Decotan

Phenylpropanolamine Hydrochloride + Chlorpheniramine Maleate + Fenilpropanolamin

Obat Bebas TerbatasAntihistaminDekongestan

Decotan Obat Apa?

Decotan adalah obat kombinasi dekongestan dan antihistamin dalam bentuk kaplet yang digunakan untuk meringankan gejala hidung tersumbat, bersin-bersin, dan pilek akibat flu atau alergi. Obat ini mengandung Phenylpropanolamine HCl sebagai dekongestan dan Chlorpheniramine Maleate sebagai antihistamin dan diproduksi oleh Ifars.

Indikasi Decotan

  • Meringankan hidung tersumbat akibat pilek atau flu
  • Meringankan bersin-bersin akibat alergi atau flu
  • Mengurangi produksi sekret hidung yang berlebih

Dosis Decotan

Dewasa
  • Dewasa dan anak usia lebih dari 12 tahun: 1 kaplet 3-4 kali sehari
Anak-Anak
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2 kaplet 3 kali sehari
  • Anak di bawah 6 tahun: tidak direkomendasikan
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: gunakan dengan hati-hati, mulai dari dosis terendah dengan pemantauan ketat
  • Gangguan hati berat: hindari penggunaan
  • Hipertensi: kontraindikasi relatif, konsultasikan dokter sebelum penggunaan

Aturan Pakai

Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan dengan segelas air putih. Telan kaplet secara utuh dan jangan digerus atau dikunyah. Hindari konsumsi bersamaan dengan alkohol atau obat penekan sistem saraf pusat lainnya. Gunakan dosis yang tepat sesuai usia dan ikuti petunjuk pada kemasan.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Decotan?
  • Jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Hentikan penggunaan jika terjadi susah tidur, jantung berdebar, atau pusing hebat. Phenylpropanolamine memiliki risiko kardiovaskular sehingga tidak boleh digunakan pada pasien dengan hipertensi, penyakit jantung, atau yang sedang mendapat terapi MAOI.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hindari

Tidak disarankan saat menyusui

Mengemudi

Berpengaruh

Jangan mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Decotan pada kondisi berikut:
  • Hipertensi berat
  • Penyakit jantung koroner
  • Gangguan fungsi hati berat
  • Hipersensitivitas terhadap komponen obat
  • Sedang mendapat terapi antidepresan MAOI
  • Hipertiroidisme
  • Glaukoma sudut sempit

Efek Samping Decotan

  • Mengantuk
  • Mulut kering
  • Gangguan pencernaan ringan
  • Stroke hemoragik, terutama pada kaum wanita 18-49 tahun.

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Antidepresan MAOI — risiko krisis hipertensi yang mengancam jiwa
  • Antihipertensi — penurunan efektivitas obat antihipertensi
  • Alkohol — peningkatan efek sedatif dan depresi sistem saraf pusat
  • Bromocriptine — peningkatan risiko hipertensi fatal
  • Antihistamin lain — peningkatan efek sedatif dan antikolinergik
  • Phenytoin — peningkatan risiko toksisitas phenytoin

Detail Produk

Golongan ObatObat Bebas Terbatas
Bentuk Sediaan
Tablet
Harga
Rp 300 – Rp 5.000
per tablet
Bebas tanpa resep
ManufakturDecotan (Ifars)
No. Reg. BPOM DTL8909203604A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius di tempat yang kering dan sejuk, terhindar dari cahaya matahari langsung.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Jantung berdebar kencang atau tidak teratur
  • Nyeri dada mendadak
  • Tekanan darah sangat tinggi mendadak
  • Sesak napas
  • Reaksi alergi berat (pembengkakan wajah atau tenggorokan)
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

Referensi

  1. PIONAS BPOM
  2. MIMS Indonesia 2024
  3. ISO Indonesia Vol. 51

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: April 30, 2026