Acetyl

Acetylcysteine

Obat KerasAntidotumMukolitikRespirologi

Acetyl mengandung acetylcysteine yang digunakan sebagai mukolitik untuk mengencerkan dahak pada gangguan saluran napas, serta sebagai antidotum pada keracunan paracetamol. Obat ini juga memiliki sifat antioksidan.

Perhatian: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Mekanisme Kerja

Acetylcysteine bekerja dengan memecah ikatan disulfida dalam mukoprotein dahak, sehingga mengubah struktur gel mukus menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan. Sebagai antidotum paracetamol, acetylcysteine menyediakan sistein sebagai prekursor glutathione, sehingga memulihkan cadangan glutathione hepatik yang habis akibat metabolit toksik paracetamol (NAPQI), sekaligus bekerja sebagai antioksidan langsung yang menetralisir radikal bebas dan mengurangi kerusakan hepatosit.

Bentuk & Sediaan

Bentuk sediaan
Tablet Kapsul Sirup Injeksi
Kekuatan dosis tersedia
200 mg, 600 mg, Sirup 100 mg/5 mL, Injeksi 200 mg/mL,
Kategori kehamilan (FDA)
Kategori B — Relatif aman (studi hewan aman)
Produsen & merek dagang
Acetyl (Kalbe Farma)
Fluimucil (Zambon)
Mucopect (Boehringer)
N-Acetylcysteine Generik
Renxamin (Fahrenheit)

Dosis & Cara Pakai

Dosis dewasa

  • Mukolitik oral: 200 mg tiga kali sehari atau 600 mg sekali sehari (formula effervescent)
  • Antidotum IV (protokol 21 jam): loading dose 150 mg/kgBB dalam 200 mL D5% selama 60 menit, dilanjutkan 50 mg/kgBB dalam 500 mL selama 4 jam, kemudian 100 mg/kgBB dalam 1000 mL selama 16 jam
  • Profilaksis nefropati kontras: 600 mg dua kali sehari (hari sebelum dan hari prosedur)

Dosis anak

  • Anak 6-14 tahun (mukolitik): 100-200 mg dua kali sehari
  • Anak 2-6 tahun: 100 mg dua atau tiga kali sehari
  • Anak di bawah 2 tahun: 100 mg dua kali sehari, hanya atas petunjuk dokter
  • Antidotum IV pada anak: dosis sama dengan dewasa (mg/kgBB)

Dosis khusus (lansia / gangguan organ)

  • Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus
  • Gagal ginjal: gunakan dengan hati-hati, pantau fungsi ginjal
  • Gagal hati: dapat digunakan; justru bermanfaat pada hepatotoksisitas
Cara pakai

Tablet atau kapsul diminum dengan segelas air penuh, dapat bersama makanan untuk mengurangi mual. Sirup dikocok sebelum digunakan dan diukur dengan sendok takar. Larutkan serbuk effervescent dalam segelas air dan minum segera setelah larut. Sediaan injeksi hanya diberikan oleh tenaga medis.

Durasi pengobatan
Mukolitik: 5-10 hari atau sesuai petunjuk dokter. Antidotum: protokol 21 jam IV atau hingga klinis membaik.
Peringatan dosis

Untuk antidotum paracetamol, efektivitas optimal jika diberikan dalam 8-10 jam pertama setelah overdosis. Pemberian IV harus dilakukan dengan pemantauan ketat di fasilitas kesehatan karena risiko reaksi anafilaktoid.

Efek Samping

Umum — sering terjadi (>10% pasien)

  • Mual dan muntah
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Bau sulfur pada napas

Jarang — 1–10% pasien

  • Ruam kulit
  • Gatal-gatal (urtikaria)
  • Demam
  • Hidung berair

Langka namun serius (<1% pasien)

  • Reaksi anafilaktoid (terutama pada pemberian IV)
  • Bronkospasme
  • Hipotensi
  • Trombositopenia
Segera ke dokter atau IGD jika:

Reaksi anafilaktoid saat infus IV (sesak napas, kemerahan wajah, hipotensi)
Bronkospasme berat
Tanda perdarahan tidak normal
Memburuknya kondisi pernapasan secara tiba-tiba

Kontraindikasi

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap acetylcysteine
  • Riwayat asma bronkial berat (relatif; gunakan dengan sangat hati-hati)
  • Tukak lambung aktif (relatif, untuk sediaan oral)
Perhatian khusus

Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan asma atau riwayat bronkospasme. Pada pemberian IV, siapkan fasilitas penanganan reaksi anafilaktoid. Acetylcysteine dapat meningkatkan aroma sulfur yang tidak sedap pada beberapa pasien. Pada pasien ulkus peptikum aktif, pertimbangkan manfaat versus risiko iritasi lambung. Sediaan oral mengandung natrium; pertimbangkan pada pasien dengan restriksi natrium.

Keamanan saat menyusui
Aman digunakan saat menyusui
Pengaruh terhadap mengemudi
Tidak berpengaruh pada kemampuan mengemudi

Interaksi Obat

Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi.

  • Antibiotik tetrasiklin, ampisilin, dan sefalosporin — inaktivasi jika dicampur dalam larutan yang sama; berikan terpisah minimal 2 jam
  • Nitrogliserin — kombinasi dapat menyebabkan hipotensi dan sakit kepala berat
  • Karbon aktif — menurunkan absorpsi acetylcysteine oral jika diberikan bersamaan
  • Obat antitusif — kombinasi dengan mukolitik tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan retensi sekret

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius, terlindung dari cahaya, jauhkan dari kelembapan.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Estimasi Harga

Rp 5.000 – Rp 85.000
Perlu resep dokter

Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.

Informasi Lainnya

Nomor registrasi BPOM
DKL0318510317A1
Verifikasi di BPOM →
Terakhir diperbarui
Sumber referensi
MIMS Indonesia 2024
PIONAS BPOM
ISO Indonesia Vol. 51
WHO Guidelines on Management of Paracetamol Overdose
British National Formulary (BNF) 2023
BioFar.ID Diperbarui: