Lasmalin
Terbutaline sulfate
Lasmalin Obat Apa?
Lasmalin adalah obat bronkodilator yang mengandung terbutaline sulfate, digunakan untuk meringankan sesak napas, mengi, dan batuk akibat asma bronkial, bronkitis kronis, emfisema, serta penyakit paru lain yang disertai bronkospasme. Obat ini bekerja dengan melemaskan otot-otot saluran pernapasan sehingga saluran udara melebar dan aliran napas menjadi lebih lancar.
Dosis Lasmalin
Dewasa- Tablet: 2-3 kali sehari, 1-2 tablet (2,5-5 mg) per kali minum
- Sirup: 2-3 kali sehari, 2-3 sendok takar (10-15 mL) per kali minum
- Tablet (anak di atas 6 tahun): 2-3 kali sehari, 1 tablet (2,5 mg)
- Sirup usia 7-15 tahun: 1-2 sendok takar (5-10 mL) sebanyak 2-3 kali sehari
- Sirup usia 3-6 tahun: 0,5-1 sendok takar (2,5-5 mL) sebanyak 2-3 kali sehari
- Anak di bawah 3 tahun: konsultasikan dengan dokter
- Lansia: mulai dengan dosis rendah dan lakukan pemantauan lebih ketat terhadap efek kardiovaskular
- Gangguan ginjal: gunakan dengan hati-hati; pantau fungsi ginjal dan efek samping secara berkala
- Gangguan hati: gunakan dengan hati-hati; tidak ada penyesuaian dosis spesifik yang ditetapkan
Aturan Pakai
Lasmalin dapat diminum bersama atau tanpa makanan. Telan tablet utuh dengan segelas air, jangan dikunyah atau dihancurkan. Kocok botol sirup terlebih dahulu sebelum digunakan dan gunakan sendok takar yang tersedia. Minum obat ini secara teratur sesuai jadwal yang telah ditentukan dokter. Jangan menghentikan penggunaan secara tiba-tiba tanpa anjuran dokter.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Berpengaruh
Jangan mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Tirotoksikosis (kadar hormon tiroid terlalu tinggi)
- Penggunaan bersamaan dengan obat golongan MAO inhibitor (MAOIs) atau dalam 14 hari setelah penghentian MAOIs
- Hipersensitivitas (alergi) terhadap terbutaline sulfate atau komponen lain dalam formulasi
Efek Samping Lasmalin
- Tremor (gemetar) pada tangan atau kaki
- Jantung berdebar-debar (palpitasi)
- Kegelisahan atau rasa cemas
- Sakit kepala
- Mual dan muntah
- Berkeringat berlebih
- Rasa lemas atau lelah
- Hipokalemia (penurunan kadar kalium darah) pada penggunaan dosis tinggi
Interaksi Obat
- Obat penyekat beta (beta-blocker) seperti propranolol akan melawan dan mengurangi efek bronkodilatasi Lasmalin
- Obat golongan MAO inhibitor (MAOIs) dapat meningkatkan efek kardiovaskular terbutaline secara berlebihan; tidak boleh digunakan bersamaan atau dalam 14 hari setelah penghentian MAOIs
- Obat simpatomimetik lain (misalnya salbutamol, epinefrin) dapat meningkatkan risiko efek samping kardiovaskular seperti jantung berdebar dan peningkatan tekanan darah
- Diuretik dan kortikosteroid dapat memperparah risiko hipokalemia bila digunakan bersama terbutaline
Detail Produk Lasmalin
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, di tempat sejuk dan kering, terlindung dari paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Referensi
- MIMS Indonesia 2024
- cekbpom.pom.go.id - No. DKL8713300810A1 dan DKL8713300737A1
- Drugs.com - Terbutaline Sulfate Monograph
Tim Medis
Ditulis oleh
Penulis Konten
Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.