Nabic

Natrium bikarbonat (sodium bicarbonate)

Obat BebasAntasidaElektrolit

Nabic Obat Apa?

Nabic adalah obat yang mengandung natrium bikarbonat 500 mg, berfungsi sebagai antasida untuk menetralkan kelebihan asam lambung dan dapat digunakan untuk membantu mengatasi asidosis metabolik ringan serta alkalinisasi urin.

Dosis Nabic

Dewasa
  • Dispepsia (antasida): 1-5 gram (1-10 tablet 500 mg) setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan; tidak melebihi 2 minggu
  • Asidosis metabolik kronis: 325-2000 mg (1-4 tablet), 1-4 kali sehari sesuai kondisi pasien
  • Alkalinisasi urin: 4000 mg (8 tablet) pada jam pertama, dilanjutkan 1000-2000 mg tiap 4 jam; maks 16.000 mg/hari
Anak-Anak
  • Anak di bawah 12 tahun: Tidak dianjurkan tanpa petunjuk dokter
  • Remaja di atas 12 tahun: Sama seperti dosis dewasa di bawah pengawasan dokter
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: Mulai dengan dosis lebih rendah dan pantau respons serta elektrolit darah secara berkala
  • Gangguan ginjal: Gunakan dengan sangat hati-hati di bawah pengawasan dokter; pantau kadar elektrolit
  • Gagal jantung/hipertensi: Batasi penggunaan karena kandungan natrium dapat memperburuk retensi cairan

Aturan Pakai

Jika digunakan sebagai antasida, konsumsi Nabic 1-2 jam setelah makan dengan segelas penuh air. Jangan dikonsumsi saat perut sangat penuh. Jangan menggabungkan dengan produk susu. Berikan jeda 1-2 jam sebelum mengonsumsi obat lain. Hindari penggunaan lebih dari 2 minggu sebagai antasida kecuali atas saran dokter.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Nabic?
  • Jangan gunakan lebih dari 2 minggu sebagai antasida tanpa petunjuk dokter
  • Jangan konsumsi saat perut sangat penuh; risiko peningkatan tekanan intragastrik
  • Hindari penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan medis; dapat menyebabkan gangguan elektrolit

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hindari

Tidak disarankan saat menyusui

Mengemudi

Tidak Berpengaruh

Aman untuk mengemudi

Kontraindikasi

Jangan gunakan Nabic pada kondisi berikut:
  • Hipersensitif terhadap natrium bikarbonat
  • Alkalosis metabolik atau respiratorik
  • Asidosis hiperkarbia
  • Hipernatremia (kadar natrium darah tinggi)
  • Hipokalemia (kadar kalium darah rendah)
  • Edema paru berat
  • Nyeri abdomen yang belum diketahui penyebabnya

Efek Samping Nabic

  • Perut kembung dan sendawa (akibat produksi gas CO2)
  • Mual
  • Rasa haus berlebihan
  • Kram perut
  • Alkalosis metabolik akibat penggunaan berlebihan: perubahan suasana hati, kelelahan, napas pendek

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Aspirin dan salisilat: meningkatkan pembersihan dari tubuh, menurunkan efektivitas aspirin
  • Lithium: meningkatkan pembuangan lithium, dapat menurunkan kadar lithium dalam darah
  • Antijamur azol (ketoconazole, fluconazole): penurunan penyerapan antijamur
  • Tetrasiklin dan beberapa antibiotik: penurunan penyerapan antibiotik
  • Diuretik (furosemide, hydrochlorothiazide): peningkatan risiko alkalosis hipokloremik
  • Sukralfat: penurunan efektivitas sukralfat
  • Suplemen zat besi: penurunan penyerapan zat besi
  • Amfetamin, efedrin, kinin, dan metadon: peningkatan risiko toksisitas obat-obat tersebut

Detail Produk

Indikasi UmumNabic diindikasikan untuk mengatasi dispepsia (rasa tidak nyaman di perut atas akibat kelebihan asam lambung), asidosis metabolik ringan, serta alkalinisasi urin yang bertujuan mencegah terbentuknya batu ginjal asam urat.
KomposisiNatrium bikarbonat (sodium bicarbonate) 500 mg
Golongan ObatObat Bebas
Bentuk Sediaan
Tablet
Rute Pemberian
Oral
PemerianTablet berwarna putih, berbentuk bulat atau oval, dengan rasa agak asin-basa khas natrium bikarbonat.
KemasanBotol isi 100 tablet
Harga
Rp 150 – Rp 46.000
Bebas tanpa resep
ManufakturPIM Pharmaceuticals (natrium bikarbonat generik); verifikasi produsen Nabic di cekbpom.pom.go.id

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat yang sejuk dan kering, terlindung dari sinar matahari langsung dan kelembapan. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Gejala alkalosis metabolik: kejang, kram otot berat, bingung, atau napas pendek mendadak
  • Nyeri dada yang tidak biasa
  • Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau wajah
  • Perubahan kondisi mental yang tiba-tiba
  • Gejala tidak membaik setelah 2 minggu penggunaan atau semakin memburuk
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Nabic adalah obat yang mengandung natrium bikarbonat 500 mg, digunakan sebagai antasida untuk meredakan asam lambung berlebih (dispepsia) dan membantu mengatasi asidosis metabolik ringan serta alkalinisasi urin.
Untuk dispepsia atau asam lambung, dosis umum adalah 1-5 gram setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan. Dosis untuk asidosis metabolik harus ditentukan oleh dokter.
Nabic termasuk kategori C untuk kehamilan. Sebaiknya hanya digunakan jika benar-benar diperlukan dan atas petunjuk dokter.
Sebagai antasida, Nabic tidak boleh digunakan lebih dari 2 minggu tanpa petunjuk dokter. Jika gejala tidak membaik, segera konsultasikan ke dokter.
Nabic dapat berinteraksi dengan banyak obat termasuk antibiotik dan antijamur. Berikan jeda 1-2 jam saat mengonsumsi obat lain. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Referensi

  1. PIONAS BPOM. Natrium Bikarbonat. Tersedia di: http://pionas.pom.go.id
  2. MIMS Indonesia. Sodium Bicarbonate. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sodium%20bicarbonate
  3. PIM Pharmaceuticals. Sodium Bicarbonate 500 mg. Tersedia di: https://pimpharma.com/product/sodium-bicarbonate-isi-100-tablet/

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Mei 19, 2026