Dextaf

Dexamethasone dan Dexchlorpheniramine maleate

Obat KerasAntialergiAntihistaminKortikosteroid

💊 Deskripsi & Manfaat

Dextaf adalah obat keras kombinasi yang mengandung dexamethasone 0,5 mg dan dexchlorpheniramine maleate 2 mg per tablet, digunakan untuk mengatasi reaksi alergi yang memerlukan terapi kortikosteroid, seperti hay fever berat, rinitis alergi, dermatitis, urtikaria, dan asma bronkial kronis.

🎯 Indikasi Obat

  • Hay fever (rinitis alergi) berat
  • Rinitis alergi kronis
  • Dermatitis kontak dan dermatitis atopik
  • Urtikaria (biduran) akut dan kronis
  • Reaksi kulit akibat obat
  • Asma bronkial kronis
  • Konjungtivitis alergi
  • Serum sickness

⚖️ Dosis & Aturan Pakai

Dewasa

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1-2 tablet, 3-4 kali sehari sesudah makan
  • Dosis awal dapat lebih tinggi; kurangi bertahap setelah respons klinis tercapai

Anak-Anak

  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2 tablet, 3-4 kali sehari sesudah makan
  • Anak di bawah 6 tahun: Tidak dianjurkan
  • Catatan: Penggunaan kortikosteroid jangka panjang pada anak dapat menghambat pertumbuhan

Lansia / Gangguan Organ

  • Lansia: Gunakan dosis terendah yang efektif; risiko osteoporosis dan diabetes meningkat
  • Gagal ginjal: Pantau keseimbangan elektrolit; risiko retensi cairan meningkat
  • Gagal hati: Gunakan dengan hati-hati karena metabolisme dexamethasone bergantung pada CYP3A4
  • Jangan hentikan pemberian secara tiba-tiba setelah penggunaan jangka panjang

Aturan Pakai

Konsumsi sesudah makan untuk mengurangi risiko iritasi lambung. Telan tablet secara utuh dengan segelas air; jangan dikunyah atau dihancurkan kecuali atas petunjuk dokter. Gunakan pada waktu yang sama setiap harinya. Jangan menghentikan obat secara tiba-tiba pada penggunaan jangka panjang - kurangi dosis secara bertahap sesuai petunjuk dokter. Obat ini dapat menyebabkan kantuk; hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin berat.

🛡️ Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hindari

Tidak disarankan saat menyusui

Mengemudi

Berpengaruh

Jangan mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap dexamethasone, dexchlorpheniramine, atau kortikosteroid lain
  • Infeksi jamur sistemik
  • Herpes simpleks okular dan infeksi virus aktif lainnya
  • Tuberkulosis aktif (tanpa terapi antituberkulosis)
  • Sindroma Cushing
  • Tukak lambung atau duodenum aktif
  • Psikosis berat
  • Ibu hamil (terutama trimester pertama dan ketiga)
  • Pasien dengan osteoporosis berat
  • Diabetes mellitus yang tidak terkontrol

Efek Samping

  • Kantuk dan sedasi (akibat dexchlorpheniramine)
  • Pusing dan sakit kepala
  • Mulut kering
  • Gangguan gastrointestinal (mual, sakit maag)
  • Nafsu makan meningkat
  • Sulit tidur (insomnia) pada penggunaan jangka panjang
  • Retensi natrium dan cairan pada penggunaan kronik

🔬 Farmakologi Obat

Farmakodinamik

Dexamethasone adalah kortikosteroid sintetis golongan glukokortikoid dengan potensi 20-30 kali lebih kuat dari hidrokortison. Bekerja dengan menembus membran sel dan berikatan dengan reseptor glukokortikoid sitosolik, membentuk kompleks yang kemudian masuk ke nukleus dan mengatur transkripsi gen pro-inflamasi. Efeknya meliputi penekanan migrasi neutrofil, pengurangan produksi prostaglandin dan leukotrien, serta penurunan permeabilitas kapiler yang mengurangi edema jaringan. Dexchlorpheniramine maleate adalah antihistamin generasi pertama (H1-blocker) yang merupakan isomer dekstrorotatori klorpeniramin, dengan afinitas lebih tinggi terhadap reseptor H1 dibanding isomer levorotatori. Bekerja dengan memblok secara kompetitif reseptor H1 perifer dan sentral, sehingga mengurangi vasodilatasi, gatal, bronkospasme, dan sekresi mukus yang dipicu histamin. Kombinasi keduanya memberikan efek antialergi dan antiinflamasi sinergis.

Farmakokinetik

Dexamethasone diserap baik setelah pemberian oral dengan bioavailabilitas sekitar 70-80%. Kadar puncak plasma dicapai dalam 1-2 jam. Ikatan protein plasma sekitar 77%. Dimetabolisme di hati melalui jalur 6β-hidroksilasi oleh CYP3A4. Waktu paruh biologis 36-72 jam meskipun waktu paruh plasma sekitar 3-4 jam. Diekskresikan melalui urine terutama sebagai metabolit konjugat. Dexchlorpheniramine maleate diserap baik dari saluran cerna; Tmax sekitar 2-3 jam. Ikatan protein plasma sekitar 72%. Dimetabolisme di hati menjadi beberapa metabolit aktif dan inaktif. Waktu paruh eliminasi 20-24 jam. Diekskresikan terutama melalui urine.

📋 Detail Produk

Komposisi

Dexamethasone 0,5 mg, Dexchlorpheniramine maleate 2 mg

Golongan Obat

Obat Keras

Bentuk Sediaan

Tablet

Pemerian

Tablet berwarna putih, berbentuk bulat atau oval, tidak berbau, permukaan halus.

Kemasan

Strip (10 tablet), Dus 10 Strip @ 10 Tablet,

Harga

Rp 3.000 – Rp 30.000
Perlu resep dokter

Manufaktur

PT Balatif

No. Registrasi BPOM

DKL0701802910A1
Verifikasi di BPOM →

📦 Penyimpanan

Simpan di tempat sejuk dan kering pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya matahari langsung; jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

📚 Referensi

  • MIMS Indonesia 2024
  • PIONAS BPOM
  • ISO Indonesia Vol. 51
  • Informasi Produk Dextaf - PT Balatif
  • Medscape Drug Reference: Dexamethasone 2023
  • cekbpom.pom.go.id
⚠️ Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
BioFar.ID Diperbarui: April 22, 2026