Alerfed Obat

Alerfed

Triprolidine HCl 2,5 mg + Pseudoephedrine HCl 60 mg (tablet)

Obat KerasAntihistaminDekongestanObat Batuk dan Pilek

Alerfed Obat Apa?

Alerfed adalah obat untuk meringankan gejala flu, rinitis alergi, dan hidung tersumbat, seperti pilek, bersin-bersin, hidung tersumbat, dan mata berair.

Dosis Alerfed

Dewasa
  • Tablet: 1 tablet diminum 3 kali sehari (setiap 8 jam)
  • Sirup: 2 sendok takar (10 mL) diminum 3 kali sehari
  • Dosis maksimal tidak lebih dari 4 kali dalam 24 jam
  • Diminum bersama makanan atau susu untuk mengurangi risiko gangguan lambung
Anak-Anak
  • Anak usia 2-6 tahun: 1/4 tablet atau 2,5 mL sirup, 3 kali sehari
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2 tablet atau 5 mL sirup, 3 kali sehari (setiap 8 jam)
  • Anak usia di atas 12 tahun: sama dengan dosis dewasa
  • Anak usia di bawah 2 tahun: tidak dianjurkan kecuali atas petunjuk dokter
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: mulai dengan dosis lebih rendah karena lebih rentan terhadap efek samping (mengantuk berlebih, retensi urin, dan peningkatan tekanan darah)
  • Gagal ginjal sedang-berat: gunakan dengan hati-hati, konsultasikan dengan dokter mengenai penyesuaian dosis atau penghentian obat
  • Gagal hati: gunakan dengan hati-hati karena triprolidine dimetabolisme di hati
  • Hipertensi: pseudoephedrine dapat meningkatkan tekanan darah; pemantauan ketat diperlukan

Aturan Pakai

Minum Alerfed tablet secara utuh dengan segelas air putih, bersama makanan atau susu untuk mengurangi kemungkinan gangguan lambung. Untuk Alerfed sirup, kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan dan gunakan sendok takar yang tersedia dalam kemasan untuk memastikan dosis yang akurat; jangan menggunakan sendok makan biasa. Minum obat pada waktu yang sama setiap hari. Hindari konsumsi alkohol selama pengobatan. Hisap permen atau minum air yang cukup jika mulut terasa kering. Jika digunakan hanya untuk gejala flu, hentikan setelah gejala membaik.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Alerfed?
  • Hentikan penggunaan jika muncul insomnia, palpitasi, atau pusing berat
  • Jangan melebihi dosis maksimal 4 kali dalam 24 jam
  • Obat ini hanya untuk penggunaan jangka pendek; gejala yang tidak membaik dalam 5-7 hari harus dievaluasi dokter
  • Jangan mengombinasikan dengan obat flu atau pilek lain yang mengandung dekongestan untuk menghindari overdosis

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Berpengaruh

Jangan mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Alerfed pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap triprolidine HCl, pseudoephedrine HCl, atau komponen obat lainnya
  • Sedang menggunakan atau dalam 14 hari setelah penghentian MAOI (monoamine oxidase inhibitor)
  • Hipertensi berat yang tidak terkontrol
  • Penyakit jantung koroner berat atau aritmia jantung
  • Gangguan ginjal berat
  • Glaukoma sudut sempit
  • Hipertiroidisme berat
  • Anak usia di bawah 2 tahun

Efek Samping Alerfed

  • Kantuk dan rasa mengantuk (paling umum, akibat triprolidine)
  • Mulut, hidung, dan tenggorokan kering
  • Gangguan tidur atau insomnia (akibat pseudoephedrine)
  • Palpitasi atau detak jantung tidak teratur
  • Peningkatan tekanan darah
  • Pusing dan sakit kepala
  • Mual atau ketidaknyamanan lambung
  • Retensi urin (terutama pada pria dengan pembesaran prostat)
  • Kemerahan pada kulit
  • Gugup atau gelisah (efek stimulan pseudoephedrine)

