Furamin

Fursultiamine Hydrochloride

Obat KerasVitamin B Kompleks

Furamin adalah sediaan injeksi yang mengandung fursultiamine HCl, yaitu derivat sintetik vitamin B1 (tiamin) yang larut lemak, diproduksi oleh PT Meprofarm. Obat ini digunakan untuk mengatasi defisiensi vitamin B1, termasuk penyakit beri-beri dan neuritis perifer akibat kekurangan tiamin.

Perhatian: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Furamin Obat untuk Apa?

Defisiensi vitamin B1 (tiamin)
Penyakit beri-beri (basah dan kering)
Neuritis perifer akibat defisiensi tiamin
Neuropati perifer yang disertai kekurangan vitamin B1

Mekanisme Kerja

Fursultiamine (O,S-benzoylthiamine O-monophosphate) merupakan prodrug yang mengalami konversi enzimatik menjadi tiamin aktif di dalam tubuh. Tiamin berperan sebagai kofaktor enzim piruvat dehidrogenase dan alfa-ketoglutarat dehidrogenase dalam siklus asam sitrat, serta enzim transketolase dalam jalur pentosa fosfat. Dengan tersedianya tiamin yang cukup, metabolisme karbohidrat, sintesis asetilkolin, dan konduksi impuls saraf dapat berjalan normal. Formulasi fursultiamine memiliki bioavailabilitas yang lebih baik dibandingkan tiamin HCl konvensional karena sifat lipofilnya yang memudahkan penetrasi ke membran sel.

Bentuk Sediaan & Produsen

Bentuk sediaan Furamin
Injeksi
Kekuatan dosis tersedia
2,5 mg/mL fursultiamine HCl + 200 mg/mL dextrose monohydrate (10 mL/ampul),
Kategori kehamilan (FDA)
Belum diklasifikasikan
Produsen & merek dagang
Furamin (PT Meprofarm, Indonesia)

Dosis Furamin & Cara Pakai

Dosis dewasa

  • Dosis lazim: 10-20 mL (1-2 ampul) intravena atau infus, 1-2 kali sehari
  • Dosis disesuaikan dengan kondisi klinis pasien atas petunjuk dokter

Dosis anak-anak

  • Anak-anak: dapat diberikan dengan dosis yang disesuaikan berat badan di bawah pengawasan ketat dokter
  • Tidak ada data dosis pediatrik yang baku; gunakan dengan sangat hati-hati

Dosis khusus (lansia / gangguan organ)

  • Lansia: gunakan dengan hati-hati dan pengawasan ketat dokter
  • Gangguan ginjal: tidak ada data penyesuaian khusus; pantau respons klinis
  • Gangguan hati: tidak ada data penyesuaian khusus; pantau respons klinis
Cara Pakai Furamin

Furamin hanya boleh diberikan melalui injeksi intravena (IV) atau infus oleh dokter atau tenaga medis terlatih di bawah pengawasan dokter. Jangan menyuntikkan sendiri tanpa arahan medis. Hindari konsumsi alkohol selama pengobatan. Periksa larutan sebelum digunakan; jangan gunakan jika terdapat partikel atau perubahan warna.

Durasi pengobatan
Sesuai petunjuk dokter; tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang tanpa indikasi medis yang jelas.
Peringatan dosis

Jangan menggandakan dosis tanpa anjuran dokter. Furamin tidak boleh digunakan dalam jangka waktu lama. Penggunaan pada pasien lansia dan anak-anak harus dilakukan secara sangat hati-hati dengan pengawasan medis penuh.

Efek Samping Furamin

Umum — sering terjadi (>10% pasien)

  • Sensasi hangat atau kemerahan pada wajah saat injeksi
  • Rasa tidak nyaman pada lokasi injeksi

Jarang — 1–10% pasien

  • Mual ringan
  • Sakit kepala

Langka namun serius (<1% pasien)

  • Reaksi anafilaksis
  • Syok anafilaktik (sangat jarang, terutama pada injeksi IV cepat)
Segera ke dokter atau IGD jika muncul reaksi berikut setelah minum Furamin:

Sesak napas mendadak setelah injeksi
Penurunan tekanan darah mendadak
Gatal-gatal atau pembengkakan mendadak pada wajah/tenggorokan (tanda anafilaksis)
Detak jantung tidak teratur setelah pemberian

Kontraindikasi Furamin

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap fursultiamine atau komponen formulasi
  • Riwayat reaksi anafilaksis terhadap tiamin atau derivatnya
Perhatian Khusus

Obat ini hanya boleh diberikan oleh atau di bawah pengawasan tenaga medis terlatih. Injeksi IV harus dilakukan secara perlahan untuk mengurangi risiko reaksi lokal dan sistemik. Hindari penggunaan alkohol selama terapi. Jangan buang obat ke saluran pembuangan karena dapat merusak lingkungan. Simpan jauh dari jangkauan anak-anak.

Keamanan saat menyusui
Data keamanan belum cukup
Pengaruh saat mengemudi
Tidak berpengaruh pada kemampuan mengemudi

Interaksi Furamin dengan Obat Lain

Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi bersamaan dengan Furamin.

  • Alkohol — menghambat absorpsi dan utilisasi tiamin, memperburuk defisiensi
  • Diuretik loop (furosemid) — penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan ekskresi tiamin melalui urin

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius di tempat kering dan sejuk; jangan disimpan di lemari es; lindungi dari cahaya langsung.

  • Simpan Furamin dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kisaran Harga Furamin di Apotek

Rp 10.000 – Rp 19.000
per ampul (10 mL)
Tersedia di JKN/BPJS Perlu resep dokter

Tersedia di apotek dengan resep dokter; harga per box (5 ampul) berkisar Rp 50.000-95.000.

Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.

Informasi Lainnya

Nomor registrasi BPOM Furamin
DKL9502501043A1
Verifikasi di BPOM →
Terakhir diperbarui
Sumber referensi
MIMS Indonesia 2024
PIONAS BPOM
ISO Indonesia Vol. 51
KlikDokter: Furamin (diakses 2026)
Viva Apotek: Furamin (diakses 2026)
BioFar.ID Diperbarui: