yang menstimulasi reseptor alfa-adrenergik pada pembuluh darah mukosa hidung secara langsung, menyebabkan vasokonstriksi yang mengurangi kongesti dan edema mukosa hidung; juga memiliki efek beta-adrenergik ringan. Chlorpheniramine maleate merupakan antihistamin generasi pertama yang menghambat reseptor H1 histamin secara kompetitif dan reversibel sehingga mengurangi gejala alergi seperti bersin, rinore, dan gatal; juga memiliki efek sedatif dan antikolinergik ringan.

Bentuk Sediaan & Produsen

Bentuk sediaan Demacolin
tablet
Kekuatan dosis tersedia
Paracetamol 500 mg + Pseudoephedrine HCl 30 mg + Chlorpheniramine Maleate 2 mg,
Kategori kehamilan (FDA)
Kategori C — Hati-hati (efek buruk pada studi hewan)
Produsen & merek dagang
Demacolin (Kalbe Farma)

Dosis Demacolin & Cara Pakai

Dosis dewasa

  • Dewasa dan anak lebih dari 12 tahun: 1 tablet 3-4 kali sehari
  • Dosis maksimal: 4 tablet per hari (setara paracetamol 2000 mg/hari)

Dosis anak-anak

  • Anak 6-12 tahun: tidak direkomendasikan karena dosis pseudoephedrine ditujukan untuk dewasa
  • Anak di bawah 6 tahun: tidak diindikasikan

Dosis khusus (lansia / gangguan organ)

  • Lansia: gunakan dengan hati-hati; risiko efek kardiovaskular pseudoephedrine dan sedasi CTM lebih tinggi
  • Gangguan ginjal berat (eGFR < 30): hindari karena risiko akumulasi paracetamol dan pseudoephedrine
  • Gangguan hati: hindari atau gunakan dengan hati-hati karena risiko hepatotoksisitas paracetamol
Cara Pakai Demacolin

Konsumsi setelah makan dengan segelas air putih untuk mengurangi efek iritasi lambung. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Periksa kandungan produk lain yang dikonsumsi bersamaan untuk menghindari dosis ganda paracetamol. Hindari konsumsi bersamaan dengan alkohol.

Durasi pengobatan
Maksimal 3 hari penggunaan mandiri; konsultasikan dokter bila gejala tidak membaik setelah 3 hari.
Peringatan dosis

Jangan melebihi 4 tablet per hari (setara paracetamol 2000 mg, pseudoephedrine 120 mg, dan chlorpheniramine 8 mg per hari). Hindari penggunaan bersamaan dengan produk lain yang mengandung paracetamol atau pseudoephedrine untuk menghindari toksisitas. Pseudoephedrine dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung sehingga tidak boleh digunakan pada pasien dengan hipertensi tidak terkontrol.

Efek Samping Demacolin

Umum — sering terjadi (>10% pasien)

  • Mengantuk (akibat chlorpheniramine)
  • Mulut kering
  • Pusing
  • Gangguan pencernaan ringan
  • Insomnia atau gelisah (akibat pseudoephedrine)

Jarang — 1–10% pasien

  • Palpitasi jantung
  • Takikardia
  • Retensi urin
  • Hipertensi
  • Sakit kepala berdenyut

Langka namun serius (<1% pasien)

  • Reaksi alergi berat (anafilaksis, angioedema)
  • Kerusakan hati akibat overdosis paracetamol
  • Aritmia jantung
  • Agranulositosis (sangat jarang)
Segera ke dokter atau IGD jika muncul reaksi berikut setelah minum Demacolin:

Jantung berdebar kencang atau tidak teratur
Tekanan darah sangat tinggi mendadak
Nyeri dada mendadak
Kulit atau mata menguning (kemungkinan hepatotoksisitas paracetamol)
Reaksi alergi berat (pembengkakan wajah, lidah, atau tenggorokan, sesak napas)

Kontraindikasi Demacolin

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap paracetamol, pseudoephedrine, atau chlorpheniramine
  • Hipertensi berat yang tidak terkontrol
  • Penyakit jantung koroner atau aritmia berat
  • Sedang mendapat terapi antidepresan MAOI atau dalam 14 hari setelah penghentian MAOI
  • Hipertiroidisme
  • Glaukoma sudut sempit
  • Retensi urin akibat hipertrofi prostat berat
  • Gangguan fungsi hati berat
Perhatian Khusus

Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan hipertensi, penyakit jantung, diabetes melitus, hipertiroidisme, glaukoma, pembesaran prostat, atau penyakit hati. Kandungan pseudoephedrine dapat meningkatkan tekanan darah dan memiliki potensi penyalahgunaan. Chlorpheniramine menyebabkan mengantuk sehingga hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin berat. Tidak dianjurkan untuk ibu hamil terutama trimester pertama, kecuali atas petunjuk dokter.

Keamanan saat menyusui
Gunakan dengan hati-hati — konsultasikan dokter
Pengaruh saat mengemudi
Berpengaruh signifikan — jangan mengemudi

Interaksi Demacolin dengan Obat Lain

Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi bersamaan dengan Demacolin.

  • Antidepresan MAOI — risiko krisis hipertensi yang mengancam jiwa dengan pseudoephedrine
  • Antihipertensi (beta-bloker, alfa-bloker) — pseudoephedrine dapat mengurangi efektivitas antihipertensi
  • Warfarin — paracetamol dosis tinggi jangka panjang dapat meningkatkan efek antikoagulan
  • Alkohol — meningkatkan risiko hepatotoksisitas paracetamol dan sedasi dari chlorpheniramine
  • Obat penekan SSP (benzodiazepin, opioid, antihistamin lain) — chlorpheniramine memperkuat efek sedatif
  • Isoniazid — meningkatkan risiko hepatotoksisitas paracetamol
  • Antidiabetik oral — pseudoephedrine dapat mempengaruhi toleransi glukosa; pantau gula darah

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius di tempat yang kering dan terlindung dari cahaya langsung, jauh dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan Demacolin dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kisaran Harga Demacolin di Apotek

Rp 500 – Rp 15.000
per strip (10 tablet)
Bisa tanpa resep

Tersedia di apotek sebagai obat bebas terbatas; harga berkisar Rp 500 per tablet atau Rp 5.000-15.000 per strip isi 10 tablet.

Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.

Informasi Lainnya

Nomor registrasi BPOM Demacolin
DTL8823002310A1
Verifikasi di BPOM →
Terakhir diperbarui
Sumber referensi
PIONAS BPOM
MIMS Indonesia 2024
ISO Indonesia Vol. 51
Informasi Produk Demacolin, Kalbe Farma
British National Formulary (BNF) 2024
BioFar.ID Diperbarui: