Otopain

Polymyxin B sulfate + Neomycin sulfate + Fludrocortisone acetate + Lidocaine HCl

Obat KerasAnestesi LokalAntibiotik TopikalKortikosteroid Topikal

Otopain Obat Apa?

Otopain adalah obat tetes telinga kombinasi yang mengandung antibiotik (polimiksin B sulfat dan neomisin sulfat), kortikosteroid (fludrokortison asetat), dan anestesi lokal (lidokain HCl). Obat keras yang diproduksi oleh PT Interbat ini digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada telinga dengan gejala nyeri, bengkak, gatal, dan keluarnya cairan, khususnya pada kasus otitis eksterna akut dan otitis media kronis.

Dosis Otopain

Dewasa
  • Dosis lazim: 4-5 tetes diteteskan ke dalam liang telinga yang sakit, 2-4 kali sehari
  • Durasi pengobatan: maksimal 10 hari berturut-turut
  • Dosis disesuaikan dengan keparahan infeksi berdasarkan petunjuk dokter
Anak-Anak
  • Dosis anak (atas petunjuk dokter): 4-5 tetes ke dalam liang telinga yang sakit, 2-4 kali sehari
  • Penggunaan pada anak harus selalu atas resep dan pengawasan dokter
  • Tidak direkomendasikan untuk bayi tanpa petunjuk dokter spesialis
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: gunakan dengan hati-hati; pantau fungsi pendengaran secara berkala
  • Gagal ginjal: gunakan dengan sangat hati-hati karena neomisin dapat terserap secara sistemik dan berpotensi menyebabkan nefrotoksisitas
  • Perforasi gendang telinga: kontraindikasi mutlak

Aturan Pakai Otopain

Cuci tangan hingga bersih sebelum menggunakan Otopain. Hangatkan botol sebentar dengan menggenggamnya selama 1-2 menit untuk mencegah rasa tidak nyaman akibat cairan dingin. Miringkan kepala ke samping dengan telinga yang sakit menghadap ke atas, atau berbaring miring. Tarik daun telinga ke atas dan ke belakang (untuk dewasa) atau ke bawah dan ke belakang (untuk anak) guna meluruskan liang telinga. Teteskan 4-5 tetes obat ke dalam liang telinga. Pertahankan posisi kepala miring selama 2-5 menit agar obat meresap. Jangan menyentuh ujung pipet pada telinga atau permukaan lain untuk menjaga sterilitas. Tutup kembali botol dengan rapat setelah digunakan.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Otopain?
  • Jangan menggunakan lebih dari 10 hari berturut-turut tanpa evaluasi dokter
  • Hentikan penggunaan segera jika terjadi penurunan pendengaran, tinnitus, atau vertigo
  • Jangan menggandakan dosis jika lupa; lanjutkan dengan dosis berikutnya sesuai jadwal

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Tidak Diketahui

Data keamanan belum tersedia

Mengemudi

Tidak Berpengaruh

Aman untuk mengemudi

Kontraindikasi

Jangan gunakan Otopain pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas (alergi) terhadap salah satu komponen Otopain, khususnya neomisin atau antibiotik aminoglikosida
  • Perforasi (kebocoran/robeknya) gendang telinga
  • Infeksi telinga yang disebabkan oleh virus atau jamur
  • Infeksi bakteri purulen akut yang tidak diterapi (tanpa penanganan dokter)
  • Ibu hamil (gunakan hanya jika manfaat lebih besar dari risiko, atas petunjuk dokter)

Efek Samping Otopain

  • Rasa terbakar, gatal, atau iritasi ringan pada liang telinga setelah penetesan
  • Kulit kering atau rasa perih di sekitar liang telinga
  • Sensitisasi (reaksi alergi lokal): kemerahan, pembengkakan, atau ruam di sekitar telinga
  • Penggunaan jangka panjang: risiko pertumbuhan berlebih organisme yang tidak sensitif (superinfeksi, termasuk jamur)
  • Ototoksisitas (kerusakan pendengaran) pada penggunaan berlebihan atau jika ada perforasi gendang telinga
  • Folikulitis atau hiperpigmentasi kulit (jarang, akibat kortikosteroid topikal)

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Neomisin sulfat dapat menghambat aktivitas bakterisida antibiotik golongan penisilin dan turunannya jika digunakan bersamaan.
  • Penggunaan bersamaan dengan obat topikal lain pada telinga dapat meningkatkan risiko efek samping lokal.
  • Kortikosteroid (fludrokortison) dapat berinteraksi dengan obat antijamur sistemik seperti ketokonazol, meningkatkan konsentrasi kortikosteroid.
  • Aminoglikosida sistemik (misalnya gentamisin, amikasin) bila digunakan bersamaan dapat meningkatkan risiko ototoksisitas.

Detail Produk

Manfaat / Kegunaan (Indikasi) Otopain diindikasikan untuk pengobatan otitis eksterna akut (radang pada liang telinga luar) dan otitis media kronis (radang rongga gendang telinga yang menahun) yang disebabkan oleh bakteri sensitif terhadap polimiksin B dan neomisin. Obat ini mengatasi komponen infeksi bakteri, peradangan, sekaligus nyeri pada telinga secara komprehensif.
Komposisi OtopainTiap 5 mL (botol 8 mL) mengandung: Polymyxin B sulfate 50.000 IU, Neomycin sulfate 25 mg, Fludrocortisone acetate 5 mg, Lidocaine HCl 200 mg
Tiap 1 mL mengandung: Polymyxin B sulfate 10.000 IU, Neomycin sulfate 5 mg, Fludrocortisone acetate 1 mg, Lidocaine HCl 40 mg
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Tetes Telinga
Rute Pemberian
Oftalmik
PemerianLarutan tetes telinga jernih hingga agak keruh berwarna kuning pucat, dengan bau khas lemah; tersedia dalam botol tetes plastik steril 8 mL.
KemasanBotol tetes plastik steril @ 8 mL
Harga Otopain
Rp 30.000 – Rp 150.000
Perlu resep dokter
ManufakturPT Interbat
No. Reg. BPOM DKL7217617148A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C di tempat kering dan terhindar dari cahaya matahari langsung; setelah dibuka, gunakan dalam waktu 28 hari; jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Penurunan pendengaran mendadak atau tinnitus (telinga berdenging) yang baru muncul atau memburuk selama penggunaan obat
  • Vertigo (rasa berputar) atau gangguan keseimbangan tubuh
  • Rasa nyeri telinga yang semakin memburuk, bukan membaik, setelah 2-3 hari penggunaan
  • Demam tinggi disertai nyeri kepala hebat yang dapat menandakan infeksi menyebar
  • Reaksi alergi berat: sesak napas mendadak, bengkak wajah/bibir/tenggorokan, pingsan
  • Cairan telinga yang semakin banyak, berbau busuk, atau disertai darah
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Otopain adalah obat tetes telinga yang digunakan untuk mengobati infeksi dan peradangan pada telinga luar (otitis eksterna akut) dan telinga tengah kronis (otitis media kronis). Kandungannya terdiri dari dua antibiotik, anti-inflamasi, dan pereda nyeri.
Ya, Otopain adalah obat keras yang harus digunakan berdasarkan resep dokter. Jangan gunakan tanpa konsultasi medis karena diagnosis yang tepat sangat penting untuk pengobatan infeksi telinga yang benar.
Otopain tidak boleh digunakan lebih dari 10 hari berturut-turut. Jika keluhan tidak membaik setelah beberapa hari, segera konsultasikan kembali dengan dokter.
Tidak. Otopain dikontraindikasikan pada kondisi perforasi (kebocoran) gendang telinga karena bahan aktif antibiotiknya dapat masuk ke telinga tengah dan menyebabkan kerusakan pendengaran permanen.
Hangatkan botol dengan menggenggamnya beberapa menit, miringkan kepala dengan telinga sakit menghadap ke atas, tarik daun telinga ke atas-belakang (dewasa) atau ke bawah-belakang (anak), teteskan 4-5 tetes, lalu pertahankan posisi miring 2-5 menit agar obat meresap.

Referensi

  1. BPOM RI. Data Produk Otopain. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id
  2. MIMS Indonesia 2024. Otopain Dosage & Drug Information. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/otopain
  3. Drugs.com. Neomycin / Polymyxin B / Hydrocortisone Otic. Tersedia di: https://www.drugs.com/mtm/neomycin-polymyxin-b-and-hydrocortisone-otic.html
  4. ISO Indonesia Vol. 51

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Juni 3, 2026