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • MAOI (monoamine oxidase inhibitor): meningkatkan risiko krisis hipertensi berat, hindari penggunaan bersamaan
  • Antidepresan trisiklik (TCA): meningkatkan efek simpatomimetik pseudoephedrine dan efek antikolinergik triprolidine
  • Obat antihipertensi (methyldopa, guanethidine, beta-blocker): pseudoephedrine dapat mengurangi efektivitasnya
  • Depresan SSP (barbiturat, sedatif, alkohol, opioid): meningkatkan efek kantuk akibat triprolidine
  • Furazolidone dan linezolid: meningkatkan risiko hipertensi, hindari penggunaan bersamaan
  • Atomoxetine: meningkatkan efek kardiovaskular pseudoephedrine
  • Obat antikolinergik lain (atropin, skopolamin): meningkatkan efek antikolinergik
  • Aminoglikosida: triprolidine dapat menutupi tanda-tanda ototoksisitas aminoglikosida
  • Digitalis: meningkatkan risiko aritmia jantung

Detail Produk

Indikasi UmumAlerfed diindikasikan untuk meringankan gejala rinitis alergi (alergi hidung) dan flu biasa, termasuk hidung tersumbat, pilek, bersin-bersin, gatal pada hidung dan tenggorokan, serta mata merah dan berair. Obat ini efektif untuk mengatasi gejala rinitis alergi musiman maupun sepanjang tahun (perennial).
KomposisiTriprolidine HCl 2,5 mg, Pseudoephedrine HCl 60 mg (per tablet); Tiap 5 mL sirup mengandung Triprolidine HCl 1,25 mg dan Pseudoephedrine HCl 30 mg
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
TabletSirup / Suspensi
Rute Pemberian
Oral
PemerianTablet berwarna putih hingga putih kekuningan, berbentuk bulat atau oval, permukaan halus. Sirup berupa larutan bening atau sedikit keruh dengan aroma khas dan rasa manis.
KemasanBox, 5 strip x 10 tablet (tablet); Botol @60 mL (sirup)
Harga
Rp 17.000 – Rp 50.000
Perlu resep dokter
ManufakturGuardian Pharmatama
No. Reg. BPOM DKL9708007710A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya langsung; jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Reaksi alergi berat: sesak napas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Detak jantung sangat cepat, tidak teratur, atau nyeri dada
  • Tekanan darah sangat tinggi: sakit kepala hebat, penglihatan kabur, nyeri dada
  • Kejang
  • Kesulitan buang air kecil atau tidak dapat buang air kecil sama sekali
  • Kantuk yang sangat berat atau tidak sadar
  • Rasa cemas atau panik berat yang tidak terkontrol
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Alerfed digunakan untuk meringankan gejala flu dan rinitis alergi seperti hidung tersumbat, pilek, bersin-bersin, mata berair, dan gatal pada hidung dan tenggorokan.
Ya, kandungan triprolidine HCl sebagai antihistamin generasi pertama dapat menyebabkan kantuk. Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah minum Alerfed.
Dosis Alerfed untuk dewasa adalah 1 tablet diminum 3 kali sehari (untuk tablet), atau 2 sendok takar (10 mL) sirup 3 kali sehari. Maksimal 4 kali dalam 24 jam.
Alerfed termasuk obat keras sehingga sebaiknya dikonsumsi berdasarkan resep dokter atau konsultasi apoteker, terutama bagi penderita hipertensi, jantung, diabetes, atau gangguan ginjal.
Alerfed dapat diberikan untuk anak di atas 2 tahun dengan dosis yang disesuaikan dengan usia. Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun kecuali atas petunjuk dokter.

Referensi

  1. BPOM RI. Cek Produk Alerfed. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id
  2. MIMS Indonesia 2024. Triprolidine + Pseudoephedrine. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia
  3. Drugs.com. Triprolidine and Pseudoephedrine. Tersedia di: https://www.drugs.com/mtm/triprolidine-and-pseudoephedrine.html
  4. ISO Indonesia Vol. 51

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Mei 12, 2026