Lansoprazole
Lansoprazole
Lansoprazole Obat Apa?
Lansoprazole adalah inhibitor pompa proton (PPI) generasi kedua yang digunakan untuk pengobatan tukak lambung, tukak duodenum, penyakit refluks gastroesofageal (GERD), esofagitis erosif, dan kondisi hipersekresi asam lambung seperti sindrom Zollinger-Ellison. Obat ini merupakan salah satu PPI yang paling banyak diresepkan di Indonesia dan masuk dalam Formularium Nasional JKN.
Indikasi Lansoprazole
- Tukak lambung (gastric ulcer)
- Tukak duodenum (duodenal ulcer)
- Penyakit refluks gastroesofageal (GERD)
- Esofagitis erosif
- Eradikasi Helicobacter pylori (sebagai bagian dari terapi kombinasi)
- Tukak yang diinduksi NSAID (pencegahan dan pengobatan)
- Sindrom Zollinger-Ellison
- Dispepsia fungsional
Dosis Lansoprazole
Dewasa- Tukak duodenum: 30 mg sekali sehari selama 4 minggu (dapat diperpanjang hingga 8 minggu)
- Tukak lambung: 30 mg sekali sehari selama 8 minggu
- GERD/Esofagitis erosif: 30 mg sekali sehari selama 4-8 minggu; pemeliharaan 15 mg sekali sehari
- Eradikasi H. pylori: 30 mg dua kali sehari selama 7-14 hari (dikombinasi dengan 2 antibiotik)
- Sindrom Zollinger-Ellison: mulai 60 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan hingga 90-120 mg/hari
- Pencegahan tukak akibat NSAID: 15-30 mg sekali sehari selama terapi NSAID berlangsung
- Anak 1-11 tahun dengan berat badan kurang dari 30 kg: 15 mg sekali sehari
- Anak 1-11 tahun dengan berat badan 30 kg atau lebih: 30 mg sekali sehari
- Anak 12-17 tahun: 15-30 mg sekali sehari sesuai indikasi (sama dengan dewasa)
- Tidak diindikasikan pada bayi di bawah 1 tahun
- Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis rutin; waspadai penggunaan jangka panjang
- Gangguan ginjal: tidak diperlukan penyesuaian dosis
- Gangguan hati berat (Child-Pugh C): batasi dosis maksimum 30 mg per hari
Aturan Pakai
Lansoprazole diminum 30 menit sebelum makan pertama untuk efektivitas optimal, karena pompa proton aktif saat sel parietal distimulasi oleh makanan. Kapsul harus ditelan utuh dengan segelas air, jangan dikunyah atau dihancurkan karena granulesnya dilapisi selaput tahan asam. Untuk pasien yang tidak dapat menelan kapsul, isi kapsul dapat dibuka dan granules dicampur ke dalam 40 mL jus apel atau jus tomat dan diminum segera. Jika menggunakan selang nasogastrik, encerkan granules dalam 10 mL jus apel dan masukkan melalui selang, lalu bilas dengan air.
Peringatan & Perhatian
- Penggunaan PPI jangka panjang (lebih dari 1 tahun) dapat meningkatkan risiko hipomagnesemia, fraktur tulang, defisiensi vitamin B12, dan infeksi Clostridioides difficile. Jangan menggunakan lebih dari 8 minggu tanpa evaluasi medis ulang. Sebelum memulai terapi, singkirkan kemungkinan keganasan pada tukak lambung karena PPI dapat menyamarkan gejala kanker lambung.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori B
Relatif aman, pantau dokter
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap lansoprazole, PPI lain, atau benzimidazol
- Penggunaan bersamaan dengan atazanavir (secara signifikan menurunkan kadar antiretroviral)
- Penggunaan bersamaan dengan rilpivirine (menurunkan kadar rilpivirine secara bermakna)
Efek Samping Lansoprazole
- Diare
- Sakit kepala
- Mual
- Nyeri perut
- Konstipasi
Interaksi Obat
- Atazanavir/Rilpivirine — lansoprazole menurunkan absorpsi obat antiretroviral secara signifikan; kontraindikasi
- Klopidogrel — lansoprazole dapat menghambat aktivasi klopidogrel melalui CYP2C19; gunakan PPI alternatif
- Metotreksat — PPI dapat meningkatkan kadar metotreksat dan risiko toksisitas
- Digoksin — PPI dapat meningkatkan absorpsi dan kadar digoksin
- Ketokonazol/Itrakonazol — lansoprazole menurunkan absorpsi antijamur yang memerlukan pH asam
- Warfarin — penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan INR; pantau koagulasi secara berkala
- Tacrolimus — PPI dapat meningkatkan kadar tacrolimus; pantau kadar trough
Detail Produk
Lasgan (Kalbe Farma)
Compraz (Combiphar)
Prevacid (Takeda)
Lapraz (Lapi Laboratories)
Lanpro (Pharos Indonesia)
Lansoprazole Generik (Kimia Farma, IndoFarma)
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius di tempat kering, terlindung dari cahaya dan kelembapan, jauhkan dari jangkauan anak-anak
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan disertai nyeri lambung
- Kesulitan atau nyeri saat menelan (disfagia/odinofagia)
- Muntah darah atau feses berwarna hitam seperti ter (perdarahan saluran cerna atas)
- Nyeri perut hebat dan menetap
- Tanda hipomagnesemia: kejang, aritmia jantung, tetani, tremor
- Tanda nefritis interstisial: penurunan produksi urin, pembengkakan kaki
Referensi
- MIMS Indonesia 2024
- PIONAS BPOM
- Formularium Nasional JKN 2023
- ISO Indonesia Vol. 51
- British National Formulary (BNF) 2024
- Drug Information Handbook (Lexicomp) 2024
- Konsensus Nasional Penatalaksanaan GERD Indonesia 2013
- Strand DS et al., 25 years of Proton Pump Inhibitors, Gut 2017
Tim Medis
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.