Kemasan obat Furamin

Furamin

Fursultiamine Hydrochloride

Obat KerasVitamin B Kompleks

Furamin Obat Apa?

Furamin adalah sediaan injeksi yang mengandung fursultiamine HCl, yaitu derivat sintetik vitamin B1 (tiamin) yang larut lemak, diproduksi oleh PT Meprofarm. Obat ini digunakan untuk mengatasi defisiensi vitamin B1, termasuk penyakit beri-beri dan neuritis perifer akibat kekurangan tiamin.

Indikasi Furamin

  • Defisiensi vitamin B1 (tiamin)
  • Penyakit beri-beri (basah dan kering)
  • Neuritis perifer akibat defisiensi tiamin
  • Neuropati perifer yang disertai kekurangan vitamin B1

Dosis Furamin

Dewasa
  • Dosis lazim: 10-20 mL (1-2 ampul) intravena atau infus, 1-2 kali sehari
  • Dosis disesuaikan dengan kondisi klinis pasien atas petunjuk dokter
Anak-Anak
  • Anak-anak: dapat diberikan dengan dosis yang disesuaikan berat badan di bawah pengawasan ketat dokter
  • Tidak ada data dosis pediatrik yang baku; gunakan dengan sangat hati-hati
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: gunakan dengan hati-hati dan pengawasan ketat dokter
  • Gangguan ginjal: tidak ada data penyesuaian khusus; pantau respons klinis
  • Gangguan hati: tidak ada data penyesuaian khusus; pantau respons klinis

Aturan Pakai

Furamin hanya boleh diberikan melalui injeksi intravena (IV) atau infus oleh dokter atau tenaga medis terlatih di bawah pengawasan dokter. Jangan menyuntikkan sendiri tanpa arahan medis. Hindari konsumsi alkohol selama pengobatan. Periksa larutan sebelum digunakan; jangan gunakan jika terdapat partikel atau perubahan warna.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Furamin?
  • Jangan menggandakan dosis tanpa anjuran dokter. Furamin tidak boleh digunakan dalam jangka waktu lama. Penggunaan pada pasien lansia dan anak-anak harus dilakukan secara sangat hati-hati dengan pengawasan medis penuh.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Belum Diklas.

Data terbatas

Ibu Menyusui

Tidak Diketahui

Data keamanan belum tersedia

Mengemudi

Tidak Berpengaruh

Aman untuk mengemudi

Kontraindikasi

Jangan gunakan Furamin pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap fursultiamine atau komponen formulasi
  • Riwayat reaksi anafilaksis terhadap tiamin atau derivatnya

Efek Samping Furamin

  • Sensasi hangat atau kemerahan pada wajah saat injeksi
  • Rasa tidak nyaman pada lokasi injeksi

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Alkohol — menghambat absorpsi dan utilisasi tiamin, memperburuk defisiensi
  • Diuretik loop (furosemid) — penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan ekskresi tiamin melalui urin

Detail Produk

Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Injeksi / Infus
Harga
Rp 10.000 – Rp 19.000
per ampul (10 mL)
Tersedia di JKN/BPJS Perlu resep dokter
ManufakturFuramin (PT Meprofarm, Indonesia)
No. Reg. BPOM DKL9502501043A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius di tempat kering dan sejuk; jangan disimpan di lemari es; lindungi dari cahaya langsung.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Sesak napas mendadak setelah injeksi
  • Penurunan tekanan darah mendadak
  • Gatal-gatal atau pembengkakan mendadak pada wajah/tenggorokan (tanda anafilaksis)
  • Detak jantung tidak teratur setelah pemberian
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

Referensi

  1. MIMS Indonesia 2024
  2. PIONAS BPOM
  3. ISO Indonesia Vol. 51

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: April 25, 2026