Dolo-Neurobion
Paracetamol, Vitamin B1, Vitamin B6, Vitamin B12
Dolo-Neurobion Obat Apa?
Dolo-Neurobion adalah kombinasi paracetamol sebagai analgesik-antipiretik dengan vitamin neurotropik (B1, B6, B12) yang digunakan untuk meredakan nyeri disertai gangguan saraf seperti nyeri punggung, nyeri otot, dan neuralgia. Kombinasi ini bekerja sinergis untuk mengatasi nyeri sekaligus membantu perbaikan fungsi saraf.
Indikasi Dolo-Neurobion
- Nyeri ringan hingga sedang yang disertai gangguan saraf
- Nyeri punggung bawah (low back pain)
- Nyeri otot dan sendi
- Neuralgia dan neuropati perifer
- Nyeri akibat peradangan saraf
- Demam yang disertai keluhan saraf
- Kesemutan dan kebas pada tangan atau kaki
Dosis Dolo-Neurobion
Dewasa- 1 tablet 3 kali sehari sesudah makan
- Dosis maksimal 8 tablet per hari (setara paracetamol 4000 mg)
- Jarak antar dosis minimal 4-6 jam
- Anak usia 6-12 tahun: 1/2 tablet 3 kali sehari sesudah makan (atas petunjuk dokter)
- Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 6 tahun tanpa pengawasan dokter
- Gangguan fungsi hati: dosis dikurangi, maksimal 2 gram paracetamol per hari
- Gangguan fungsi ginjal (GFR <30 mL/menit): interval pemberian diperpanjang menjadi setiap 8 jam
- Lansia: tidak memerlukan penyesuaian dosis khusus namun perlu pemantauan fungsi hati dan ginjal
Aturan Pakai
Diminum sesudah makan untuk mengurangi risiko gangguan lambung. Telan tablet utuh dengan segelas air putih. Jangan mengunyah atau menghancurkan tablet. Jika lupa satu dosis, segera minum saat teringat kecuali sudah mendekati jadwal dosis berikutnya, jangan menggandakan dosis.
Peringatan & Perhatian
- Jangan melebihi dosis maksimal 8 tablet per hari karena risiko kerusakan hati akibat paracetamol. Hindari konsumsi alkohol selama pengobatan karena meningkatkan risiko hepatotoksisitas. Perhatikan kandungan paracetamol pada obat lain yang dikonsumsi bersamaan untuk menghindari overdosis paracetamol.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori B
Relatif aman, pantau dokter
Ibu Menyusui
Aman
Dapat digunakan saat menyusui
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap paracetamol, vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12, atau komponen lain dalam sediaan
- Gangguan fungsi hati berat atau gagal hati
- Penyakit hati aktif
- Defisiensi glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD) berat
Efek Samping Dolo-Neurobion
- Mual
- Gangguan pencernaan ringan
- Nyeri perut ringan
- Urine berwarna kuning pekat (efek vitamin B)
Interaksi Obat
- Antikoagulan oral (warfarin): paracetamol dosis tinggi dapat meningkatkan efek antikoagulan dan risiko perdarahan
- Isoniazid: meningkatkan risiko hepatotoksisitas paracetamol
- Rifampisin: meningkatkan metabolisme paracetamol sehingga meningkatkan risiko pembentukan metabolit toksik
- Fenitoin dan karbamazepin: meningkatkan metabolisme paracetamol
- Levodopa: vitamin B6 dapat mengurangi efektivitas levodopa jika tidak dikombinasikan dengan carbidopa
- Alkohol: meningkatkan risiko kerusakan hati secara signifikan
- Metoklopramid dan domperidon: meningkatkan absorpsi paracetamol
- Kolestiramin: mengurangi absorpsi paracetamol jika diminum bersamaan
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius di tempat kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Jangan digunakan setelah tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Tanda-tanda kerusakan hati: kulit atau mata menguning, urine gelap, nyeri perut kanan atas, mual muntah hebat
- Reaksi alergi berat: bengkak pada wajah, bibir, lidah atau tenggorokan, kesulitan bernapas, ruam kulit luas
- Perdarahan tidak biasa atau memar mudah
- Demam tinggi yang tidak membaik setelah 3 hari pengobatan
Referensi
- MIMS Indonesia 2024
- ISO Indonesia Volume 52
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia
- Informasi produk resmi PT Merck Tbk
- Pedoman Penggunaan Obat Analgesik - Ikatan Dokter Indonesia
- British National Formulary (BNF) 84th Edition