Fahrenheit
Ibuprofen
Fahrenheit Obat Apa?
Fahrenheit adalah obat penurun demam dan pereda nyeri yang mengandung ibuprofen 200 mg. Obat ini digunakan untuk menurunkan demam serta meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala, nyeri otot, dan nyeri haid.
Dosis Fahrenheit
Dewasa- 1-2 tablet (200-400 mg) tiap 4-6 jam sesuai kebutuhan
- Maksimum 3 tablet (600 mg) per dosis atau 1200 mg per hari untuk penggunaan tanpa resep
- Diminum bersama makanan atau susu untuk mengurangi iritasi lambung
- Anak usia 12 tahun ke atas: 1 tablet (200 mg) tiap 6-8 jam
- Anak di bawah 12 tahun: Tidak diindikasikan tanpa pengawasan dokter
- Lansia: Gunakan dosis efektif terendah dan durasi terpendek karena risiko efek samping gastrointestinal dan ginjal lebih tinggi
- Gangguan ginjal ringan-sedang: Gunakan dengan hati-hati, pantau fungsi ginjal; hindari pada gangguan ginjal berat
- Gangguan hati ringan-sedang: Gunakan dengan hati-hati; hindari pada gangguan hati berat
Aturan Pakai
Minum tablet Fahrenheit dengan segelas air putih penuh, sebaiknya bersama makanan, susu, atau antasida untuk mengurangi risiko iritasi lambung. Jangan menghancurkan atau mengunyah tablet kecuali diinstruksikan. Gunakan dosis efektif terendah dalam waktu sesingkat mungkin.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori B
Relatif aman, pantau dokter
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Sedikit Berpengaruh
Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap ibuprofen atau NSAID lain
- Riwayat asma, urtikaria, atau reaksi alergi setelah menggunakan aspirin atau NSAID lain
- Tukak lambung atau perdarahan saluran cerna aktif
- Gagal jantung berat, gagal ginjal berat, atau gagal hati berat
- Kehamilan trimester ketiga
Efek Samping Fahrenheit
- Mual dan gangguan lambung
- Nyeri ulu hati atau perut
- Pusing dan sakit kepala
- Diare atau konstipasi
- Ruam kulit ringan
- Telinga berdenging (tinitus) pada penggunaan jangka panjang
Interaksi Obat
- Aspirin dan NSAID lain: meningkatkan risiko perdarahan saluran cerna dan efek samping ginjal
- Warfarin dan antikoagulan: meningkatkan risiko perdarahan
- Antihipertensi (ACE inhibitor, diuretik): dapat mengurangi efektivitas antihipertensi dan meningkatkan risiko gangguan ginjal
- Kortikosteroid: meningkatkan risiko tukak lambung dan perdarahan saluran cerna
- Litium: ibuprofen dapat meningkatkan kadar litium dalam darah
- Metotreksat: ibuprofen dapat meningkatkan toksisitas metotreksat
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Referensi
- MIMS Indonesia 2024
- PIONAS BPOM (pionas.pom.go.id)
- ISO Indonesia Vol. 51
- Informasi Produk Fahrenheit - Soho Industri Pharmasi
- British National Formulary (BNF) 2023