Nalgestan

Klorfeniramin Maleat, Fenilpropanolamin HCl, Parasetamol

Obat Bebas TerbatasAnalgesik & AntipiretikAntihistaminDekongestan

Nalgestan adalah obat kombinasi yang mengandung klorfeniramin maleat, fenilpropanolamin HCl, dan parasetamol, digunakan untuk meredakan gejala flu dan alergi seperti hidung tersumbat, bersin, pilek, sakit kepala, serta demam ringan akibat flu atau alergi saluran napas atas.

Perhatian: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Nalgestan Obat untuk Apa?

Meredakan gejala flu seperti hidung tersumbat dan pilek
Mengatasi bersin-bersin akibat alergi saluran napas atas
Menurunkan demam ringan yang menyertai flu
Meredakan sakit kepala akibat flu dan alergi
Mengurangi rasa tidak nyaman akibat kongesti hidung

Mekanisme Kerja

Klorfeniramin maleat bekerja sebagai antagonis reseptor H1 histamin yang mengurangi reaksi alergi seperti bersin dan pilek. Fenilpropanolamin HCl bekerja sebagai simpatomimetik yang menyebabkan vasokonstriksi pembuluh darah mukosa hidung sehingga mengurangi kongesti. Parasetamol bekerja menghambat sintesis prostaglandin di sistem saraf pusat sehingga menurunkan demam dan mengurangi nyeri kepala.

Bentuk Sediaan & Produsen

Bentuk sediaan Nalgestan
tablet
Kekuatan dosis tersedia
Klorfeniramin Maleat 2 mg + Fenilpropanolamin HCl 15 mg + Parasetamol 500 mg
Kategori kehamilan (FDA)
Kategori C — Hati-hati (efek buruk pada studi hewan)
Produsen & merek dagang
PT Pharos Indonesia

Dosis Nalgestan & Cara Pakai

Dosis dewasa

  • 1 tablet diminum 3 kali sehari (setiap 8 jam)
  • Dosis maksimal: 3 tablet per hari
  • Diminum sesudah makan untuk mengurangi efek samping pada lambung

Dosis anak-anak

  • Anak 6-12 tahun: setengah tablet (1/2 tablet) diminum 3 kali sehari
  • Anak di bawah 6 tahun: tidak dianjurkan atau atas petunjuk dokter

Dosis khusus (lansia / gangguan organ)

  • Lansia: gunakan dengan hati-hati karena risiko efek antikolinergik lebih tinggi, konsultasikan dengan dokter
  • Gangguan fungsi hati: hindari atau gunakan dosis lebih rendah karena kandungan parasetamol dimetabolisme di hati
  • Gangguan fungsi ginjal: gunakan dengan hati-hati, pertimbangkan penyesuaian dosis atas petunjuk dokter
Cara Pakai Nalgestan

Diminum sesudah makan dengan segelas air putih untuk mengurangi gangguan lambung. Telan tablet secara utuh, jangan dikunyah atau digerus. Jaga jarak antar dosis minimal 8 jam. Hindari mengonsumsi alkohol selama penggunaan obat ini. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan.

Durasi pengobatan
Digunakan selama gejala masih berlangsung, umumnya 3-5 hari. Jika gejala tidak membaik dalam 3 hari atau memburuk, segera konsultasikan ke dokter. Jangan digunakan lebih dari 7 hari tanpa pengawasan dokter.
Peringatan dosis

Jangan melebihi dosis yang dianjurkan karena overdosis parasetamol dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius. Hindari penggunaan bersamaan dengan obat lain yang mengandung parasetamol. Jangan gunakan pada pasien dengan tekanan darah tinggi tanpa pengawasan dokter karena kandungan fenilpropanolamin dapat meningkatkan tekanan darah.

Efek Samping Nalgestan

Umum — sering terjadi (>10% pasien)

  • Kantuk dan rasa mengantuk
  • Mulut kering
  • Mual dan gangguan lambung
  • Pusing
  • Sakit kepala ringan

Jarang — 1–10% pasien

  • Sulit buang air kecil (retensi urin)
  • Penglihatan kabur
  • Sembelit
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi)
  • Gelisah atau kegelisahan

Langka namun serius (<1% pasien)

  • Reaksi alergi berat (anafilaksis) berupa ruam kulit, bengkak, sesak napas
  • Kerusakan hati akibat overdosis parasetamol
  • Peningkatan tekanan darah yang signifikan
  • Aritmia jantung
  • Kejang
Segera ke dokter atau IGD jika muncul reaksi berikut setelah minum Nalgestan:

Sesak napas atau kesulitan bernapas
Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
Ruam kulit yang parah atau melepuh
Nyeri perut kanan atas yang hebat (tanda kerusakan hati)
Detak jantung tidak teratur atau sangat cepat
Tekanan darah sangat tinggi disertai sakit kepala hebat

Kontraindikasi Nalgestan

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap klorfeniramin maleat, fenilpropanolamin HCl, atau parasetamol
  • Penderita hipertensi berat atau tidak terkontrol
  • Penderita penyakit jantung koroner atau aritmia
  • Pasien yang sedang menggunakan obat MAO Inhibitor (MAOI) atau dalam 14 hari setelah penghentian MAOI
  • Penderita hipertiroidisme
  • Penderita glaukoma sudut sempit
  • Penderita retensi urin atau hipertrofi prostat
Perhatian Khusus

Hati-hati pada penderita tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, dan gangguan tiroid. Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 6 tahun. Hindari konsumsi alkohol selama penggunaan. Mengandung fenilpropanolamin yang dapat memengaruhi tekanan darah dan detak jantung. Pengendara kendaraan dan operator mesin berat sebaiknya berhati-hati karena obat ini dapat menyebabkan kantuk. Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan. Jangan digunakan bersamaan dengan obat flu atau alergi lain tanpa petunjuk dokter untuk menghindari overdosis.

Keamanan saat menyusui
Gunakan dengan hati-hati — konsultasikan dokter
Pengaruh saat mengemudi
Sedikit berpengaruh — waspada saat mengemudi

Interaksi Nalgestan dengan Obat Lain

Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi bersamaan dengan Nalgestan.

  • MAO Inhibitor: dapat menyebabkan krisis hipertensi berbahaya, kontraindikasi mutlak
  • Antidepresan trisiklik: meningkatkan efek samping antikolinergik dan kardiovaskular
  • Obat antihipertensi: fenilpropanolamin dapat mengurangi efektivitas obat antihipertensi
  • Alkohol: meningkatkan efek sedasi dan risiko kerusakan hati
  • Obat lain yang mengandung parasetamol: risiko overdosis parasetamol dan kerusakan hati
  • Warfarin: parasetamol dosis tinggi dapat meningkatkan efek antikoagulan
  • Sedatif dan obat penekan SSP: meningkatkan efek sedasi klorfeniramin

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu ruangan antara 15-30 derajat Celsius. Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung, panas, dan kelembapan tinggi. Simpan di tempat yang kering. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Jangan simpan di kamar mandi atau dapur yang lembap. Periksa tanggal kedaluwarsa sebelum digunakan.

  • Simpan Nalgestan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kisaran Harga Nalgestan di Apotek

Rp 2.000 – Rp 15.000
per tablet atau per strip
Bisa tanpa resep

Harga bervariasi tergantung apotek dan wilayah. Tersedia dalam kemasan strip isi 10 tablet dan kemasan dus. Harga per strip sekitar Rp 2.000 hingga Rp 15.000 tergantung kemasan dan daerah.

Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.

Informasi Lainnya

Nomor registrasi BPOM Nalgestan
DBL8624935343A1
Verifikasi di BPOM →
Terakhir diperbarui
Sumber referensi
BPOM RI - Keputusan Kepala BPOM
ISO Indonesia (Informasi Spesialite Obat Indonesia)
MIMS Indonesia
Pharos Indonesia - Informasi Produk Nalgestan
Medscape Drug Reference
BioFar.ID Diperbarui: