Urotractin

Pipemidic acid (Asam pipemidat)

Obat KerasAntibiotikAntiseptik Saluran KemihKuinolon

Urotractin Obat Apa?

Urotractin adalah antibiotik golongan kuinolon generasi pertama yang mengandung asam pipemidat 400 mg. Obat ini bekerja dengan menghambat enzim DNA gyrase dan topoisomerase IV bakteri sehingga menghambat replikasi DNA bakteri, dan digunakan khusus untuk mengobati infeksi saluran kemih akut maupun kronis yang disebabkan oleh bakteri gram negatif dan positif.

Dosis Urotractin

Dewasa
  • ISK akut: 1 kapsul (400 mg) 2 kali sehari setiap 12 jam selama 7-10 hari
  • ISK kronis: 1 kapsul (400 mg) 2-4 kali sehari selama minimal 14 hari
  • Pengobatan harus dilanjutkan minimal 10 hari untuk mencegah kemungkinan kambuh
Anak-Anak
  • Tidak diindikasikan pada anak berusia kurang dari 14 tahun karena antibiotik golongan kuinolon berisiko menyebabkan kerusakan sendi pada anak yang masih dalam fase pertumbuhan. Penggunaan pada anak hanya atas petunjuk dan pengawasan dokter.
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: Gunakan dengan hati-hati, lakukan pemantauan fungsi ginjal secara berkala karena lansia lebih rentan mengalami penurunan fungsi ginjal.
  • Gagal ginjal berat: Tidak dianjurkan. Jika terpaksa digunakan, diperlukan penyesuaian dosis yang signifikan di bawah pengawasan ketat dokter.
  • Gagal hati berat: Tidak dianjurkan karena data keamanan tidak memadai.

Aturan Pakai

Urotractin dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Pada penderita maag kronis, disarankan dikonsumsi segera setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung. Telan kapsul secara utuh dengan segelas air putih, jangan membuka, menghancurkan, atau mengunyah kapsul. Konsumsi pada waktu yang sama setiap harinya untuk menjaga kadar obat dalam darah tetap stabil. Selesaikan seluruh durasi pengobatan sesuai petunjuk dokter meskipun gejala infeksi sudah mereda.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Urotractin?
  • Jangan menghentikan pengobatan sebelum durasi yang ditentukan dokter (minimal 10 hari) meskipun gejala sudah membaik, karena penghentian dini dapat menyebabkan infeksi kambuh dan lebih sulit diobati. Jangan menggandakan dosis jika lupa minum. Hentikan segera dan hubungi dokter jika muncul reaksi fotosensitivitas atau gangguan neurologis.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Belum Diklas.

Data terbatas

Ibu Menyusui

Tidak Diketahui

Data keamanan belum tersedia

Mengemudi

Sedikit Berpengaruh

Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Urotractin pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap asam pipemidat atau antibiotik golongan kuinolon lainnya
  • Bayi berusia kurang dari 3 bulan
  • Gagal ginjal atau hati berat
  • Gangguan susunan saraf pusat atau riwayat kejang
  • Ibu hamil dan menyusui

Efek Samping Urotractin

  • Mual, anoreksia, dan nyeri atau kembung pada perut
  • Muntah atau diare
  • Eksantema (ruam kulit) atau urtikaria (biduran)
  • Reaksi fotosensitivitas (kulit lebih mudah terbakar sinar matahari)
  • Gangguan neurosensorik dan vertigo atau pusing
  • Gangguan psikologis ringan
  • Peningkatan kadar BUN dan kreatinin darah

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Teofilin: asam pipemidat dapat menghambat metabolisme teofilin dan meningkatkan kadarnya dalam darah, berisiko menyebabkan efek toksik teofilin
  • Obat yang berikatan dengan protein tinggi: dapat bersaing dan mengubah kadar obat lain dalam darah
  • Antasida: dapat menurunkan penyerapan asam pipemidat
  • Nitrofurantoin: terdapat antagonisme, tidak boleh digunakan bersamaan
  • Nalidixic acid, oxolinic acid, acebutolol, atau amantadine: meningkatkan risiko aritmia berbahaya
  • Acarbose: meningkatkan risiko hipoglikemia
  • Clozapine: meningkatkan risiko efek samping clozapine

Detail Produk

Indikasi UmumUrotractin diindikasikan untuk mengobati infeksi saluran kemih dan kelamin akut maupun kronis yang disebabkan oleh mikroorganisme gram positif dan gram negatif yang sensitif terhadap asam pipemidat, meliputi sistitis, pielitis, sistopielitis, pielonefritis, uretritis, dan prostatitis. Selain itu, Urotractin juga digunakan sebagai terapi tambahan pada adenoma prostat, kencing yang tidak dapat ditahan (urgensi kemih), dan penggunaan kateter permanen.
KomposisiPipemidic acid (Asam pipemidat) 400 mg
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Kapsul
Rute Pemberian
Oral
PemerianKapsul berwarna merah atau putih transparan berisi serbuk atau granul berwarna putih hingga putih kekuningan, tidak berbau atau hampir tidak berbau.
KemasanStrip @ 10 kapsul, Dus, 6 strip @ 10 kapsul
Harga
Rp 6.155 – Rp 80.000
Perlu resep dokter
ManufakturSanbe Farma – Indonesia
No. Reg. BPOM DKL8522206201A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu tidak lebih dari 30 derajat Celsius, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Reaksi alergi berat atau anafilaksis: ruam parah, bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, sesak napas, atau penurunan tekanan darah
  • Gejala gangguan saraf serius: kejang, halusinasi, kebingungan berat, atau tremor
  • Nyeri atau bengkak pada sendi dan tendon yang tiba-tiba
  • Gejala kerusakan hati: mata atau kulit kuning, mual berat, urine berwarna gelap
  • Gangguan ritme jantung (detak jantung tidak teratur)
  • Diare berat atau berdarah
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Urotractin digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih akut dan kronis yang disebabkan oleh bakteri gram positif dan gram negatif, termasuk sistitis, pielonefritis, uretritis, dan prostatitis.
Tidak. Urotractin adalah obat keras yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter karena penggunaannya memerlukan pengawasan medis untuk memastikan ketepatan diagnosis dan dosis.
Umumnya 7-10 hari untuk ISK akut dan minimal 14 hari untuk ISK kronis. Pengobatan harus dilanjutkan minimal 10 hari meskipun gejala sudah membaik untuk mencegah kekambuhan.
Keamanan Urotractin pada ibu hamil belum diketahui dengan pasti (kategori N). Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui tidak dianjurkan dan hanya boleh diberikan jika benar-benar diperlukan di bawah pengawasan dokter.
Urotractin mengandung asam pipemidat yang bekerja spesifik pada saluran kemih karena terkonsentrasi di organ ini, menjadikannya efektif khusus untuk ISK. Berbeda dengan antibiotik lain yang berspektrum lebih luas.

Referensi

  1. PIONAS BPOM. Urotractin. Sanbe Farma. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id/obat/urotractin-0
  2. MIMS Indonesia. Urotractin: Dosage & Drug Information. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/urotractin?type=brief&lang=id
  3. ISO Indonesia Vol. 51. ISFI Penerbitan.

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Mei 12, 2026