Madu Zymuno
Madu Hutan, Phyllanthus niruri herba (Meniran Hijau), Moringa oleifera folium (Daun Kelor), Curcuma xanthorrhiza (Temulawak), Curcuma zedoaria (Temu Putih)
Madu Zymuno Obat Apa?
Madu Zymuno adalah obat tradisional herbal berbentuk cairan yang diformulasikan dari kombinasi Madu Hutan, Meniran Hijau, Daun Kelor, Temulawak, dan Temu Putih. Secara tradisional digunakan untuk membantu memelihara kondisi kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung kesehatan pada penderita yang membutuhkan pendamping terapi.
Dosis Madu Zymuno
Dewasa- Dewasa umum: 2 sendok makan (30 ml), 2 kali sehari, sesudah makan
- Penderita diabetes: 1 sendok makan (15 ml), 1 kali sehari, sesudah makan
- Anak usia 2 tahun ke atas: 1 sendok makan (15 ml), 2 kali sehari, sesudah makan
- Anak di bawah 2 tahun: tidak boleh dikonsumsi
- Lansia: gunakan dosis dewasa umum, pantau respons tubuh
- Penderita diabetes: kurangi menjadi 1 sendok makan 1 kali sehari dan pantau gula darah secara rutin
- Gangguan ginjal/hati berat: konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan
Aturan Pakai
Kocok botol terlebih dahulu sebelum diminum agar bahan herbal tercampur merata. Diminum sesudah makan, langsung atau dicampur sedikit air hangat. Gunakan sendok makan yang terstandar. Untuk hasil optimal, konsumsi secara rutin. Tutup rapat botol setelah digunakan.
Peringatan & Perhatian
- Gunakan sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan
- Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan
- Jangan digunakan sebagai pengganti pengobatan medis utama untuk kondisi serius seperti kanker
Informasi Keamanan
Kehamilan
Belum Diklas.
Data terbatas
Ibu Menyusui
Hindari
Tidak disarankan saat menyusui
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Anak di bawah usia 2 tahun
- Ibu hamil
- Ibu menyusui
- Alergi terhadap madu atau salah satu komponen herbal dalam produk
Efek Samping Madu Zymuno
- Peningkatan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes
- Reaksi alergi seperti gatal, ruam, mual, atau muntah pada individu yang sensitif terhadap komponen herbal
- Iritasi gigi pada konsumsi berlebihan karena kandungan gula madu
Interaksi Obat
- Belum ada data interaksi obat konvensional yang terdokumentasi secara klinis. Kandungan herbal seperti Curcuma xanthorrhiza dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah (antikoagulan) dan obat diabetes. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya bersama obat lain.
Detail Produk
Botol @ 130 ml
Botol @ 200 ml
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan di tempat sejuk dan kering, terhindar dari sinar matahari langsung, pada suhu di bawah 30°C. Jangan disimpan di dalam lemari es karena dapat memicu kristalisasi madu. Tutup botol rapat setelah digunakan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Reaksi alergi berat (anafilaksis): sesak napas, bengkak pada wajah atau tenggorokan, segera ke IGD
- Gula darah sangat tinggi pada penderita diabetes setelah konsumsi
- Gejala botulisme pada bayi (jangan berikan pada bayi di bawah 2 tahun): kelemahan otot, sulit menelan, tangis lemah
- Ruam, gatal, atau pembengkakan yang tidak kunjung reda setelah konsumsi
FAQ
Referensi
- BPOM RI. Cek Produk Madu Zymuno. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id
- PIONAS BPOM. Informasi Obat Tradisional Indonesia
- ISO Indonesia Vol. 51
- Pharmacognosy Research. Honey as a Nutraceutical and Functional Food. [Jurnal Ilmiah]
Tim Medis
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.