Dimenhydrinate

Dimenhydrinate

Obat Bebas TerbatasAntiemetikAntihistaminAntivertigo

Dimenhydrinate Obat Apa?

Dimenhydrinate adalah antihistamin generasi pertama yang digunakan terutama untuk mencegah dan mengobati mabuk perjalanan (motion sickness), mual, muntah, dan vertigo. Di Indonesia, produk ini paling dikenal dengan merek dagang Antimo yang diproduksi oleh Phapros.

Indikasi Dimenhydrinate

  • Pencegahan dan pengobatan mabuk perjalanan (motion sickness)
  • Mual dan muntah akibat berbagai penyebab
  • Vertigo perifer
  • Pusing dan rasa berputar
  • Mual dan muntah pasca operasi (adjuvan)

Dosis Dimenhydrinate

Dewasa
  • Mabuk perjalanan (pencegahan): 50-100 mg diminum 30 menit sebelum perjalanan
  • Pengobatan: 50-100 mg tiap 4-6 jam sesuai kebutuhan
  • Dosis maksimum: 400 mg per hari
Anak-Anak
  • Anak 6-12 tahun: 25-50 mg tiap 6-8 jam, maksimum 150 mg per hari
  • Anak 2-5 tahun: 12,5-25 mg tiap 6-8 jam, maksimum 75 mg per hari
  • Anak di bawah 2 tahun: tidak dianjurkan kecuali atas saran dokter
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: gunakan dosis rendah (25-50 mg) dengan pemantauan ketat; lebih rentan terhadap efek sedasi, antikolinergik, dan risiko jatuh
  • Gangguan ginjal: gunakan dengan hati-hati
  • Gangguan hati: gunakan dengan hati-hati; metabolisme dapat terganggu, risiko akumulasi

Aturan Pakai

Untuk pencegahan mabuk perjalanan, minum 30 menit sebelum perjalanan dimulai. Dapat diminum dengan atau tanpa makanan, namun minum bersama makanan dapat mengurangi gangguan lambung. Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin berat setelah konsumsi karena efek sedasi yang signifikan. Hindari konsumsi alkohol selama penggunaan dimenhydrinate.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Dimenhydrinate?
  • Jangan melebihi 400 mg per hari pada dewasa. Efek sedasi signifikan dapat terjadi
  • hindari mengemudi dan pekerjaan yang memerlukan kewaspadaan tinggi. Pada lansia, dosis tinggi dapat menyebabkan kebingungan, retensi urin, konstipasi berat, dan peningkatan risiko jatuh. Pada anak, kadang terjadi eksitasi paradoksal.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori B

Relatif aman, pantau dokter

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Berpengaruh

Jangan mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Dimenhydrinate pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap dimenhydrinate atau diphenhydramine
  • Glaukoma sudut sempit
  • Hipertrofi prostat dengan retensi urin
  • Asma bronkial akut
  • Epilepsi yang tidak terkontrol
  • Bayi prematur dan neonatus

Efek Samping Dimenhydrinate

  • Kantuk dan sedasi (sangat umum)
  • Mulut kering
  • Gangguan penglihatan (pandangan kabur)
  • Pusing

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Alkohol — meningkatkan efek sedasi secara aditif; hindari kombinasi
  • Obat penekan SSP (benzodiazepin, opioid) — meningkatkan depresi sistem saraf pusat
  • Antidepresan trisiklik — efek antikolinergik aditif, meningkatkan risiko efek samping
  • MAO inhibitor (MAOI) — meningkatkan efek antikolinergik dan sedasi secara bermakna
  • Aminoglikosida (streptomisin, gentamisin) — dimenhydrinate dapat menutupi tanda ototoksisitas dini

Detail Produk

Golongan ObatObat Bebas Terbatas
Bentuk Sediaan
tablet
Harga
Rp 3.000 – Rp 25.000
per strip (10 tablet)
Tersedia di JKN/BPJS Bebas tanpa resep
ManufakturAntimo (Phapros/PT Kimia Farma Tbk)
Dramamine (Pfizer Consumer Healthcare)
Dimenhydrinate Generik (Kimia Farma, IndoFarma)
No. Reg. BPOM DBT7814920110A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius di tempat kering, terhindar dari cahaya langsung dan jangkauan anak-anak

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Kejang atau tremor
  • Kebingungan berat atau halusinasi
  • Detak jantung tidak teratur atau sangat cepat
  • Kesulitan berkemih
  • Reaksi alergi berat: sesak napas, pembengkakan wajah atau tenggorokan
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

Referensi

  1. MIMS Indonesia 2024
  2. PIONAS BPOM
  3. ISO Indonesia Vol. 51
  4. Drug Information Handbook (Lexicomp) 2024
  5. British National Formulary (BNF) 2024
  6. Wood MJ et al., Dimenhydrinate pharmacology review, Cochrane 2022

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: April 16, 2026