Kemasan obat Acriptega

Acriptega

Tenofovir Disoproxil Fumarate 300 mg + Lamivudine 300 mg + Efavirenz 600 mg

Obat KerasAntiretroviralAntivirus

Acriptega Obat Apa?

Acriptega adalah obat antiretroviral kombinasi tiga zat aktif yang digunakan untuk pengobatan infeksi HIV-1 pada orang dewasa dan remaja berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kg. Obat ini bekerja dengan menghambat replikasi virus HIV sehingga menurunkan jumlah virus dalam darah.

Dosis Acriptega

Dewasa
  • 1 tablet sekali sehari, diminum pada waktu yang sama setiap hari, sebaiknya pada malam hari untuk mengurangi efek samping pada sistem saraf pusat.
Anak-Anak
  • Remaja usia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kg: 1 tablet sekali sehari.
  • Anak-anak usia di bawah 12 tahun atau berat badan kurang dari 40 kg: Tidak diindikasikan, gunakan formulasi yang sesuai berat badan.
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia (di atas 65 tahun): Tidak ada penyesuaian dosis yang direkomendasikan secara khusus, namun digunakan dengan hati-hati karena data klinis terbatas.
  • Gangguan ginjal (CrCl kurang dari 50 mL/menit): Tidak dianjurkan karena Tenofovir memerlukan penyesuaian interval dosis yang tidak memungkinkan dengan formulasi kombinasi tetap ini; gunakan komponen terpisah.
  • Gangguan hati ringan-sedang (Child-Pugh A-B): Efavirenz dapat meningkatkan kadar plasma; gunakan dengan hati-hati dan pantau fungsi hati secara berkala.
  • Gangguan hati berat (Child-Pugh C): Tidak dianjurkan penggunaan Efavirenz.

Aturan Pakai

Acriptega diminum satu tablet sekali sehari pada malam hari dalam keadaan perut kosong atau setelah makan ringan rendah lemak, karena makanan berlemak tinggi dapat meningkatkan kadar Efavirenz dalam darah dan meningkatkan efek samping. Tablet harus ditelan utuh dengan segelas air penuh dan tidak boleh dikunyah, dibelah, atau dihancurkan. Jangan melewatkan dosis; jika terlewat, segera minum sesegera mungkin kecuali sudah mendekati waktu dosis berikutnya.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori D

Berisiko, hindari jika bisa

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Berpengaruh

Jangan mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Acriptega pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap Tenofovir Disoproxil Fumarate, Lamivudine, Efavirenz, atau komponen lain dalam formulasi.
  • Gangguan hati berat (Child-Pugh C).
  • Penggunaan bersamaan dengan Vorikonazol (karena Efavirenz menurunkan kadar Vorikonazol secara signifikan).
  • Penggunaan bersamaan dengan obat yang sangat bergantung pada CYP3A4 untuk eliminasi dan kadar tingginya dapat menyebabkan efek serius yang mengancam jiwa, seperti: Terfenadine, Astemizole, Cisapride, Midazolam oral, Triazolam, Pimozide, Bepridil, Ergotamine, dan Dihydroergotamine.
  • Kehamilan atau wanita usia subur yang tidak menggunakan kontrasepsi yang adekuat.

Efek Samping Acriptega

  • Pusing dan gangguan keseimbangan
  • Mimpi abnormal atau vivid dreams
  • Gangguan tidur (insomnia)
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Ruam kulit (rash)
  • Kelelahan (fatigue)
  • Gangguan konsentrasi dan daya ingat
  • Peningkatan kadar enzim hati (ALT, AST)
  • Gangguan pada ginjal (penurunan fungsi ginjal)
  • Penurunan densitas mineral tulang

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Vorikonazol: Efavirenz menurunkan kadar Vorikonazol secara signifikan; kombinasi ini dikontraindikasikan.
  • Rifampisin: Menurunkan kadar Efavirenz; pertimbangkan peningkatan dosis Efavirenz menjadi 800 mg/hari.
  • Lopinavir/Ritonavir: Dapat mempengaruhi kadar Efavirenz; pantau respons terapi.
  • Antasida (Aluminium/Magnesium hidroksida): Dapat mengurangi absorpsi Tenofovir; berikan jarak minimal 2 jam.
  • Didanosine: Tenofovir meningkatkan kadar Didanosine; kombinasi tidak dianjurkan.
  • Karbamazepin, Fenobarbital, Fenitoin: Dapat menurunkan kadar Efavirenz; pantau kadar obat dan respons klinis.
  • Warfarin: Efavirenz dapat mengubah kadar Warfarin; pantau INR secara ketat.
  • Kontrasepsi hormonal oral: Efavirenz dapat menurunkan kadar hormon kontrasepsi; gunakan metode kontrasepsi alternatif atau tambahan.
  • Statin (Simvastatin, Lovastatin): Efavirenz menurunkan kadar statin; monitor efektivitas terapi.
  • St. John's Wort (Hypericum perforatum): Menurunkan kadar Efavirenz secara signifikan; kombinasi tidak dianjurkan.

Detail Produk Acriptega

Manfaat / Kegunaan (Indikasi)Acriptega diindikasikan untuk pengobatan infeksi HIV-1 pada orang dewasa dan remaja berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kg yang belum pernah mendapatkan terapi antiretroviral sebelumnya atau yang virussnya telah terbukti sensitif terhadap ketiga komponen aktif obat ini.
Komposisi AcriptegaSetiap tablet mengandung Tenofovir Disoproxil Fumarate 300 mg, Lamivudine 300 mg, dan Efavirenz 600 mg sebagai zat aktif; serta bahan tambahan berupa selulosa mikrokristal, kroskarmelosa natrium, povidon, magnesium stearat, dan lapisan film coating.
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Tablet
PemerianTablet salut film berwarna oranye kecoklatan, berbentuk oval, bikonveks, dengan permukaan halus dan tidak berbau khas.
KemasanBotol @30 tablet, Botol @90 tablet,
Harga
Rp 450.000 – Rp 850.000
Perlu resep dokter
ManufakturCipla Ltd. / Cipla Indonesia
No. Reg. BPOM GKL2204524110A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan di tempat kering pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya langsung dan kelembaban, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Referensi

  1. BPOM RI: cekbpom.pom.go.id (Nomor Registrasi GKL2204524110A1)
  2. Assessment Report POM: registrasiobat.pom.go.id/daftar-produk/assesment-report
  3. MIMS Indonesia: mims.com/indonesia/drug/info/acriptega
  4. Drugs.com: drugs.com/international/acriptega.html
  5. DailyMed (Efavirenz/Lamivudine/Tenofovir): dailymed.nlm.nih.gov
  6. WHO Model Formulary: who.int/medicines/publications/EML
  7. PubMed - Tenofovir/Lamivudine/Efavirenz: pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: April 28, 2026