Neurodex
Vitamin B1 (Thiamine mononitrate) + Vitamin B6 (Pyridoxine HCl) + Vitamin B12 (Cyanocobalamin)
Neurodex adalah kombinasi vitamin neurotropik B1, B6, dan B12 yang digunakan untuk mengatasi defisiensi vitamin B kompleks dan kondisi neuropati perifer yang berhubungan dengan kekurangan vitamin B.
Mekanisme Kerja
Vitamin B1 (tiamin) berperan sebagai kofaktor dalam metabolisme karbohidrat dan sintesis neurotransmiter, penting untuk transmisi impuls saraf dan pemeliharaan selubung mielin. Vitamin B6 (piridoksin) terlibat dalam sintesis serotonin, dopamin, GABA, dan pembentukan selubung mielin; kofaktor lebih dari 100 reaksi enzimatik termasuk metabolisme asam amino. Vitamin B12 (sianokobalamin) esensial untuk sintesis DNA, pembentukan sel darah merah, dan pemeliharaan integritas selubung mielin melalui metabolisme homosistein dan propionil-CoA. Kombinasi ketiganya bersifat sinergis dalam mendukung fungsi dan regenerasi saraf perifer.
Bentuk & Sediaan
Neurobion (Merck Consumer Health)
Neuromed (Pharos)
Methycobal (berbagai produsen)
Nervix (Kalbe Farma)
Dosis & Cara Pakai
Dosis dewasa
- 1 tablet sehari, atau sesuai petunjuk dokter
- Untuk kondisi tertentu dosis dapat ditingkatkan menjadi 2-3 kali sehari 1 tablet atas anjuran dokter
Dosis anak
- Anak: Tidak diindikasikan secara umum pada anak untuk formulasi dosis dewasa ini
- konsultasikan dosis ke dokter spesialis anak
Dosis khusus (lansia / gangguan organ)
- Lansia: umumnya aman, tidak perlu penyesuaian dosis khusus namun pantau fungsi ginjal
- Gagal ginjal: hati-hati karena ekskresi vitamin B6 dan B12 dapat terganggu
- Gagal hati: tidak perlu penyesuaian khusus
Diminum bersama atau setelah makan untuk meminimalkan gangguan pencernaan. Telan tablet utuh dengan air yang cukup. Dapat dikonsumsi bersamaan dengan suplemen lain kecuali ada indikasi khusus dari dokter.
Penggunaan jangka panjang dosis tinggi vitamin B6 (lebih dari 200 mg per hari selama berbulan-bulan) dapat menyebabkan neuropati sensorik perifer. Tidak dianjurkan melebihi dosis yang dianjurkan tanpa petunjuk dokter.
Efek Samping
Umum — sering terjadi (>10% pasien)
- Mual ringan
- Gangguan pencernaan ringan
- Urin berwarna kuning cerah (akibat riboflavin, normal)
Jarang — 1–10% pasien
- Reaksi alergi ringan (ruam, gatal)
- Sensasi terbakar pada kulit
Langka namun serius (<1% pasien)
- Neuropati sensorik perifer (akibat overdosis vitamin B6 kronik)
- Reaksi anafilaksis (sangat jarang, terutama dengan B12 parenteral)
Segera ke dokter jika timbul gejala mati rasa atau kesemutan yang memburuk setelah pemakaian
Reaksi alergi berat: bengkak wajah, sesak napas, urtikaria luas
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap salah satu komponen (vitamin B1, B6, atau B12)
- Penyakit Leber (neuropati optik herediter) — kontraindikasi untuk vitamin B12
Pasien yang menggunakan levodopa tanpa karbidopa harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan suplemen vitamin B6 karena dapat mengurangi efek antiparkinson. Monitor kadar B12 pada pasien yang menggunakan metformin jangka panjang. Vitamin B6 dosis tinggi kronik harus dihindari.
Interaksi Obat
Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi.
- Levodopa — vitamin B6 dapat menurunkan efektivitas levodopa pada parkinson (tanpa karbidopa)
- Isoniazid, sikloserin, penisilamin — meningkatkan kebutuhan vitamin B6
- Metformin — dapat menurunkan absorpsi vitamin B12 jangka panjang
- Kloramfenikol — dapat menghambat respons hematologi terhadap vitamin B12
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya langsung dan kelembapan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak
- Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Estimasi Harga
Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.
Informasi Lainnya
Verifikasi di BPOM →
MIMS Indonesia 2024
PIONAS BPOM