Acitral

Aluminium hydroxide, Magnesium hydroxide

Obat Bebas TerbatasAntasidaGastroenterologi

Acitral adalah antasida kombinasi yang mengandung aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida, digunakan untuk meredakan gejala hiperasiditas lambung seperti nyeri ulu hati, kembung, dan gejala refluks asam. Kombinasi kedua komponen ini menyeimbangkan efek samping konstipasi dan diare.

Perhatian: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Mekanisme Kerja

Aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida bekerja sebagai basa lemah yang menetralkan asam hidroklorat dalam lambung secara langsung melalui reaksi kimia, meningkatkan pH lambung dan mengurangi aktivitas pepsin. Aluminium hidroksida cenderung menyebabkan konstipasi, sedangkan magnesium hidroksida bersifat katartik ringan, sehingga kombinasi keduanya menyeimbangkan motilitas usus. Efek netralisasi terjadi dalam beberapa menit setelah konsumsi.

Bentuk & Sediaan

Bentuk sediaan
tablet sirup
Kekuatan dosis tersedia
Tablet (Al(OH)3 200 mg + Mg(OH)2 200 mg), Sirup suspensi (Al(OH)3 200 mg + Mg(OH)2 200 mg per 5 mL),
Kategori kehamilan (FDA)
Kategori C — Hati-hati (efek buruk pada studi hewan)
Produsen & merek dagang
Acitral (Gracia Pharmindo)
Mylanta (Johnson and Johnson)
Promag (Pfizer Consumer)
Antasida DOEN Generik
Magasida (Prafa)

Dosis & Cara Pakai

Dosis dewasa

  • Tablet: 1-2 tablet dikunyah 3-4 kali sehari, 1 jam setelah makan dan menjelang tidur
  • Sirup: 10-20 mL (2-4 sendok takar) 3-4 kali sehari, 1 jam setelah makan dan menjelang tidur
  • Dosis maksimum: 12 tablet atau 60 mL per hari

Dosis anak

  • Anak 6-12 tahun: 5-10 mL sirup 3 kali sehari
  • Anak di bawah 6 tahun: hanya atas petunjuk dokter

Dosis khusus (lansia / gangguan organ)

  • Lansia: gunakan dengan hati-hati, pantau kadar fosfat serum pada penggunaan jangka panjang
  • Gagal ginjal: kontraindikasi pada gagal ginjal berat karena akumulasi aluminium dan magnesium
  • Gagal hati: tidak diperlukan penyesuaian khusus
Cara pakai

Tablet harus dikunyah, bukan ditelan utuh, untuk efek optimal. Sirup dikocok terlebih dahulu sebelum diminum. Diminum 1-2 jam setelah makan atau saat gejala muncul. Jangan mengonsumsi antasida bersamaan dengan obat lain karena dapat mengganggu penyerapan.

Durasi pengobatan
Sesuai kebutuhan. Tidak dianjurkan lebih dari 2 minggu tanpa konsultasi dokter.
Peringatan dosis

Hindari penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter karena risiko deplesi fosfat (hipofosfatemia) akibat aluminium yang mengikat fosfat di usus. Jangan melampaui dosis maksimum harian.

Efek Samping

Umum — sering terjadi (>10% pasien)

  • Konstipasi ringan (dari komponen aluminium)
  • Diare ringan (dari komponen magnesium)
  • Rasa kapur di mulut
  • Mual

Jarang — 1–10% pasien

  • Perubahan warna feses (keputihan atau kehitaman)
  • Kembung
  • Hipermagnesemia ringan pada penggunaan berkepanjangan

Langka namun serius (<1% pasien)

  • Hipofosfatemia (penggunaan jangka panjang, asupan fosfat rendah)
  • Toksisitas aluminium (pasien gagal ginjal)
  • Hipokalsemia dengan osteoporosis (penggunaan sangat lama)
  • Sindrom susu-alkali (bila dikombinasi kalsium berlebihan)
Segera ke dokter atau IGD jika:

Kelemahan otot berat atau kejang (tanda hipofosfatemia berat)
Mual dan muntah berat yang tidak membaik
Tanda-tanda gagal ginjal (penurunan urin, edema)
Nyeri dada atau perut yang tidak membaik dengan antasida

Kontraindikasi

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap aluminium hidroksida atau magnesium hidroksida
  • Gagal ginjal berat
  • Hipofosfatemia
  • Kolostomi atau ileostomi (relatif)
  • Obstruksi usus
Perhatian khusus

Hati-hati pada pasien dengan gagal ginjal karena akumulasi aluminium dan magnesium yang dapat menyebabkan toksisitas sistemik. Pada penggunaan jangka panjang, pantau kadar fosfat serum dan fungsi ginjal. Antasida dapat memengaruhi absorpsi banyak obat; selalu berikan jeda minimal 2 jam dari obat lain. Tidak direkomendasikan sebagai terapi tunggal jangka panjang untuk tukak lambung tanpa eradikasi H. pylori.

Keamanan saat menyusui
Aman digunakan saat menyusui
Pengaruh terhadap mengemudi
Tidak berpengaruh pada kemampuan mengemudi

Interaksi Obat

Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi.

  • Tetrasiklin, fluorokuinolon (ciprofloxacin), dan ketokonazol — antasida menurunkan absorpsi; berikan selang 2 jam
  • Digoksin — antasida dapat mengurangi absorpsi digoksin
  • Zat besi oral — absorpsi besi berkurang; berikan selang 2 jam
  • Isoniazid — absorpsi isoniazid berkurang
  • Ranitidin dan simetidin — absorpsi berkurang jika diberikan bersamaan
  • Kortikosteroid — antasida dapat meningkatkan ekskresi kortikosteroid

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, terlindung dari pembekuan (sediaan suspensi), jauhkan dari cahaya langsung.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Estimasi Harga

Rp 3.000 – Rp 35.000
Bisa tanpa resep

Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.

Informasi Lainnya

Nomor registrasi BPOM
DBL8001000110A1
Verifikasi di BPOM →
Terakhir diperbarui
Sumber referensi
MIMS Indonesia 2024
PIONAS BPOM
ISO Indonesia Vol. 51
WHO Model Formulary 2023

Ditulis oleh

Foto Akmal Bahtiar, S.Si.
Penulis Konten

Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin

Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.

Ditinjau secara medis oleh Terverifikasi ✓

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

BioFar.ID Diperbarui: