Piroxicam

Piroxicam

Obat KerasAnalgesikAntiinflamasiAntipiretikNSAID

Piroxicam Obat Apa?

Piroxicam adalah antiinflamasi nonsteroid (NSAID) golongan oksikam yang digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan pada kondisi muskuloskeletal seperti osteoartritis, artritis reumatoid, dan gout akut. Piroxicam memiliki waktu paruh panjang sehingga cukup diberikan satu kali sehari. Tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan gel topikal.

Indikasi Piroxicam

  • Osteoartritis
  • Artritis reumatoid
  • Artritis gout akut
  • Spondilitis ankilosa
  • Nyeri muskuloskeletal akut dan kronik
  • Dismenore primer
  • Nyeri pascaoperasi

Dosis Piroxicam

Dewasa
  • Osteoartritis dan artritis reumatoid: 20 mg sekali sehari atau 10 mg dua kali sehari
  • Artritis gout akut: 40 mg pada hari pertama (dapat diberikan sekaligus atau terbagi 2x20 mg), dilanjutkan 20 mg sekali sehari selama 4-6 hari
  • Dismenore: 40 mg sekali sehari pada hari pertama, dilanjutkan 20 mg sekali sehari
  • Dosis maksimum: 20 mg per hari (kondisi kronik); 40 mg per hari (gout, hanya 1-2 hari)
Anak-Anak
  • Anak di atas 6 tahun dengan artritis juvenil idiopatik: 0,2-0,3 mg/kgBB/hari (maksimum 15 mg/hari)
  • Anak di bawah 6 tahun: tidak direkomendasikan
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: mulai dengan dosis terendah (10 mg/hari), monitor ketat fungsi ginjal dan tanda-tanda perdarahan GI
  • Gangguan ginjal sedang (CrCl 30-60 mL/min): gunakan dengan hati-hati, monitor fungsi ginjal
  • Gangguan ginjal berat (CrCl < 30 mL/min): kontraindikasi
  • Gangguan hati sedang: dosis dikurangi 50%, monitor fungsi hati
  • Gangguan hati berat: kontraindikasi

Aturan Pakai

Tablet dan kapsul sebaiknya diminum sesudah makan atau bersama susu untuk mengurangi iritasi lambung. Telan utuh dengan segelas air putih. Gel/krim topikal dioleskan tipis pada area yang nyeri 3-4 kali sehari dan digosok perlahan hingga meresap; hindari kontak dengan mata dan selaput lendir. Cuci tangan setelah mengoleskan gel.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Piroxicam?
  • Gunakan dosis efektif terendah dalam waktu sesingkat mungkin untuk meminimalkan risiko efek samping kardiovaskular dan gastrointestinal. Jangan melebihi dosis 20 mg per hari untuk kondisi kronik. Hentikan penggunaan dan segera hubungi dokter jika terjadi nyeri epigastrium, feses berwarna hitam, atau gejala edema.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori D

Berisiko, hindari jika bisa

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Sedikit Berpengaruh

Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Piroxicam pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap piroxicam atau NSAID lain
  • Riwayat asma, urtikaria, atau rhinitis akibat aspirin atau NSAID lain
  • Tukak peptik aktif atau perdarahan gastrointestinal
  • Gagal ginjal berat (CrCl < 30 mL/min)
  • Gagal hati berat
  • Gagal jantung berat
  • Trimester ketiga kehamilan
  • Riwayat penyakit jantung iskemik atau penyakit serebrovaskuler

Efek Samping Piroxicam

  • Nyeri epigastrium dan dispepsia
  • Mual dan muntah
  • Diare atau konstipasi
  • Pusing dan sakit kepala
  • Edema perifer ringan
  • Tinnitus

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Warfarin dan antikoagulan oral — meningkatkan risiko perdarahan secara signifikan
  • Aspirin dosis rendah — mengurangi efek kardioprotektif aspirin dan meningkatkan risiko GI
  • NSAID lain — meningkatkan risiko efek samping GI dan ginjal secara aditif
  • Kortikosteroid — meningkatkan risiko tukak dan perdarahan saluran cerna
  • Lithium — menghambat ekskresi litium, meningkatkan kadar litium plasma
  • Metotreksat — meningkatkan toksisitas metotreksat
  • ACE inhibitor dan ARB — mengurangi efek antihipertensi dan meningkatkan risiko gagal ginjal
  • Diuretik — mengurangi efek diuretik dan meningkatkan risiko nefrotoksisitas
  • Antidiabetes oral dan insulin — piroxicam dapat mempengaruhi regulasi gula darah
  • Siklosporin — meningkatkan nefrotoksisitas siklosporin
  • Flukonazol — meningkatkan kadar plasma piroxicam (hambat CYP2C9)

Detail Produk

Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
tabletkapsulsalep
Harga
Rp 1.500 – Rp 50.000
per strip (10 tablet/kapsul)
Tersedia di JKN/BPJS Perlu resep dokter
ManufakturFeldene (Pfizer)
Piroxicam Generik (Hexpharm Jaya)
Piroxicam Generik (Dexa Medica)
Piroxicam Generik (Kalbe Farma)
Roxicam (Guardian Pharmatama)
Grazeo (Bernofarm)
Faxiden (Fahrenheit)
No. Reg. BPOM GKL9730501710A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius di tempat kering dan sejuk, terlindung dari cahaya matahari langsung.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Feses berwarna hitam atau berdarah (melena atau hematoskezia)
  • Nyeri dada atau sesak napas mendadak
  • Kelemahan pada satu sisi tubuh atau gangguan bicara mendadak (gejala stroke)
  • Pembengkakan wajah, bibir, atau tenggorokan (reaksi anafilaksis)
  • Ruam kulit yang meluas dan melepuh
  • Penurunan jumlah urin drastis atau tidak buang air kecil sama sekali
  • Penyakit kuning (kulit atau mata menguning)
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

Referensi

  1. PIONAS BPOM
  2. MIMS Indonesia 2024
  3. ISO Indonesia Vol. 51
  4. Formularium Nasional (FORNAS) 2023
  5. Sweetman SC (ed.). Martindale: The Complete Drug Reference. 38th ed.
  6. Brune K, Patrignani P. New insights into the use of currently available non-steroidal anti-inflammatory drugs. J Pain Res. 2015;8:105-118.
  7. PERDOSSI Guidelines on Pain Management 2022

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: April 18, 2026