Hydrocortisone Acetate
Hydrocortisone acetate
Kortikosteroid topikal potensi rendah yang digunakan untuk meredakan inflamasi, gatal, dan kemerahan pada berbagai kondisi kulit yang responsif terhadap kortikosteroid.
Mekanisme Kerja
Hydrocortisone asetat bekerja dengan berikatan pada reseptor glukokortikoid intrasel, membentuk kompleks reseptor-ligan yang kemudian bermigrasi ke nukleus dan memodulasi transkripsi gen antiinflamasi. Mekanisme ini menekan produksi mediator inflamasi seperti prostaglandin, leukotrien, histamin, dan sitokin proinflamasi, serta mengurangi permeabilitas kapiler dan vasodilatasi yang menyebabkan kemerahan dan edema.
Bentuk & Sediaan
Hydrocortisone Acetate Generik
Cortidex (Dexa Medica)
HC 45 (berbagai merek)
Fusicort (Pharos, kombinasi)
Dosis & Cara Pakai
Dosis dewasa
- Oleskan tipis-tipis pada area yang terkena 2-4 kali sehari
- Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang diperlukan
Dosis anak
- Anak usia di atas 2 tahun: oleskan tipis-tipis 1-2 kali sehari selama maksimal 7 hari
- Anak di bawah 2 tahun: hanya dengan rekomendasi dokter
Dosis khusus (lansia / gangguan organ)
- Lansia: gunakan dengan hati-hati karena kulit lebih tipis dan rentan atrofi
- Gagal hati: absorpsi sistemik dapat meningkat, pantau efek sistemik
Oleskan lapisan tipis pada area yang terkena dan gosok perlahan hingga meresap. Cuci tangan sebelum dan setelah penggunaan. Hindari kontak dengan mata. Jangan digunakan di bawah perban oklusif kecuali atas petunjuk dokter.
Jangan gunakan pada wajah lebih dari 7 hari tanpa pengawasan dokter. Hindari penggunaan pada area lipatan kulit (aksila, selangkangan) dalam jangka panjang karena risiko atrofi. Penggunaan luas jangka panjang dapat menyebabkan supresi adrenal.
Efek Samping
Umum — sering terjadi (>10% pasien)
- Rasa terbakar atau perih ringan saat awal penggunaan
- Gatal sementara
- Kulit kering
Jarang — 1–10% pasien
- Atrofi kulit dengan penggunaan jangka panjang
- Striae (garis peregangan)
- Akne steroid
- Perubahan pigmentasi
Langka namun serius (<1% pasien)
- Supresi adrenal (penggunaan luas jangka panjang)
- Sindrom Cushing iatrogenik
- Dermatitis perioral (pada wajah)
- Infeksi sekunder (jika digunakan pada luka terbuka)
Segera ke dokter jika kondisi memburuk atau tidak membaik dalam 7 hari
Tanda infeksi: kemerahan, bengkak, nanah, demam
Penglihatan kabur atau perubahan penglihatan setelah penggunaan di sekitar mata
Kontraindikasi
- Infeksi kulit primer bakterial, viral, atau fungal tanpa pengobatan antiinfeksi
- Tuberculosis kulit
- Rosasea dan dermatitis perioral
- Hipersensitivitas terhadap hydrocortisone atau komponen formulasi
Hindari kontak dengan mata dan membran mukosa. Tidak boleh dioleskan pada luka terbuka atau kulit yang terinfeksi tanpa terapi antiinfeksi. Hati-hati pada penggunaan di area wajah, leher, dan lipatan kulit karena lebih mudah mengalami atrofi. Monitor pertumbuhan anak jika digunakan dalam jangka panjang.
Interaksi Obat
Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi.
- Salicylic acid topikal — dapat meningkatkan absorpsi kortikosteroid
- Antijamur topikal — umumnya aman dikombinasikan, tersedia produk kombinasi
- Antibiotik topikal — umumnya aman dikombinasikan
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, jauh dari panas langsung dan sinar matahari; jangan dibekukan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak
- Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Estimasi Harga
Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.
Informasi Lainnya
Verifikasi di BPOM →
MIMS Indonesia 2024
PIONAS BPOM
IDAI Pedoman Dermatologi Anak
British National Formulary (BNF) 2024