Amoxicillin
Amoxicillin trihydrate
Amoxicillin Obat Apa?
Amoxicillin adalah antibiotik golongan penisilin spektrum luas yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri pada saluran napas, saluran kemih, kulit, dan organ lainnya.
Dosis Amoxicillin
Dewasa- Infeksi ringan-sedang: 250-500 mg tiap 8 jam atau 500-875 mg tiap 12 jam
- Infeksi berat: 875 mg tiap 12 jam atau 500 mg tiap 8 jam
- Eradikasi H. pylori: 1000 mg 2x sehari (kombinasi regimen)
- Dosis maksimum: 3000 mg per hari
- Anak di atas 3 bulan dengan berat badan di bawah 40 kg: 25-45 mg/kgBB/hari dibagi tiap 8 atau 12 jam
- Anak di atas 3 bulan dengan berat badan 40 kg atau lebih: dosis dewasa
- Bayi 0-3 bulan: 20-30 mg/kgBB/hari dibagi tiap 12 jam
- Lansia: penyesuaian dosis umumnya tidak diperlukan kecuali ada gangguan ginjal berat
- Gagal ginjal sedang (eGFR 10-30 mL/menit): 250-500 mg tiap 12 jam
- Gagal ginjal berat (eGFR kurang dari 10 mL/menit): 250-500 mg tiap 24 jam
- Pasien hemodialisis: dosis tambahan setelah sesi hemodialisis
- Gagal hati: gunakan dengan hati-hati, pantau fungsi hati
Aturan Pakai
Amoxicillin dapat diminum bersama atau tanpa makanan. Sirup harus dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan dan diukur dengan sendok takar yang disertakan. Kapsul ditelan utuh dengan air putih yang cukup. Selesaikan seluruh rangkaian pengobatan meskipun gejala sudah membaik untuk mencegah resistensi antibiotik.
Peringatan & Perhatian
- Jangan menghentikan penggunaan sebelum jadwal selesai meskipun sudah merasa sembuh, karena dapat menyebabkan resistensi. Jangan menggunakan sisa antibiotik dari pengobatan sebelumnya tanpa konsultasi dokter. Dosis harus disesuaikan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori B
Relatif aman, pantau dokter
Ibu Menyusui
Aman
Dapat digunakan saat menyusui
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap amoxicillin, penisilin, atau antibiotik beta-laktam lainnya
- Riwayat reaksi anafilaksis terhadap penisilin
- Mononukleosis infeksiosa (risiko ruam tinggi)
Efek Samping Amoxicillin
- Diare
- Mual dan muntah
- Ruam kulit ringan
- Nyeri perut
Interaksi Obat
- Methotrexate — amoxicillin menurunkan ekskresi methotrexate, meningkatkan toksisitas
- Warfarin — meningkatkan efek antikoagulan, pantau INR
- Probenecid — meningkatkan kadar amoxicillin dalam darah
- Kontrasepsi oral — kemungkinan penurunan efektivitas kontrasepsi
- Allopurinol — meningkatkan risiko ruam kulit
- Vaksin tifoid hidup oral — amoxicillin dapat mengurangi efektivitas vaksin
Detail Produk
Intermoxil (Interbat)
Kalmoxilin (Kalbe Farma)
Ospamox (Lapi)
Amoxicillin Generik (berbagai produsen)
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius, di tempat kering dan terhindar dari cahaya langsung. Sirup yang sudah dilarutkan disimpan di lemari es dan digunakan dalam 7 hari.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Sesak napas atau mengi setelah minum obat (anafilaksis)
- Ruam kulit yang meluas disertai lepuhan
- Diare berdarah atau diare berat
- Pembengkakan wajah, bibir, atau tenggorokan
Referensi
- MIMS Indonesia 2024
- ISO Indonesia Vol. 51
- PIONAS BPOM
- Pedoman Penggunaan Antibiotik Kemenkes RI 2021
- British National Formulary (BNF) 2024
- WHO Essential Medicines List 2023
Tim Medis
Ditulis oleh
Penulis Konten
Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.