Patral
Tramadol hydrochloride + Paracetamol
Patral Obat Apa?
Patral adalah obat keras berbentuk kaplet salut selaput yang mengandung kombinasi tramadol HCl 37,5 mg dan paracetamol 325 mg. Diproduksi oleh PT Mahakam Beta Farma, obat ini digunakan untuk meredakan nyeri sedang hingga berat dalam jangka pendek, seperti nyeri pasca operasi, nyeri gigi, dan nyeri haid.
Dosis Patral
Dewasa- Nyeri akut: 1-2 kaplet setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan nyeri.
- Dosis maksimal: 8 kaplet per hari (setara tramadol 300 mg dan paracetamol 2.600 mg per hari).
- Durasi pengobatan tidak boleh melebihi 5 hari berturut-turut tanpa pengawasan dokter.
- Tidak diindikasikan untuk anak-anak di bawah usia 16 tahun. Untuk usia 16 tahun ke atas, gunakan dosis dewasa dengan pengawasan dokter.
- Lansia (di atas 75 tahun): Interval pemberian dapat diperpanjang; konsultasikan dosis yang tepat dengan dokter.
- Gagal ginjal berat (klirens kreatinin < 30 mL/menit): Tidak dianjurkan.
- Gagal hati sedang-berat: Gunakan dengan sangat hati-hati; dosis dikurangi dan interval diperpanjang sesuai petunjuk dokter.
Aturan Pakai
Telan kaplet Patral secara utuh dengan segelas penuh air putih. Boleh dikonsumsi setelah makan untuk mengurangi kemungkinan rasa mual. Gunakan dosis paling rendah yang efektif untuk jangka waktu sesingkat mungkin sesuai anjuran dokter. Jangan melebihi dosis maksimal dan jangan digunakan lebih dari 5 hari berturut-turut. Jangan menghancurkan atau mengunyah kaplet.
Peringatan & Perhatian
- Dosis maksimal adalah 8 kaplet per hari; jangan melebihi batas ini.
- Penggunaan tidak boleh lebih dari 5 hari berturut-turut tanpa pengawasan dokter.
- Jangan dikombinasikan dengan produk lain yang mengandung paracetamol karena berisiko overdosis paracetamol.
- Jika digunakan jangka panjang (atas petunjuk dokter), hentikan secara bertahap untuk menghindari sindrom putus obat (withdrawal).
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hindari
Tidak disarankan saat menyusui
Mengemudi
Berpengaruh
Jangan mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap tramadol, paracetamol, opioid lainnya, atau komponen lain dalam obat.
- Penggunaan bersamaan atau dalam 14 hari setelah penghentian MAO inhibitor (MAOI).
- Keracunan akut alkohol, hipnotik, analgesik, atau obat psikotropika.
- Epilepsi yang tidak terkontrol dengan baik.
- Kehamilan dan ibu menyusui.
- Anak-anak di bawah usia 16 tahun.
- Gagal ginjal berat (klirens kreatinin < 30 mL/menit).
- Gangguan hati berat.
Efek Samping Patral
- Mual dan muntah.
- Pusing dan sakit kepala.
- Kantuk dan sedasi.
- Konstipasi (sembelit).
- Mulut kering.
- Berkeringat berlebihan.
- Rasa lemah dan mudah lelah.
- Pada penggunaan berlebihan: gangguan hati (akibat paracetamol) dan ketergantungan (akibat tramadol).
Interaksi Obat
- MAO inhibitor (MAOI): kombinasi dengan tramadol dapat menyebabkan sindrom serotonin yang mengancam jiwa; hindari penggunaan bersamaan atau dalam 14 hari setelah penghentian MAOI.
- Antidepresan (SSRI, SNRI, trisiklik): meningkatkan risiko sindrom serotonin dan kejang.
- Obat penekan sistem saraf pusat (sedatif, hipnotik, anestesi, alkohol): meningkatkan efek sedasi dan risiko depresi pernapasan.
- Warfarin: paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan warfarin.
- Karbamazepin: dapat mengurangi efektivitas tramadol.
- Obat-obatan yang menurunkan ambang kejang: meningkatkan risiko terjadinya kejang.
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius di tempat yang sejuk dan kering, terhindar dari cahaya matahari langsung. Simpan dalam kemasan asli dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Kesulitan bernapas, napas sangat lambat, atau berhenti bernapas (tanda depresi pernapasan akibat tramadol).
- Penurunan kesadaran, sangat mengantuk hingga tidak bisa dibangunkan.
- Kulit atau mata menguning dan nyeri di perut kanan atas (tanda kerusakan hati akibat overdosis paracetamol).
- Kejang mendadak.
- Detak jantung sangat cepat atau tidak teratur.
- Nyeri dada mendadak.
FAQ
Referensi
- PIONAS BPOM. Tramadol + Paracetamol. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id
- MIMS Indonesia. Tramadol + Paracetamol. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia
- Drugs.com. Tramadol/Acetaminophen. Tersedia di: https://www.drugs.com/tramadol_acetaminophen.html
- BPOM RI. Cek BPOM. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id
- Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2023 tentang Obat-Obatan Tertentu yang Sering Disalahgunakan.
Tim Medis
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.