BioFar.ID Situs informasi dan edukasi Indonesia yang khusus menyajikan konten menarik dan segar seputar kedokteran, farmasi, dan kesehatan masyarakat.

Fungsi Kloroplas dalam Sel Tumbuhan

Kloroplas

Salah satu makhluk hidup yang memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi adalah tumbuhan. Namun, tidak semua tumbuhan bisa dikonsumsi. Ada juga yang memberikan manfaat dalam cara pengolahan yang lainnya. Dalam hal ini harus menyesuaikan dengan jenis tumbuhannya. Jika membahas tentang tumbuhan, maka tidak lepas dengan istilah kloroplas.

Beberapa orang memang sudah mengetahui mengenai kloroplas. Namun, beberapa yang lainnya juga belum memahami apa itu kloroplas. Apakah kamu sudah mengetahui apa itu kloroplas dan apa saja fungsi kloroplas?

Nah, untuk kamu yang belum mengetahuinya, simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Kloroplas

Kloroplas merupakan sebuah plastida yang memiliki kandungan klorofil. Fungsi kloroplas suatu tumbuhan adalah sebagai tempat terjadinya atau berlangsungnya proses fotosintesis. Kloroplas ini merupakan sebuah organel sel yang memiliki membran dan hanya bisa ditemukan pada sel suatu tumbuhan. Kloroplas merupakan suatu tempat terjadinya pembuatan klorofil.

Fotosintesis merupakan suatu proses biokimia di dalam proses pembentukan zat makanan seperti misalnya karbohidrat yang terjadi pada tumbuhan hijau. Hal ini selalu berhubungan dengan istilah klorofil. Klorofil merupakan sebuah pigmen yang memiliki fungsi memberikan warna hijau pada suatu tumbuhan. Selain itu, klorofil menjadi suatu molekul yang utama.

Dari proses fotosintesis suatu tumbuhan di dalam kloroplas berlangsung fase terang dan gelap. Hampir semua jenis tumbuh-tumbuhan memiliki kloroplas. Namun tidak ada pada sel hewan. Pada umumnya pada tumbuhan yang tingkat tinggi berbentuk cakram. Ukurannya kira-kira sebesar 2 x 5 mm dan bahkan kadang-kadang bisa lebih besar.

Kloroplas yang ada pada tumbuhan tersusun di dalam lapisan tunggal sitoplasma. Bentuknya pada ganggang bisa seperti spiral, mangkuk, bintang yang menyerupai jaring, bahkan seringkali disertai dengan pirenoid. Kloroplas memiliki kandungan ribosom dari tipe prokariotik, mesin sintesis protein serta DNA lingkar.

Bentuk Kloroplas

Sebelum membahas mengenai fungsi kloroplas, kamu perlu mengetahui bentuk dari kloroplas. Biasanya bentuk dari kloroplas di dalam suatu tumbuhan tinggi adalah seperti sebuah cakram. Ukuran diameternya sebesar 4-6 Âμ dengan ketebalan sebesar 1-3 Âμ.

Bentuk dari kloroplas yang ada di dalam tumbuhan ini berada di dalam sitoplasma dan terdiri atas lapisan tunggal. Namun posisi serta bentuknya berubah-ubah mengikuti adanya intensitas cahaya.

Sistem Kloroplas

Terdapat 3 jenis sistem membran ganda pada kloroplas suatu tumbuhan yang terikat organel pada proses fotosintesis, antara lain yaitu:

1. Membran Dalam

Membran dalam yang ada pada kloroplas sifatnya permeable. Fungsinya adalah sebagai tempat melekatnya sebuah protein transpor pada ruang antar membran. Letaknya adalah tepat diantara membran dalam serta membran luar.

Di dalam kloroplas mengandung stroma yang merupakan tempat terjadinya reaksi gelap, RNAs, DNA, ribosom beserta granum yang tersusun atas membran tilakoid dan merupakan tempat terjadinya reaksi yang terang.

2. Membran Antar Ruang

Fungsi kloroplas ada banyak. Setiap sistem dari kloroplas memiliki fungsi sendiri-sendiri. Salah satunya adalah membran antar ruang. Membran antar ruang pada kloroplas mempunyai fungsi sebagai pemisah ruang antara membran luar dengan membran dalam. Mengenai tebalnya kira-kira sebesar 10 nm.

3. Membran Luar

Membran luar pada kloroplas merupakan membran semi berpori serta permeabel untuk molekul kecil maupun ion yang berpindah atau berdifusi dengan mudah. Sedangkan membran luar yang sifatnya tidak permeabel adalah untuk jenis protein yang jumlahnya lebih besar.

Terjadinya reaksi fase gelap yaitu pada membran luar ini dimana pada stroma tertanam grana dengan jumlah tertentu. Masing-masing tersusun atas setumpuk tilakoid yang berupa gelembung bermembran, pipih serta diskoid dengan bentuk seperti cakram.

Fungsi dari membran tilakoid adalah untuk menyimpan berbagai pigmen fotosintesis serta sistem transpor elektron yang berhubungan atau ikut serta dalam proses fotosintesis.

Struktur Kloroplas

Kloroplas pada tumbuhan mempunyai beberapa struktur yang diantaranya yaitu:

· Membran Luar

Membran luar yang ada pada kloroplas memiliki fungsi untuk mengatur masuk maupun keluarnya zat padat serta zat cair. Membran luar yang terdapat di dalam struktur kloroplas ini merupakan jenis membran yang sangat permeabel.

· Ruang Antarmembran

Ruang antarmembran memiliki fungsi sebagai pemisah ruang antara membran luar dengan membran dalam. Untuk ukuran tebalnya perkiraan adalah sebesar 10 nm.

· Membran Dalam

Salah satu bagian dari struktur kloroplas suatu tumbuhan yaitu membran dalam. Fungsi dari membran dalam pada kloroplas yaitu sebagai penghalang antara sitosol dengan stroma.

· Tilakoid

Fungsi dari tilakoid ini adalah sebagai tempat terjadinya reaksi terang. Perannya adalah untuk menangkap energi dari cahaya matahari.

· Stroma

Membran yang ada pada bagian dalam kloroplas yaitu berupa stroma yang membungkus cairan pada suatu kloroplas. Fungsinya adalah sebagai tempat berlangsungnya suatu reaksi gelap fotosintesis berupa amilum atau pati.

· Granum

Granum bentuknya seperti seperti uang logam dan merupakan sekumpulan tilakoid yang bentuknya bertumpuk-tumpuk. Fungsi dari granum pada kloroplas yaitu sebagai tempat terjadinya reaksi terang suatu proses fotosintesis.

· DNA Plastida

DNA plastida berperan dalam proses replikasi kloroplas maupun pembelahan sel pada kloroplas dan merupakan gen pembawa sifat pada plastida.

· Ribosom

Salah satu bagian dari membran pada kloroplas lainnya yaitu ribosom. Ribosom memiliki fungsi yaitu sebagai tempat terjadinya suatu proses sintesis protein.

· Plastoglobula

Plastoglobula adalah salah satu senyawa kimiawi yang terkandung di dalam kloroplas suatu tumbuhan. Senyawa ini adalah lipid yang bentuknya globul.

· Pati/Amilum

Pati atau amilum merupakan hasil dari fotosintesis yang penyimpanannya dalam bentuk amilum atau pati.

Fungsi Kloroplas

Fungsi kloroplas yang utama yaitu sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis. Fotosintesis adalah sebuah reaksi pembentukan ATP. Reaksi ini melibatkan eletron maupun transpor hidrogen dalam berbagai macam senyawa seperti misalnya NADH dan sitokrom. Karbondioksida di dalam proses fotosintesis akan berubah menjadi gula.

Gula ini merupakan suatu sumber energi kimia dan sebagai makanan bagi tumbuhan. Pada proses fotosintesis, sebagai sumber energi suatu tumbuhan memerlukan cahaya. Tumbuhan menggunakan air dan CO2 yang nantinya akan menghasilkan karbohidrat dan oksigen.

Rumus dari reaksi fotosintesis yaitu 6CO+ 12H2O + energi cahaya > C6H12O6 + 6O+ 6H2O.

Kloroplasma bagi suatu tumbuhan mempunyai 2 fungsi, antara lain yaitu:

· Sebagai Tempat Terjadinya Fotosintesis

Tempat terjadinya proses fotosintesis merupakan fungsi dari kloroplas suatu tumbuhan yang paling utama. Tujuan dari proses fotosintesis suatu tumbuhan adalah untuk membuat makanannya sendiri. Reaksi dari fotosintesis ini terjadi pada bagian membral internal di dalam organel.

· Sebagai Organel Penghasil Energi

Selain sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis kloroplasma bagi tumbuhan memiliki fungsi lainnya yaitu sebagai organel penghasil energi. Kloroplas ini nantinya akan melakukan konversi karbondioksida, air serta sinar matahari menjadi makanan. Selain itu juga sebagai energi untuk tumbuhan.

Itulah penjelasan mengenai pengertian, bentuk, sistem, struktur dan fungsi kloroplas. Bagi kamu yang belum mengetahuinya tentu penjelasan diatas sangat penting untuk dibaca. Semoga penjelasan tersebut memberikan manfaat dan menambah wawasan kamu terkait kloroplas.

Avatar
BioFar.ID Situs informasi dan edukasi Indonesia yang khusus menyajikan konten menarik dan segar seputar kedokteran, farmasi, dan kesehatan masyarakat.