Berlosid

Bisoprolol + Hidroklorotiazid

Obat KerasAntihipertensiDiuretik

Berlosid adalah kombinasi tetap bisoprolol fumarat (beta-blocker selektif) dan hidroklorotiazid (diuretik tiazid) yang digunakan untuk terapi hipertensi. Kombinasi ini memberikan efek sinergis dalam menurunkan tekanan darah melalui dua mekanisme berbeda sehingga lebih efektif dibandingkan monoterapi.

Perhatian: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Berlosid Obat untuk Apa?

Hipertensi esensial
Hipertensi yang tidak terkontrol dengan monoterapi

Mekanisme Kerja

Bisoprolol bekerja sebagai beta-1 adrenergik blocker selektif yang menghambat reseptor beta-1 di jantung sehingga menurunkan denyut jantung, kontraktilitas miokard, dan curah jantung, yang pada akhirnya menurunkan tekanan darah. Hidroklorotiazid bekerja sebagai diuretik tiazid yang menghambat reabsorpsi natrium dan klorida di tubulus distal ginjal, meningkatkan ekskresi air dan elektrolit, serta menurunkan volume plasma dan resistensi vaskular perifer.

Bentuk Sediaan & Produsen

Bentuk sediaan Berlosid
tablet
Kekuatan dosis tersedia
Bisoprolol 2,5 mg + HCT 6,25 mg, Bisoprolol 5 mg + HCT 6,25 mg
Kategori kehamilan (FDA)
Kategori C — Hati-hati (efek buruk pada studi hewan)
Produsen & merek dagang
Dexa Medica

Dosis Berlosid & Cara Pakai

Dosis dewasa

  • Dosis awal: 1 tablet Bisoprolol 2,5 mg/HCT 6,25 mg sekali sehari
  • Dosis pemeliharaan: 1 tablet Bisoprolol 5 mg/HCT 6,25 mg sekali sehari
  • Dosis maksimal: 1 tablet Bisoprolol 5 mg/HCT 6,25 mg per hari
  • Diminum pada waktu yang sama setiap hari, pagi hari dianjurkan

Dosis anak-anak

  • Tidak direkomendasikan untuk anak-anak karena keamanan dan efektivitas belum terbukti

Dosis khusus (lansia / gangguan organ)

  • Gangguan ginjal: Gunakan dengan hati-hati, sesuaikan dosis jika GFR < 30 mL/menit
  • Gangguan hati: Gunakan dengan hati-hati, tidak boleh melebihi dosis awal tanpa pengawasan ketat
  • Lansia: Mulai dengan dosis rendah dan titrasi perlahan
Cara Pakai Berlosid

Diminum sekali sehari sebaiknya pada pagi hari sebelum atau sesudah makan dengan segelas air penuh. Jangan menghentikan obat secara tiba-tiba tanpa petunjuk dokter karena dapat menyebabkan rebound hypertension atau eksaserbasi angina.

Durasi pengobatan
Penggunaan jangka panjang sesuai indikasi klinis dan instruksi dokter. Umumnya digunakan sebagai terapi kronis selama tekanan darah belum terkontrol atau seumur hidup sesuai kondisi pasien.
Peringatan dosis

Jangan menghentikan obat secara mendadak karena dapat memicu rebound hipertensi dan eksaserbasi angina pektoris. Titrasi dosis dilakukan secara bertahap. Pantau tekanan darah dan denyut nadi secara berkala.

Efek Samping Berlosid

Umum — sering terjadi (>10% pasien)

  • Pusing
  • Kelelahan dan lemah
  • Bradikardia ringan
  • Mual
  • Hipokalemia ringan

Jarang — 1–10% pasien

  • Hipotensi ortostatik
  • Gangguan tidur atau insomnia
  • Dingin pada ekstremitas
  • Diare atau konstipasi
  • Peningkatan kadar trigliserida

Langka namun serius (<1% pasien)

  • Bronkospasme pada pasien asma
  • Blok atrioventrikular derajat tinggi
  • Reaksi hipersensitivitas berat (angioedema, urtikaria)
  • Trombositopenia
  • Agranulositosis
Segera ke dokter atau IGD jika muncul reaksi berikut setelah minum Berlosid:

Sesak napas mendadak atau mengi berat
Denyut jantung sangat lambat (< 50 kali per menit)
Pingsan atau kehilangan kesadaran
Nyeri dada
Pembengkakan wajah, bibir, atau tenggorokan

Kontraindikasi Berlosid

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap bisoprolol, hidroklorotiazid, atau sulfonamida
  • Asma bronkial atau PPOK berat
  • Bradikardia sinus (HR < 60 kali per menit)
  • Blok sinoatrial dan blok AV derajat 2-3
  • Gagal jantung akut yang tidak terkompensasi
  • Syok kardiogenik
  • Anuria atau gagal ginjal berat
  • Hipokalemia atau hiponatremia berat yang tidak terkoreksi
Perhatian Khusus

Pasien dengan diabetes mellitus harus memantau kadar gula darah lebih ketat. Pasien dengan riwayat asma atau penyakit paru harus berkonsultasi dengan dokter sebelum penggunaan. Pantau kadar elektrolit terutama kalium secara berkala. Hindari paparan panas berlebih karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Tidak dianjurkan pada kehamilan trimester kedua dan ketiga.

Keamanan saat menyusui
Gunakan dengan hati-hati — konsultasikan dokter
Pengaruh saat mengemudi
Sedikit berpengaruh — waspada saat mengemudi

Interaksi Berlosid dengan Obat Lain

Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi bersamaan dengan Berlosid.

  • Obat antidiabetes (insulin, sulfonilurea): bisoprolol dapat menutupi tanda hipoglikemia
  • Verapamil atau diltiazem: risiko bradikardia dan blok AV meningkat
  • NSAID (ibuprofen, indometasin): dapat mengurangi efek antihipertensi
  • Klonidin: penghentian mendadak klonidin pada pasien yang mengonsumsi beta-blocker meningkatkan risiko hipertensi rebound
  • Litium: HCT meningkatkan kadar litium, risiko toksisitas
  • Kortikosteroid: meningkatkan deplesi kalium
  • Digoksin: risiko bradikardia meningkat

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, di tempat kering dan terlindung dari cahaya langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan.

  • Simpan Berlosid dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kisaran Harga Berlosid di Apotek

Rp 25.000 – Rp 80.000
per strip (10 tablet)
Perlu resep dokter

Harga bervariasi tergantung kekuatan dosis dan apotek. Berlosid 2,5/6,25 mg dan 5/6,25 mg tersedia di apotek dengan resep dokter.

Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.

Informasi Lainnya

Nomor registrasi BPOM Berlosid
DBL9724507110A1
Verifikasi di BPOM →
Terakhir diperbarui
Sumber referensi
BPOM RI - Informasi Produk Berlosid
ISO (Informasi Spesialite Obat) Indonesia
Dexa Medica Product Information
Dipiro JT et al. Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach, 10th Edition
JNC 8 Guideline for Management of Hypertension
BioFar.ID Diperbarui: