Gaviscon

Natrium Alginat + Natrium Bikarbonat + Kalsium Karbonat

Obat BebasAntasidaAntirefluks

Gaviscon adalah antasida alginat yang membentuk lapisan pelindung berbentuk raft di permukaan lambung untuk mencegah naiknya asam lambung ke esofagus. Obat ini efektif mengatasi gejala refluks gastroesofageal, heartburn, dan gangguan pencernaan akibat asam lambung berlebih dan aman digunakan selama kehamilan.

Perhatian: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Gaviscon Obat untuk Apa?

Refluks gastroesofageal (GERD)
Regurgitasi asam lambung
Heartburn dan rasa panas di dada (pyrosis)
Dispepsia akibat kelebihan asam lambung
Mulas pada kehamilan

Mekanisme Kerja

Natrium alginat bereaksi dengan asam klorida lambung membentuk gel alginat bertekstur kental dengan pH mendekati netral yang mengapung di atas isi lambung sebagai lapisan pelindung fisik (alginate raft). Lapisan ini secara mekanis menghalangi refluks asam lambung, pepsin, dan empedu ke esofagus hingga 4 jam. Natrium bikarbonat bereaksi dengan asam klorida menghasilkan gelembung karbon dioksida yang membantu raft mengapung, sementara kalsium karbonat membentuk ikatan silang (cross-link) dengan guluronat dimer alginat untuk memperkuat struktur raft dan juga berperan sebagai antasida tambahan. Mekanisme kerja bersifat fisik dan tidak bergantung pada absorpsi sistemik.

Bentuk Sediaan & Produsen

Bentuk sediaan Gaviscon
Tablet Sirup
Kekuatan dosis tersedia
Tablet: Natrium alginat 250 mg + Natrium bikarbonat 106.5 mg + Kalsium karbonat 187.5 mg, Suspensi: Natrium alginat 500 mg + Natrium bikarbonat 213 mg + Kalsium karbonat 325 mg per 10 mL,
Kategori kehamilan (FDA)
Kategori B — Relatif aman (studi hewan aman)
Produsen & merek dagang
Gaviscon (Reckitt Benckiser Healthcare)
Gaviscon Double Action (Reckitt Benckiser Healthcare)

Dosis Gaviscon & Cara Pakai

Dosis dewasa

  • Tablet kunyah: 2-4 tablet sesudah makan dan sebelum tidur, hingga 4 kali sehari
  • Suspensi: 10-20 mL sesudah makan dan sebelum tidur, hingga 4 kali sehari

Dosis anak-anak

  • Anak 6-12 tahun: 5-10 mL suspensi sesudah makan, 3-4 kali sehari (hanya atas rekomendasi dokter)
  • Anak di bawah 6 tahun: hanya atas rekomendasi dokter spesialis

Dosis khusus (lansia / gangguan organ)

  • Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus
  • Gangguan ginjal: hati-hati pada pasien dengan diet natrium terbatas karena kandungan natrium produk ini
  • Gangguan hati: tidak diperlukan penyesuaian dosis
Cara Pakai Gaviscon

Tablet harus dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan, kemudian minum segelas air. Suspensi dikocok sebelum digunakan dan diminum langsung dari sendok takar. Paling efektif dikonsumsi sesudah makan dan sebelum tidur. Beri jeda minimal 2 jam antara Gaviscon dan obat lain karena dapat mengganggu absorpsi obat tersebut.

Durasi pengobatan
Sesuai kebutuhan; konsultasikan dokter bila gejala berlanjut lebih dari 2 minggu.
Peringatan dosis

Jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Setiap 20 mL suspensi mengandung sekitar 254 mg natrium (sekitar 11 mmol); perhatikan asupan natrium pada pasien gagal jantung kongestif, hipertensi, atau yang menjalani diet ketat rendah natrium. Pasien fenilketonuria harus memperhatikan kandungan aspartam pada beberapa varian produk.

Efek Samping Gaviscon

Umum — sering terjadi (>10% pasien)

  • Diare ringan
  • Sembelit ringan

Jarang — 1–10% pasien

  • Mual ringan
  • Kembung
  • Perubahan rasa (disgeusia)

Langka namun serius (<1% pasien)

  • Reaksi hipersensitivitas (ruam kulit, kesulitan bernapas)
  • Gangguan keseimbangan elektrolit pada penggunaan jangka panjang dosis tinggi
  • Milk-alkali syndrome pada penyalahgunaan dosis sangat tinggi
Segera ke dokter atau IGD jika muncul reaksi berikut setelah minum Gaviscon:

Gejala GERD tidak membaik setelah 2 minggu penggunaan rutin
Kesulitan menelan atau nyeri saat menelan
Muntah darah atau tinja berdarah (hitam)
Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
Nyeri dada yang menjalar ke lengan atau rahang

Kontraindikasi Gaviscon

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap natrium alginat atau komponen lainnya
  • Fenilketonuria (untuk produk yang mengandung aspartam sebagai pemanis)
Perhatian Khusus

Hati-hati pada pasien dengan gagal jantung kongestif, hipertensi berat, atau gangguan ginjal yang memerlukan diet natrium terbatas karena kandungan natrium dalam produk. Aman digunakan selama kehamilan dan menyusui sesuai indikasi klinis berdasarkan data dari lebih dari 500 wanita hamil yang diteliti. Beri jeda minimal 2 jam antara Gaviscon dan obat lain untuk mencegah gangguan absorpsi. Jangan digunakan lebih dari 2 minggu tanpa konsultasi dokter.

Keamanan saat menyusui
Aman digunakan saat menyusui
Pengaruh saat mengemudi
Tidak berpengaruh pada kemampuan mengemudi

Interaksi Gaviscon dengan Obat Lain

Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi bersamaan dengan Gaviscon.

  • Tetrasiklin — Gaviscon dapat mengurangi absorpsi tetrasiklin; beri jeda minimal 2 jam
  • Fluorokuinolon — dapat mengurangi absorpsi antibiotik golongan ini
  • Suplemen besi oral — mengurangi absorpsi besi; beri jeda 2-4 jam
  • Digoksin — dapat mengurangi absorpsi digoksin
  • Levothyroxine — dapat mengganggu absorpsi hormon tiroid

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, terhindar dari kelembapan dan cahaya langsung; jangan dibekukan untuk sediaan suspensi.

  • Simpan Gaviscon dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kisaran Harga Gaviscon di Apotek

Rp 2.000 – Rp 130.000
per tablet atau per botol suspensi 200 mL
Bisa tanpa resep

Tersedia bebas di apotek dan toko obat; harga tablet bervariasi, suspensi 200 mL berkisar Rp 70.000-130.000.

Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.

Informasi Lainnya

Nomor registrasi BPOM Gaviscon
DBI9501401510A1
Verifikasi di BPOM →
Terakhir diperbarui
Sumber referensi
MIMS Indonesia 2024
PIONAS BPOM
WHO Essential Medicines List
ISO Indonesia Vol. 51
European Medicines Agency (EMA) - Gaviscon SmPC
MIMS Philippines - Gaviscon
BioFar.ID Diperbarui: