Abiraterone Acetate
Abiraterone Acetate
Obat KerasOnkologi
Abiraterone asetat digunakan untuk mengobati kanker prostat metastatik resisten kastrasi yang telah menerima kemoterapi mengandung docetaxel atau belum menerima kemoterapi.
⚠️ Perhatian Medis: Informasi ini bersifat edukatif
dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.
Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional.
📋 Daftar Isi
Manfaat & Indikasi
Kanker prostat metastatik resisten kastrasi (mCRPC)
Kanker prostat metastatik sensitif kastrasi berisiko tinggi (kombinasi dengan prednison)
Kanker prostat metastatik sensitif kastrasi berisiko tinggi (kombinasi dengan prednison)
Mekanisme Kerja
Menghambat enzim CYP17A1 (17α-hidroksilase/C17;20-lyase) yang berperan dalam biosintesis androgen di testis; kelenjar adrenal; dan sel tumor prostat; sehingga menurunkan kadar testosteron secara signifikan.
Bentuk Sediaan
Bentuk Sediaan
tablet
Kekuatan Dosis Tersedia
250 mg, 500 mg
Produsen & Merek Dagang
Zytiga (Janssen), Abiraterone Actavis, Abiraterone Mylan
Dosis & Cara Pakai
👤 Dosis Dewasa
1000 mg (4 tablet 250 mg) sekali sehari dikombinasikan dengan prednison 5 mg dua kali sehari; diminum saat perut kosong (1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan)
👶 Dosis Anak
Keamanan dan efektivitas pada anak belum ditetapkan; tidak direkomendasikan untuk pasien pediatri
⚕️ Dosis Khusus (Lansia / Gangguan Organ)
Gangguan hati ringan (Child-Pugh A): dosis normal; Gangguan hati sedang (Child-Pugh B): 250 mg sekali sehari; Gangguan hati berat (Child-Pugh C): hindari penggunaan; Gangguan ginjal: tidak diperlukan penyesuaian dosis
Cara Pakai:
Diminum saat perut kosong; minimal 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan; telan utuh dengan air; harus dikombinasikan dengan prednison/prednisolon untuk mengurangi efek mineralokortikoid
Diminum saat perut kosong; minimal 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan; telan utuh dengan air; harus dikombinasikan dengan prednison/prednisolon untuk mengurangi efek mineralokortikoid
Durasi Pengobatan
🕐 Selama pengobatan berlangsung; dikombinasikan dengan terapi deprivasi androgen (ADT)
Efek Samping
🟠 Umum — sering terjadi (>10% pasien)
- Kelelahan, retensi cairan, hipokalemia, hipertensi, diare, mual, nyeri sendi, hot flashes, peningkatan enzim hati
🟡 Jarang — terjadi 1–10% pasien
- Infeksi saluran kemih, hematuria, dispepsia, nyeri dada, aritmia, fraktur tulang
🔴 Langka namun Serius (<1% pasien)
- Insufisiensi adrenal, hepatotoksisitas berat, sindrom Stevens-Johnson
Kontraindikasi
Jangan gunakan obat ini jika Anda memiliki kondisi berikut:
- Hipersensitivitas terhadap abiraterone, wanita hamil atau yang mungkin hamil, pasien dengan gangguan hati berat (Child-Pugh C)
Perhatian Khusus:
Pemantauan tekanan darah; kadar kalium; fungsi hati (ALT/AST) sebelum dan selama terapi; penggunaan pada pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular memerlukan perhatian khusus; pasien harus terus menjalani terapi deprivasi androgen
Pemantauan tekanan darah; kadar kalium; fungsi hati (ALT/AST) sebelum dan selama terapi; penggunaan pada pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular memerlukan perhatian khusus; pasien harus terus menjalani terapi deprivasi androgen
Kategori Kehamilan (FDA)
🔴 Kategori D — Berisiko
Keamanan saat Menyusui
❌ Hindari
Pengaruh terhadap Mengemudi
⚠️ Sedikit berpengaruh — waspada
Interaksi Obat
Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang Anda konsumsi.
- Ketokonazol (inhibitor CYP3A4 kuat meningkatkan kadar abiraterone)
- Rifampisin (induktor CYP3A4 menurunkan efektivitas)
- Spironolakton (kompetisi reseptor mineralokortikoid)
- Substrat CYP2D6 sempit (meningkatkan kadar)
- Warfarin (monitor INR)
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30°C; jauhkan dari jangkauan anak-anak; simpan dalam kemasan asli
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan
- Hindari menyimpan di kamar mandi yang lembap atau dapur yang panas
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Buang obat kedaluwarsa ke apotek — jangan ke saluran air
- Jangan pindahkan obat ke wadah lain tanpa label
Estimasi Harga
Estimasi Harga di Apotek
Rp 850.000 – Rp 1.200.000
📋 Perlu Resep Dokter