Erphahexin
Bromhexine Hydrochloride
Erphahexin Obat Apa?
Erphahexin adalah obat mukolitik yang mengandung bromhexine HCl, diproduksi oleh PT Erlimpex. Obat ini digunakan untuk mengencerkan dan membantu pengeluaran dahak pada kondisi batuk berdahak akibat infeksi saluran napas, bronkitis akut atau kronik, asma bronkial, dan kondisi paru lain yang disertai produksi mukus berlebih.
Indikasi Erphahexin
- Batuk produktif (berdahak) akibat infeksi saluran napas atas dan bawah
- Bronkitis akut dan kronik
- Asma bronkial yang disertai produksi mukus berlebih
- Emfisema
- Bronkiektasis
- Sinusitis yang disertai sekret kental
Dosis Erphahexin
Dewasa- Tablet: dewasa dan anak lebih dari 12 tahun: 1-2 tablet (8-16 mg) diminum 3 kali sehari
- Sirup: dewasa dan anak lebih dari 10 tahun: 2 sendok takar (10 mL) diminum 3 kali sehari
- Anak 6-12 tahun (tablet): 1 tablet (8 mg) diminum 3 kali sehari
- Anak 2-5 tahun (tablet): 1/2 tablet (4 mg) diminum 2 kali sehari
- Anak 5-10 tahun (sirup): 1 sendok takar (5 mL) diminum 3 kali sehari
- Anak 2-5 tahun (sirup): 1/2 sendok takar (2,5 mL) diminum 3 kali sehari
- Anak di bawah 2 tahun: hanya atas petunjuk dokter
- Lansia: tidak ada penyesuaian dosis khusus; gunakan dosis standar dewasa dengan pemantauan
- Gangguan ginjal berat: gunakan dengan hati-hati; kurangi dosis atau panjangkan interval
- Gangguan hati berat: gunakan dengan hati-hati; pantau fungsi hati
Aturan Pakai
Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan tablet secara utuh dengan segelas air putih. Untuk sirup, gunakan sendok takar yang tersedia dalam kemasan; kocok botol sebelum digunakan. Minum cukup cairan (air putih) selama penggunaan obat ini untuk membantu mengencerkan dahak lebih efektif.
Peringatan & Perhatian
- Jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Penggunaan pada pasien dengan riwayat ulkus lambung harus dilakukan dengan hati-hati. Hentikan penggunaan dan konsultasikan dokter jika gejala tidak membaik setelah 7 hari atau justru memburuk.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori B
Relatif aman, pantau dokter
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap bromhexine atau komponen formulasi
- Ulkus lambung aktif (gunakan dengan sangat hati-hati atau hindari)
- Asma berat yang tidak terkontrol
Efek Samping Erphahexin
- Mual dan gangguan pencernaan ringan
- Muntah
- Diare
- Rasa penuh di perut
- Nyeri ulu hati
Interaksi Obat
- Antibiotik (amoksisilin, eritromisin, sefalosporin) — bromhexine meningkatkan penetrasi antibiotik ke jaringan paru, efek sinergis menguntungkan
- Antitusif (kodein, dekstrometorfan) — kombinasi dengan mukolitik tidak dianjurkan karena menghambat ekspektorasi mukus yang telah diencerkan
Detail Produk
Bisolvon (Boehringer Ingelheim)
Mucohexin (Mersifarma)
Bromhexine Generik
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius di tempat kering, sejuk, dan terlindung dari cahaya; jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Sesak napas mendadak atau mengi (bronkospasme setelah konsumsi)
- Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
- Ruam kulit yang meluas dengan cepat
- Reaksi alergi berat yang disertai penurunan tekanan darah
Referensi
- MIMS Indonesia 2024
- PIONAS BPOM
- ISO Indonesia Vol. 51
- Halodoc: Erphahexin 10 Tablet (diakses 2026)
- KlikDokter: Erphahexin (diakses 2026)
- HonestDocs: Erphahexin (diakses 2026)
- Zanasi et al., Reappraisal of Mucoactive Activity of Bromhexine, Multidiscip Respir Med 2017
Tim Medis
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.