Cara Tepat Memencet Jerawat Agar Tidak Terjadi Iritasi

Gemas melihat jerawat tak kunjung hilang? Atau titik-titik hitam komedo terasa sangat mengganggu penampilan? Kamu boleh memencet jerawat untuk melenyapkan mereka dari wajahmu. Yang penting kamu tahu cara melakukannya dengan benar.

Berikut tip memencet jerawat dengan tepat dari Cecilia Wong dari Cecilia Wong Skincare di New York.

1. Tahu kapan jerawat “siap”

Memencet jerawat terlalu cepat dapat menyebabkan jaringan parut di masa depan. Kamu akan tahu bahwa jerawat telah matang saat melihat ada ujung berwarna putih mengintip keluar.

Jika jerawat  masih merah atau kotoran dan minyak masih bersembunyi di bawah kulit, jangan kamu sentuh!

2. Persiapkan kulit dengan uap panas.

Wong merekomendasikan kamu membiarkan wajah terpapar uap panas.  Atau kamu mandi air hangat. Uap dan panas dari aliran air akan membantu merilekskan pori-pori dan menghaluskan kulit di sekitar jerawat.

3. Gunakan tisu untuk menjaga kulit tetap bersih.

Pastikan kulit kamu bersih sebelum kamu mengeluarkan isi jerawat, dan tutupi jari telunjuk kamu dengan tisu untuk menjaga area jerawat tetap bersih.

Catatan: Jangan gunakan jarum atau peniti atau benda tajam lainnya untuk menembus jerawat. Hal ini dapat meninggalkan lubang di kulit sehingga bakteri lebih mudah masuk.

4. Pastikan semua isi jerawat keluar.

Wong mengatakan, banyak orang melakukan kesalahan dengan menyisakan minyak dan kotoran di dalam kulit yang berjerawat. Yang harus kamu lakukan adalah memastikan setiap sisa sebum telah keluar.

5. Bersihkan dengan toner.

Sterilkan area jerawat dengan kapas yang dicelupkan ke dalam toner atau hidrogen peroksida. Hindari menggunakan alkohol  karena akan mengeringkan kulit dan membuatnya seperti terbakar.

Baca juga:  Senyawa Kovalen

Setelah semuanya bersih, benjolan harus menghilang dan kamu dapat menutupi kemerahan yang tersisa dengan concealer.

BioFar.ID

Situs informasi dan edukasi Indonesia yang khusus menyajikan konten menarik dan segar seputar kedokteran, farmasi, dan kesehatan masyarakat.

Apa komentar kamu?

Back to top button