Hydrocortisone Acetate
Hydrocortisone acetate
Hydrocortisone Acetate Obat Apa?
Kortikosteroid topikal potensi rendah yang digunakan untuk meredakan inflamasi, gatal, dan kemerahan pada berbagai kondisi kulit yang responsif terhadap kortikosteroid.
Dosis Hydrocortisone Acetate
Dewasa- Oleskan tipis-tipis pada area yang terkena 2-4 kali sehari
- Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi terpendek yang diperlukan
- Anak usia di atas 2 tahun: oleskan tipis-tipis 1-2 kali sehari selama maksimal 7 hari
- Anak di bawah 2 tahun: hanya dengan rekomendasi dokter
- Lansia: gunakan dengan hati-hati karena kulit lebih tipis dan rentan atrofi
- Gagal hati: absorpsi sistemik dapat meningkat, pantau efek sistemik
Aturan Pakai
Oleskan lapisan tipis pada area yang terkena dan gosok perlahan hingga meresap. Cuci tangan sebelum dan setelah penggunaan. Hindari kontak dengan mata. Jangan digunakan di bawah perban oklusif kecuali atas petunjuk dokter.
Peringatan & Perhatian
- Jangan gunakan pada wajah lebih dari 7 hari tanpa pengawasan dokter. Hindari penggunaan pada area lipatan kulit (aksila, selangkangan) dalam jangka panjang karena risiko atrofi. Penggunaan luas jangka panjang dapat menyebabkan supresi adrenal.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Infeksi kulit primer bakterial, viral, atau fungal tanpa pengobatan antiinfeksi
- Tuberculosis kulit
- Rosasea dan dermatitis perioral
- Hipersensitivitas terhadap hydrocortisone atau komponen formulasi
Efek Samping Hydrocortisone Acetate
- Rasa terbakar atau perih ringan saat awal penggunaan
- Gatal sementara
- Kulit kering
Interaksi Obat
- Salicylic acid topikal — dapat meningkatkan absorpsi kortikosteroid
- Antijamur topikal — umumnya aman dikombinasikan, tersedia produk kombinasi
- Antibiotik topikal — umumnya aman dikombinasikan
Detail Produk
Hydrocortisone Acetate Generik
Cortidex (Dexa Medica)
HC 45 (berbagai merek)
Fusicort (Pharos, kombinasi)
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, jauh dari panas langsung dan sinar matahari; jangan dibekukan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Segera ke dokter jika kondisi memburuk atau tidak membaik dalam 7 hari
- Tanda infeksi: kemerahan, bengkak, nanah, demam
- Penglihatan kabur atau perubahan penglihatan setelah penggunaan di sekitar mata
Referensi
- ISO Indonesia Vol. 51
- MIMS Indonesia 2024
- PIONAS BPOM
- IDAI Pedoman Dermatologi Anak
- British National Formulary (BNF) 2024
Tim Medis
Ditulis oleh
Penulis Konten
Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.