Oscal

Calcitriol

Obat KerasMetabolikSuplemen TulangVitamin D Analog

Oscal Obat Apa?

Oscal adalah obat keras yang mengandung calcitriol, yaitu bentuk aktif vitamin D3 yang secara alami diproduksi oleh ginjal. Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan metabolisme kalsium akibat penyakit ginjal kronik, osteoporosis pascamenopause, hipoparatiroidisme, dan rakhitis.

Dosis Oscal

Dewasa
  • Osteoporosis pascamenopause: 0,25 mcg 2 kali sehari. Periksa kadar kreatinin dan kalsium serum pada minggu ke-4, bulan ke-3 dan 6, selanjutnya tiap 6 bulan.
  • Pasien predialisis (penyakit ginjal kronik): dosis awal 0,25 mcg per hari, dapat ditingkatkan 0,25 mcg tiap 4–8 minggu sesuai respons klinis dan kadar kalsium serum.
  • Pasien hemodialisis kronik: 0,25 mcg per hari (pagi), dapat ditingkatkan tiap 4–8 minggu. Pantau kadar kalsium minimal 2 kali seminggu selama titrasi.
  • Hipoparatiroidisme dan rakhitis: 0,25 mcg per hari di pagi hari, dapat dinaikkan tiap 2–4 minggu hingga dosis efektif.
Anak-Anak
  • Anak usia 3 tahun ke atas (hipoparatiroidisme/rakhitis): 0,25 mcg per hari, dapat ditingkatkan hingga 0,5 mcg per hari sesuai petunjuk dokter.
  • Anak di bawah 3 tahun: tidak dianjurkan tanpa petunjuk dokter spesialis.
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: gunakan dosis awal terendah (0,25 mcg/hari) dengan pemantauan kadar kalsium dan kreatinin yang lebih ketat.
  • Gagal ginjal berat atau dialisis: dosis disesuaikan oleh dokter berdasarkan kadar kalsium dan fosfat serum; pantau kadar Ca x P tidak melebihi 70.
  • Gagal hati berat: gunakan dengan hati-hati karena metabolisme calcitriol dapat terganggu.

Aturan Pakai Oscal

Oscal diminum sesuai petunjuk dokter, umumnya 1–2 kali sehari pada pagi hari bersama atau tanpa makanan. Telan kapsul lunak secara utuh dengan segelas air putih; jangan digigit, dikunyah, atau dipecahkan. Minum banyak air selama terapi kecuali dokter melarangnya. Konsumsi makanan yang cukup mengandung kalsium (minimal 600 mg per hari) agar terapi lebih efektif.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Oscal?
  • Jangan menghentikan atau mengubah dosis tanpa petunjuk dokter.
  • Kadar kalsium serum x fosfat serum (Ca x P) tidak boleh melebihi 70.
  • Jika kadar kalsium serum meningkat lebih dari 1 mg/100 mL di atas batas normal, turunkan dosis atau hentikan sementara hingga kadar kembali normal.
  • Selama periode hiperkalsemia, pantau kadar kalsium dan fosfat serum setiap hari.
  • Setelah kadar normal tercapai, lanjutkan pengobatan dengan dosis 0,25 mcg lebih rendah dari dosis sebelumnya.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hindari

Tidak disarankan saat menyusui

Mengemudi

Tidak Berpengaruh

Aman untuk mengemudi

Kontraindikasi

Jangan gunakan Oscal pada kondisi berikut:
  • Hiperkalsemia (kadar kalsium darah tinggi).
  • Toksisitas vitamin D.
  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap calcitriol atau komponen lain Oscal.
  • Tidak boleh digunakan selama menyusui tanpa pengawasan dokter.

Efek Samping Oscal

  • Hiperkalsemia tahap awal: lemas, sakit kepala, mual, muntah, anoreksia, dan nyeri otot.
  • Hiperkalsemia lanjut: rasa haus berlebihan (polidipsia), sering buang air kecil (poliuria), penurunan berat badan, peningkatan kadar SGOT dan SGPT.
  • Hiperfosfatemia bila dosis berlebihan.
  • Reaksi hipersensitivitas terhadap komponen obat.

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Kolestiramin, fenobarbital, atau fenitoin dapat mempercepat pemecahan calcitriol sehingga mengurangi efektivitasnya.
  • Obat diuretik tiazid dapat meningkatkan risiko hiperkalsemia bila digunakan bersamaan dengan calcitriol.
  • Ketokonazol dapat menghambat metabolisme calcitriol sehingga meningkatkan kadar dalam darah.
  • Antasida yang mengandung magnesium dapat meningkatkan kadar magnesium darah pada pasien dialisis.
  • Digoksin: risiko aritmia meningkat bila terjadi hiperkalsemia akibat calcitriol.

Detail Produk

Manfaat / Kegunaan (Indikasi) Oscal diindikasikan untuk pengobatan osteoporosis pascamenopause, osteodistrofi ginjal pada pasien yang menjalani dialisis kronik, hipoparatiroidisme (termasuk pasca bedah dan idiopatik), pseudohipoparatiroidisme, serta rakhitis yang resisten terhadap vitamin D.
Komposisi OscalCalcitriol 0,25 mcg per kapsul lunak (tersedia juga varian 0,5 mcg per kapsul lunak)
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Kapsul
Rute Pemberian
Oral
PemerianKapsul lunak berwarna kuning kecokelatan, berisi cairan jernih berwarna kuning minyak, tidak berbau khas menyengat.
KemasanDus, botol @ 30 kapsul lunak
Harga Oscal
Rp 9.000 – Rp 503.000
Perlu resep dokter
ManufakturPT Dankos Farma (anak perusahaan Kalbe Farma)
No. Reg. BPOM DKL0304421302B1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terhindar dari cahaya matahari langsung; jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Kelelahan berat, lemah otot, atau kebingungan yang tiba-tiba.
  • Mual dan muntah hebat yang tidak berhenti.
  • Rasa haus berlebihan dan sering buang air kecil secara tidak normal.
  • Detak jantung tidak teratur atau berdebar-debar.
  • Nyeri tulang atau otot yang parah.
  • Penurunan berat badan drastis tanpa sebab yang jelas.
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Oscal digunakan untuk mengobati osteoporosis pascamenopause, gangguan tulang akibat penyakit ginjal kronik (osteodistrofi ginjal), kekurangan hormon paratiroid (hipoparatiroidisme), dan rakhitis.
Tidak. Oscal adalah Obat Keras yang hanya boleh dibeli dan digunakan berdasarkan resep dokter karena memerlukan pemantauan kadar kalsium darah secara berkala.
Efek samping paling penting adalah hiperkalsemia (kalsium darah terlalu tinggi), dengan gejala berupa lemas, sakit kepala, mual, muntah, haus berlebihan, dan sering buang air kecil. Segera hubungi dokter bila gejala ini muncul.
Untuk osteoporosis pascamenopause, dosis umum adalah 0,25 mcg dua kali sehari. Dosis harus ditentukan dan dipantau oleh dokter.
Oscal masuk kategori kehamilan C, artinya hanya diberikan jika manfaatnya dinilai lebih besar dari risiko pada janin dan harus atas petunjuk dokter.

Referensi

  1. BPOM RI. Cek BPOM - Nomor Registrasi DKL0304421302B1 dan DKL0304421302A1. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id/
  2. MIMS Indonesia 2024. Oscal (Calcitriol) - Concise Prescribing Info. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/oscal
  3. Drugs.com. Calcitriol: Drug Information, Dosage, Interactions. Tersedia di: https://www.drugs.com/calcitriol.html
  4. DailyMed. Calcitriol Capsule Label Information. NIH National Library of Medicine. Tersedia di: https://dailymed.nlm.nih.gov/

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Juni 2, 2026