HemaFar Methylprednisolone 4 mg

Methylprednisolone

Obat KerasAntiinflamasiImunosupresanKortikosteroid

HemaFar Methylprednisolone Obat Apa?

HemaFar Methylprednisolone 4 mg adalah kortikosteroid oral potensi sedang yang digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi inflamasi, alergi, dan autoimun.

Dosis HemaFar Methylprednisolone

Dewasa
  • Dosis awal antiinflamasi: 4-80 mg per hari dalam dosis terbagi 2-4 kali sehari
  • Dosis pemeliharaan: gunakan dosis efektif terendah
  • Terapi denyut (pulse therapy): 1 g/hari selama 3 hari (di bawah pengawasan spesialis)
  • Tapering bertahap diperlukan setelah penggunaan lebih dari 2 minggu
Anak-Anak
  • Anak: 0,5-1,7 mg/kg/hari dalam dosis terbagi tiap 6-8 jam
  • Sesuaikan berdasarkan kondisi klinis dan respons terapi
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: gunakan dosis efektif terendah, pantau tekanan darah dan gula darah
  • Gagal ginjal: umumnya tidak perlu penyesuaian; pantau efek metabolik
  • Gagal hati berat: metabolisme terganggu, monitor efek samping lebih ketat

Aturan Pakai HemaFar Methylprednisolone

Diminum bersama makanan atau susu untuk mengurangi iritasi lambung. Pada terapi jangka panjang, jangan menghentikan obat secara tiba-tiba; dosis harus dikurangi bertahap (tapering off) di bawah pengawasan dokter.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan HemaFar Methylprednisolone?
  • Jangan menghentikan terapi secara tiba-tiba setelah penggunaan jangka panjang karena dapat menyebabkan insufisiensi adrenal. Penggunaan jangka panjang memerlukan suplemen kalsium dan vitamin D untuk mencegah osteoporosis.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Sedikit Berpengaruh

Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan HemaFar Methylprednisolone pada kondisi berikut:
  • Infeksi sistemik yang tidak terkontrol (terutama jamur)
  • Hipersensitivitas terhadap methylprednisolone
  • Vaksin virus hidup (jangan diberikan selama terapi imunosupresan)
  • Sindrom Cushing

Efek Samping HemaFar Methylprednisolone

  • Mual
  • Gangguan pencernaan
  • Peningkatan nafsu makan
  • Insomnia
  • Perubahan suasana hati
  • Peningkatan berat badan

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Aspirin/NSAID — meningkatkan risiko tukak dan perdarahan gastrointestinal
  • Insulin/Antidiabetik oral — menurunkan efek hipoglikemik, pantau gula darah
  • Warfarin — dapat mengubah efek antikoagulan, perlu monitor INR
  • Antijamur azol — meningkatkan kadar methylprednisolone
  • Rifampisin — menurunkan kadar methylprednisolone
  • Vaksin hidup — risiko infeksi diseminata

Detail Produk

Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
tablet
Harga HemaFar Methylprednisolone
Rp 2.000 – Rp 18.000
Perlu resep dokter
ManufakturHemaFar Methylprednisolone 4 mg (Hema Pharmaceutical)
Medrol (Pfizer)
Methylprednisolone Generik (berbagai produsen)
Urbason (Sanofi)
Intidrol (Interbat)
No. Reg. BPOM DKL0309534010A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu 15-30 derajat Celsius, dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Segera ke dokter jika demam mendadak atau infeksi yang sulit sembuh
  • Nyeri sendi berat yang tiba-tiba (kemungkinan nekrosis avaskular)
  • Gangguan mental berat seperti euforia ekstrem atau psikosis
  • Tanda-tanda krisis Addison setelah penghentian mendadak
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

Referensi

  1. ISO Indonesia Vol. 51
  2. MIMS Indonesia 2024
  3. PIONAS BPOM
  4. Pedoman Penggunaan Kortikosteroid PAPDI 2022
  5. BNF 2024

Tim Medis

Ditulis oleh

Foto Akmal Bahtiar, S.Si.

Penulis Konten

Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin

Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: April 13, 2026