Anastrozole

Anastrozole

Obat KerasAntiestrogenHormon dan AntihormonOnkologi

Anastrozole adalah inhibitor aromatase generasi ketiga yang digunakan sebagai terapi hormonal pada kanker payudara stadium dini dan lanjut pada wanita pascamenopause.

Perhatian: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Mekanisme Kerja

Anastrozole bekerja dengan menghambat secara selektif dan reversibel enzim aromatase (CYP19A1), yang bertanggung jawab mengkonversi androgen menjadi estrogen pada jaringan perifer. Penurunan kadar estrogen secara signifikan menghambat pertumbuhan tumor payudara yang bersifat hormon-sensitif.

Bentuk & Sediaan

Bentuk sediaan
tablet
Kekuatan dosis tersedia
1 mg
Kategori kehamilan (FDA)
Kategori D — Berisiko (bukti risiko pada janin manusia)
Produsen & merek dagang
Arimidex (AstraZeneca)
Anastrol (Kalbe Farma)
Zenastro (Novell)
Anastrozole Generik (berbagai produsen)

Dosis & Cara Pakai

Dosis dewasa

  • 1 mg sekali sehari
  • Pada terapi adjuvan, pengobatan dilanjutkan selama 5 tahun atau hingga relaps

Dosis anak

  • Tidak diindikasikan pada anak.

Dosis khusus (lansia / gangguan organ)

  • Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis
  • Gangguan ginjal ringan-sedang: tidak diperlukan penyesuaian dosis
  • Gangguan ginjal berat: gunakan dengan hati-hati
  • Gangguan hati ringan-sedang: tidak diperlukan penyesuaian dosis
  • Gangguan hati berat: belum diteliti, gunakan dengan sangat hati-hati
Cara pakai

Anastrozole diminum sekali sehari pada waktu yang sama setiap harinya, boleh bersama atau tanpa makanan. Telan tablet utuh dengan air putih. Jangan menghancurkan atau membelah tablet. Jika dosis terlewat, minum segera setelah teringat kecuali sudah mendekati waktu dosis berikutnya; jangan menggandakan dosis.

Durasi pengobatan
Terapi adjuvan: hingga 5 tahun. Terapi metastatik: hingga progresivitas penyakit atau toksisitas tidak dapat ditoleransi.
Peringatan dosis

Anastrozole dapat menyebabkan penurunan densitas mineral tulang secara signifikan sehingga pemantauan densitometri tulang (DEXA scan) secara berkala dianjurkan. Suplementasi kalsium dan vitamin D serta terapi bifosfonat dapat dipertimbangkan. Pastikan status pascamenopause dikonfirmasi sebelum memulai terapi.

Efek Samping

Umum — sering terjadi (>10% pasien)

  • Hot flushes (rasa panas tiba-tiba)
  • Nyeri sendi dan kekakuan (artralgia)
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Osteoporosis dan penurunan densitas tulang

Jarang — 1–10% pasien

  • Vaginal dryness dan dispareunia
  • Rambut menipis
  • Depresi dan perubahan suasana hati
  • Peningkatan kolesterol total
  • Ruam kulit

Langka namun serius (<1% pasien)

  • Fraktur patologis akibat osteoporosis berat
  • Tromboemboli vena
  • Hepatotoksisitas
  • Sindrom Stevens-Johnson (sangat jarang)
Segera ke dokter atau IGD jika:

Nyeri dada atau sesak napas mendadak (kemungkinan emboli paru)
Pembengkakan atau nyeri hebat pada tungkai (kemungkinan DVT)
Kulit atau mata menguning (ikterus)
Fraktur tulang tanpa trauma signifikan

Kontraindikasi

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Wanita premenopause
  • Kehamilan dan menyusui (kategori D)
  • Hipersensitivitas terhadap anastrozole
  • Penggunaan bersamaan dengan tamoxifen atau estrogen
Perhatian khusus

Anastrozole hanya untuk wanita pascamenopause. Tidak boleh diberikan pada wanita premenopause karena dapat menyebabkan peningkatan kompensasi produksi estrogen melalui sumbu hipotalamus-hipofisis-ovarium. Pantau kepadatan tulang secara berkala. Waspadai peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Informasikan pasien mengenai pentingnya kepatuhan terapi jangka panjang.

Keamanan saat menyusui
Hindari saat menyusui
Pengaruh terhadap mengemudi
Tidak berpengaruh pada kemampuan mengemudi

Interaksi Obat

Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi.

  • Tamoxifen — menurunkan kadar anastrozole secara signifikan, kombinasi tidak dianjurkan
  • Estrogen (terapi hormon menopause) — antagonis efek anastrozole
  • Warfarin — meningkatkan efek antikoagulan, pantau INR
  • Rifampisin — menurunkan kadar anastrozole melalui induksi CYP3A4

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu ruangan antara 20-25 derajat Celsius, jauhkan dari kelembapan dan cahaya langsung, simpan dalam kemasan asli.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Estimasi Harga

Rp 15.000 – Rp 85.000
Perlu resep dokter

Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.

Informasi Lainnya

Nomor registrasi BPOM
DKL1018300110A1
Verifikasi di BPOM →
Terakhir diperbarui
Sumber referensi
MIMS Indonesia 2024
ISO Indonesia Vol. 51
PIONAS BPOM
Pedoman Penatalaksanaan Kanker Payudara PERABOI 2022
British National Formulary (BNF) 2024
NCCN Clinical Practice Guidelines in Oncology: Breast Cancer 2024
BioFar.ID Diperbarui: