Metronidazole 500 mg
Metronidazole
Metronidazole Obat Apa?
Metronidazole adalah antibiotik dan antiprotozoal yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri anaerob dan protozoa, termasuk infeksi saluran pencernaan, kelamin, dan gigi.
Dosis Metronidazole
Dewasa- Infeksi bakteri anaerob: 500 mg 3x sehari selama 7-10 hari
- Trikomoniasis: 2000 mg dosis tunggal atau 500 mg 2x sehari selama 7 hari
- Amoebiasis: 500-750 mg 3x sehari selama 5-10 hari
- Bacterial vaginosis: 500 mg 2x sehari selama 7 hari
- Eradikasi H. pylori: 500 mg 2x sehari (kombinasi) selama 7-14 hari
- Anak di atas 2 tahun: 7,5 mg/kgBB tiap 8 jam selama 7-10 hari
- Amoebiasis anak: 35-50 mg/kgBB/hari dibagi 3 dosis selama 10 hari
- Giardiasis anak: 15 mg/kgBB/hari dibagi 3 dosis selama 5 hari
- Lansia: gunakan dengan hati-hati, mulai dosis terendah
- Gagal hati berat (Child-Pugh C): kurangi dosis 50%, pantau ketat
- Gagal ginjal: tidak diperlukan penyesuaian dosis untuk dosis tunggal
Aturan Pakai
Konsumsi bersama makanan atau sesaat setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung. Telan tablet utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan. Habiskan seluruh regimen pengobatan meskipun gejala sudah membaik.
Peringatan & Perhatian
- Hindari konsumsi alkohol selama pengobatan dan 48 jam setelah dosis terakhir karena dapat menyebabkan reaksi disulfiram (mual hebat, muntah, kemerahan, takikardia). Jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori B
Relatif aman, pantau dokter
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Sedikit Berpengaruh
Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap metronidazole atau derivat nitroimidazol lainnya
- Trimester pertama kehamilan (relatif)
- Riwayat diskrasia darah
Efek Samping Metronidazole
- Mual dan muntah
- Nyeri kepala
- Rasa metalik di mulut
- Diare
- Pusing
Interaksi Obat
- Alkohol — reaksi disulfiram (mual, muntah, takikardia)
- Warfarin — meningkatkan efek antikoagulan, risiko perdarahan
- Lithium — meningkatkan kadar lithium dalam darah
- Fenobarbital dan fenitoin — menurunkan kadar metronidazole
- Simetidin — meningkatkan kadar metronidazole
- Busulfan — meningkatkan toksisitas busulfan
Detail Produk
Metronidazole Generik (Kimia Farma)
Fasigyn (Pfizer)
Gravazol (Gracia Pharmindo)
Trichomonex (Fahrenheit)
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu ruangan 15-30 derajat Celsius, terlindung dari cahaya dan kelembapan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Kejang atau kekakuan otot
- Kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki yang progresif
- Gangguan penglihatan
- Reaksi alergi berat (sesak napas, pembengkakan wajah)
- Urine berwarna sangat gelap
Referensi
- ISO Indonesia Vol. 51
- MIMS Indonesia 2024
- PIONAS BPOM
- Pedoman Penggunaan Antibiotik KEMENKES 2022
- WHO Model Formulary 2023
Tim Medis
Ditulis oleh
Penulis Konten
Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.