Kemasan obat Rheu Trex

Rheu-Trex

Methotrexate

Obat KerasAntikankerAntireumatikImunosupresan

Rheu-Trex Obat Apa?

Rheu-Trex adalah obat keras yang mengandung methotrexate 2,5 mg, digunakan untuk mengatasi penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis dan psoriasis berat, serta sebagai terapi tambahan pada beberapa jenis kanker seperti choriocarcinoma, limfoma, dan mycosis fungoides. Obat ini hanya boleh digunakan atas resep dan pengawasan dokter.

Dosis Rheu-Trex

Dewasa
  • Rheumatoid arthritis: Dosis awal 7,5 mg sekali seminggu, atau 2,5 mg tiap 12 jam (3 dosis) dalam satu hari per minggu. Dosis dapat ditingkatkan bertahap hingga 20-25 mg per minggu sesuai respons pasien. Gunakan dosis efektif terendah
  • Psoriasis: Dosis uji toleransi 2,5-5 mg diberikan 1 minggu sebelum memulai terapi. Dosis pemeliharaan 7,5-15 mg sekali seminggu, dapat ditingkatkan hingga 20-25 mg per minggu
  • Choriocarcinoma: 15-30 mg sekali sehari selama 5 hari, kemudian jeda minimal 1 minggu. Dapat diulang 3-5 siklus sesuai respons
  • Limfoma Burkitt (stadium 1-2): 10-25 mg per hari selama 4-8 hari
  • Limfoma Burkitt (stadium 3): 0,625-2,5 mg/kg per hari, dikombinasikan dengan antitumor lain, dengan jeda 7-10 hari antar siklus
  • Mycosis fungoides: 2,5-10 mg per hari, atau 5-50 mg sekali seminggu, atau 25 mg sekali seminggu (dapat ditingkatkan hingga 50 mg/minggu)
Anak-Anak
  • Juvenile idiopathic arthritis (anak usia 3 tahun ke atas): Dosis awal 10-15 mg/m2 sekali seminggu secara oral. Dosis dapat ditingkatkan bertahap hingga 20 mg/m2 per minggu sesuai respons dan toleransi pasien
  • Untuk indikasi lain (leukemia meningeal, kanker): sesuai protokol kemoterapi yang ditentukan dokter spesialis onkologi anak
  • Rheu-Trex tidak diindikasikan untuk anak di bawah 3 tahun
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: Pengurangan dosis mungkin diperlukan karena penurunan fungsi ginjal dan hati terkait usia; mulai dengan dosis lebih rendah dan pantau ketat
  • Gangguan ginjal ringan hingga sedang: Gunakan dengan hati-hati, dosis disesuaikan berdasarkan nilai klirens kreatinin; pantau fungsi ginjal secara berkala
  • Gangguan ginjal berat (GFR < 30 mL/menit): Umumnya kontraindikasi; penggunaan hanya atas pertimbangan sangat ketat oleh dokter spesialis
  • Gangguan hati: Kontraindikasi pada gangguan hati berat atau hepatitis aktif; gunakan dengan sangat hati-hati pada gangguan hati ringan-sedang

Aturan Pakai Rheu-Trex

Minum Rheu-Trex sesuai jadwal yang ditetapkan dokter, umumnya satu kali seminggu pada hari yang sama setiap minggunya. Tablet dapat diminum sebelum atau sesudah makan untuk mengurangi ketidaknyamanan lambung. Telan tablet secara utuh bersama segelas air putih; jangan dihancurkan atau dikunyah. Jika lupa minum, segera konsumsi begitu teringat; namun jika sudah mendekati jadwal berikutnya, lewati dan lanjutkan jadwal biasa (jangan menggandakan dosis). Ikuti jadwal kontrol dan pemeriksaan darah rutin yang telah ditetapkan dokter untuk memantau respons dan keamanan pengobatan.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Rheu-Trex?
  • JANGAN menghentikan atau mengubah dosis tanpa konsultasi dokter terlebih dahulu
  • Obat ini umumnya diberikan SEKALI SEMINGGU, bukan setiap hari; kesalahan frekuensi dosis (diminum harian) dapat menyebabkan toksisitas fatal
  • Pantau tanda-tanda toksisitas: sariawan parah, jumlah sel darah menurun drastis, gangguan hati, atau gangguan paru
  • Konsumsi asam folat sesuai anjuran dokter untuk mengurangi risiko efek samping
  • Hindari alkohol selama pengobatan
  • Lakukan pemeriksaan darah lengkap, fungsi hati, dan fungsi ginjal secara rutin sesuai jadwal dokter

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori X

Kontraindikasi kehamilan

Ibu Menyusui

Aman

Dapat digunakan saat menyusui

Mengemudi

Berpengaruh

Jangan mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Rheu-Trex pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas (alergi) terhadap methotrexate atau komponen obat
  • Kehamilan (Kategori X: terbukti menyebabkan kelainan janin dan kematian janin)
  • Menyusui dalam dosis kemoterapi tinggi
  • Gangguan hati berat atau hepatitis aktif (alkoholik maupun virus)
  • Gangguan ginjal berat
  • Depresi sumsum tulang yang sudah ada sebelumnya
  • Kekurangan asam folat yang berat
  • Infeksi aktif berat
  • Alkoholisme kronis
  • Imunodefisiensi berat (misal: AIDS)

Efek Samping Rheu-Trex

  • Mual, muntah, dan nyeri perut
  • Sariawan atau luka pada rongga mulut (stomatitis)
  • Kelelahan dan rasa lemah
  • Sakit kepala dan pusing
  • Rambut rontok (alopesia)
  • Penurunan nafsu makan
  • Demam atau menggigil
  • Hepatotoksisitas (kerusakan hati) terutama pada penggunaan jangka panjang
  • Myelosupresi: penurunan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit
  • Pneumonitis (peradangan paru) yang dapat muncul mendadak
  • Nefrotoksisitas (gangguan ginjal) terutama pada dosis tinggi

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Peningkatan risiko toksisitas (keracunan) methotrexate jika digunakan bersama obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau naproxen, aspirin, penisilin, probenecid, atau sulfonamida
  • Peningkatan risiko kerusakan hati jika dikombinasikan dengan obat hepatotoksik lain seperti leflunomide atau retinoid (etretinate, acitretin)
  • Peningkatan toksisitas hematologi jika digunakan bersama trimethoprim-sulfamethoxazole (kotrimoksazol)
  • Penurunan eliminasi methotrexate jika digunakan dengan cisplatin, sehingga meningkatkan kadar dalam darah
  • Penurunan efektivitas methotrexate jika digunakan bersama neomycin (oral)
  • Peningkatan risiko myelosupresi jika dikombinasikan dengan agen sitotoksik lain
  • Vaksin hidup (campak, BCG, varisela) tidak boleh diberikan selama pengobatan methotrexate karena risiko infeksi berat
  • Asam folat dapat mengurangi efek samping namun penggunaannya perlu diatur oleh dokter

Detail Produk

Manfaat / Kegunaan (Indikasi) Rheu-Trex diindikasikan untuk pengobatan rheumatoid arthritis berat yang tidak responsif terhadap terapi lini pertama, psoriasis berat yang tidak terkontrol dengan terapi konvensional, juvenile idiopathic arthritis pada anak usia 3 tahun ke atas, serta sebagai terapi gestational choriocarcinoma, chorioadenoma destruens, mola hidatidosa, leukemia meningeal (profilaksis dan rumatan), kanker payudara, kanker epidermoid kepala dan leher, kanker paru (jenis sel skuamosa dan sel kecil), mycosis fungoides, dan limfoma non-Hodgkin stadium lanjut.
Komposisi Rheu-TrexMethotrexate 2,5 mg
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Tablet
Rute Pemberian
Oral
PemerianTablet salut selaput berbentuk bulat atau lonjong, berwarna kuning, tidak berbau, berasa pahit.
KemasanDus, 5 strip @ 10 tablet (50 tablet per dus)
Harga Rheu-Trex
Rp 8.800 – Rp 11.000
Perlu resep dokter
ManufakturKalbe Farma
No. Reg. BPOM DKL1704429910A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu ruangan (di bawah 30°C), terhindar dari cahaya matahari langsung dan kelembapan, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Urine berwarna gelap, mata atau kulit menguning, nyeri perut kanan atas (tanda kerusakan hati)
  • Sesak napas mendadak, nyeri dada, atau batuk kering yang tidak membaik (tanda pneumonitis)
  • Demam tinggi, menggigil, atau infeksi yang tidak membaik (tanda myelosupresi)
  • Sariawan atau luka mulut yang sangat parah sehingga tidak bisa makan atau minum
  • Perdarahan tidak wajar: gusi berdarah, bintik merah di kulit (petekie), BAB hitam atau berdarah
  • Buang air kecil sangat sedikit atau tidak sama sekali, atau kaki bengkak (tanda gangguan ginjal)
  • Diare berat atau muntah darah
  • Kejang atau penurunan kesadaran
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Rheu-Trex adalah obat yang mengandung methotrexate, digunakan untuk mengobati penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis dan psoriasis berat, serta sebagai terapi tambahan pada beberapa jenis kanker seperti choriocarcinoma dan limfoma. Penggunaannya wajib atas resep dokter.
Untuk rheumatoid arthritis, dosis awal Rheu-Trex umumnya 7,5 mg sekali seminggu. Dokter dapat meningkatkan dosis secara bertahap hingga 20-25 mg per minggu tergantung respons dan toleransi pasien. Dosis tidak boleh diubah sendiri tanpa konsultasi dokter.
Tidak. Rheu-Trex termasuk Kategori Kehamilan X, artinya terbukti berbahaya dan dapat menyebabkan keguguran atau kelainan janin yang serius. Obat ini dilarang keras digunakan selama kehamilan atau jika berencana hamil.
Efek samping serius meliputi kerusakan hati (ditandai kulit menguning), gangguan sumsum tulang (anemia, infeksi mudah), pneumonitis (sesak napas), dan gangguan ginjal. Efek samping ringan yang umum termasuk mual, sariawan, kelelahan, dan rambut rontok.
Tidak. Rheu-Trex untuk penyakit autoimun umumnya diminum hanya SEKALI SEMINGGU pada hari yang sama. Meminumnya setiap hari merupakan kesalahan berbahaya yang dapat menyebabkan toksisitas fatal. Selalu ikuti anjuran dokter dengan seksama.

Referensi

  1. BPOM RI. Cek BPOM - Rheu-Trex (Methotrexate 2,5 mg). Nomor Registrasi DKL1704429910A1. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id/
  2. MIMS Indonesia. Methotrexate. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/methotrexate
  3. Drugs.com. Methotrexate: Uses, Dosage, Side Effects. Tersedia di: https://www.drugs.com/methotrexate.html
  4. American College of Rheumatology. Methotrexate (Rheumatrex, Trexall). Tersedia di: https://www.rheumatology.org/I-Am-A/Patient-Caregiver/Treatments/Methotrexate-Rheumatrex-Trexall

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Juni 14, 2026