Ascardia

Asam asetilsalisilat (Aspirin)

Obat KerasAntiplateletKardiovaskular

💊 Deskripsi & Manfaat

Ascardia adalah obat antiplatelet dengan kandungan asam asetilsalisilat (aspirin) 80 mg dosis rendah, digunakan untuk mencegah pembentukan bekuan darah pada pasien dengan risiko kardiovaskular tinggi, termasuk penderita riwayat serangan jantung, stroke iskemik, dan angina pektoris.

🎯 Indikasi Obat

  • Pencegahan sekunder infark miokard (serangan jantung)
  • Pencegahan stroke iskemik dan transient ischemic attack (TIA)
  • Angina pektoris stabil dan tidak stabil
  • Pencegahan trombosis koroner lebih lanjut dan profilaksis reinfark
  • Pencegahan trombosis pasca prosedur revaskularisasi koroner (PTCA, CABG)

⚖️ Dosis & Aturan Pakai

Dewasa

  • Antiplatelet - pencegahan kardiovaskular jangka panjang: 80-160 mg sekali sehari
  • Infark miokard akut: dosis awal 160-300 mg (dikunyah), dosis lanjutan ditentukan dokter
  • Pencegahan TIA: 80-160 mg per hari, maksimal 1000 mg per hari
  • Dosis maksimal antiplatelet: 300 mg per hari

Anak-Anak

  • Tidak diindikasikan pada anak dan remaja di bawah usia 16 tahun karena risiko Sindrom Reye, kecuali atas indikasi khusus dan pengawasan dokter spesialis.

Lansia / Gangguan Organ

  • Lansia: Gunakan dengan hati-hati; pantau fungsi ginjal, risiko perdarahan GI, dan interaksi obat
  • Gagal ginjal (CrCl < 10 mL/menit): Hindari penggunaan
  • Gagal hati berat: Hindari penggunaan karena risiko koagulopati
  • Pasien dengan riwayat tukak lambung: Pertimbangkan pemberian bersama penghambat pompa proton (PPI)

Aturan Pakai

Telan tablet secara utuh dengan segelas air, jangan dikunyah atau dihancurkan. Konsumsi sesudah makan atau bersama susu untuk mengurangi iritasi lambung. Jangan berbaring setidaknya 10 menit setelah minum obat. Usahakan diminum pada waktu yang sama setiap harinya. Jika lupa minum, segera konsumsi begitu ingat; jika sudah mendekati jadwal berikutnya, lewati dosis tersebut - jangan menggandakan dosis.

🛡️ Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu

Mengemudi

Tidak Berpengaruh

Aman untuk mengemudi

Kontraindikasi

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap aspirin atau obat NSAID lain
  • Tukak lambung atau duodenum aktif
  • Gangguan perdarahan (hemofilia, trombositopenia berat)
  • Gagal ginjal atau gagal hati berat
  • Anak dan remaja di bawah 16 tahun (risiko Sindrom Reye)
  • Asma yang dipicu oleh aspirin atau NSAID
  • Kehamilan trimester ketiga

Efek Samping

  • Iritasi lambung, mual, dan nyeri epigastrium
  • Dispepsia dan rasa panas di ulu hati (heartburn)
  • Peningkatan risiko perdarahan saluran cerna
  • Pusing dan sakit kepala ringan
  • Tinnitus (telinga berdenging) pada overdosis

🔬 Farmakologi Obat

Farmakodinamik

Asam asetilsalisilat bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase (COX-1 dan COX-2) secara ireversibel. Pada trombosit, penghambatan COX-1 mengurangi sintesis tromboksan A2 (TXA2), yaitu mediator kuat agregasi trombosit dan vasokonstriksi. Karena trombosit tidak memiliki nukleus, efek antiplatelet ini berlangsung sepanjang sisa masa hidup trombosit (7-10 hari). Pada dosis rendah 80-100 mg, aspirin bersifat lebih selektif terhadap COX-1 dibanding COX-2, sehingga efek antiplatelet lebih dominan dibanding efek anti-inflamasi. Penghambatan agregasi trombosit ini mengurangi risiko terbentuknya trombus arteriolar yang dapat memicu infark miokard dan stroke iskemik.

Farmakokinetik

Asam asetilsalisilat diserap cepat dari saluran cerna, terutama di lambung dan usus halus proksimal. Formulasi salut enterik menunda absorpsi hingga usus halus sehingga kadar puncak plasma (Tmax) dicapai sekitar 3-4 jam setelah pemberian. Bioavailabilitas oral sekitar 40-50% akibat metabolisme lintas pertama di dinding usus dan hati. Obat dihidrolisis menjadi asam salisilat aktif oleh esterase di plasma, sel darah merah, dan hati. Ikatan protein plasma asam salisilat sekitar 80-90% (tergantung konsentrasi). Waktu paruh eliminasi asam asetilsalisilat sangat singkat (15-20 menit); asam salisilat memiliki waktu paruh 2-3 jam pada dosis rendah. Ekskresi terutama melalui ginjal dalam bentuk konjugat glisin dan glukuronida.

📋 Detail Produk

Komposisi

Asam asetilsalisilat (Aspirin) 80 mg

Golongan Obat

Obat Keras

Bentuk Sediaan

Tablet

Pemerian

Tablet salut enterik berwarna putih hingga putih kekuningan, berbentuk bulat, permukaan halus dengan lapisan film tipis.

Kemasan

Strip (10 tablet), Botol (100 tablet),

Harga

Rp 15.000 – Rp 75.000
Perlu resep dokter

Manufaktur

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk

No. Registrasi BPOM

DKL9321613715A1
Verifikasi di BPOM →

📦 Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung; jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

📚 Referensi

  • MIMS Indonesia 2024
  • PIONAS BPOM
  • ISO Indonesia Vol. 51
  • Informasi Produk Ascardia - PT Darya-Varia Laboratoria Tbk
  • Pedoman Tatalaksana Sindrom Koroner Akut PERKI 2022
  • cekbpom.pom.go.id
⚠️ Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
BioFar.ID Diperbarui: April 22, 2026