

DC2
Chicken Collagen Type II, Ascorbic Acid, Cholecalciferol


DC2 Obat Apa?
DC2 adalah suplemen kesehatan tulang dan sendi yang mengandung Chicken Collagen Type II (UC-II), Vitamin C, dan Vitamin D3. Suplemen ini diformulasikan untuk membantu memelihara kesehatan sendi, meningkatkan fleksibilitas, dan mendukung integritas tulang rawan.
Dosis DC2
Dewasa- Dosis umum: 1 tablet sekali sehari, diminum sesudah makan
- Tidak diindikasikan pada anak di bawah 18 tahun tanpa saran dokter.
- Lansia: dapat digunakan dengan dosis standar; konsultasikan dokter jika terdapat gangguan fungsi ginjal atau hati
- Gagal ginjal: gunakan dengan hati-hati, konsultasikan dokter
- Gagal hati: gunakan dengan hati-hati, konsultasikan dokter
Aturan Pakai
Konsumsi 1 tablet sekali sehari sesudah makan. Telan tablet secara utuh dengan segelas air putih. Tidak disarankan untuk dikunyah atau dihancurkan. Untuk hasil optimal, konsumsi secara teratur.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Belum Diklas.
Data terbatas
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap komponen produk
- Hiperkalsemia atau gangguan metabolisme kalsium
- Pasien dengan riwayat batu ginjal (pertimbangkan dosis Vitamin C)
- Alergi terhadap produk unggas (chicken/ayam)
Efek Samping DC2
- Ketidaknyamanan ringan pada saluran pencernaan seperti mual atau kembung
- Reaksi hipersensitivitas (jarang)
- Pada dosis tinggi Vitamin C jangka panjang dapat menyebabkan batu ginjal oksalat
- Pada dosis sangat tinggi Vitamin D3 dapat terjadi hiperkalsemia
Farmakologi Obat
Farmakodinamik
Chicken Collagen Type II (UC-II 40 mg) bekerja melalui mekanisme toleransi oral; antigen kolagen diproses oleh sel Peyer's patch di usus untuk menginduksi toleransi imunologis terhadap kolagen sendi autologus, sehingga mengurangi respons inflamasi pada sendi. Vitamin C (Ascorbic acid 80 mg) berperan sebagai kofaktor enzim prolil dan lisil hidroksilase yang esensial dalam sintesis dan stabilisasi triple helix kolagen, serta sebagai antioksidan kuat yang melindungi kondrosit dari kerusakan oksidatif. Vitamin D3 (Cholecalciferol 400 IU) bekerja melalui reseptor vitamin D (VDR) yang terdapat di kondrosit, osteoblas, dan osteoklas; mengatur ekspresi gen yang terlibat dalam metabolisme kalsium dan fosfat, mendukung mineralisasi matriks tulang, dan memiliki efek imunomodulatoris pada inflamasi sendi.
Farmakokinetik
Chicken Collagen Type II diabsorpsi melalui jalur oral dan diproses di saluran cerna sebelum berinteraksi dengan jaringan limfoid usus (Peyer's patches). Vitamin C diserap secara aktif di usus halus melalui transporter sodium-dependent vitamin C transporter (SVCT), dengan bioavailabilitas menurun pada dosis tinggi; terdistribusi ke seluruh jaringan tubuh dan diekskresikan melalui urin. Vitamin D3 diserap bersama lemak di usus halus, ditransportasikan dalam lipoprotein, mengalami hidroksilasi di hati menjadi 25-hidroksivitamin D, kemudian di ginjal menjadi bentuk aktif 1,25-dihidroksivitamin D (kalsitriol); waktu paruh sekitar 19-25 jam, diekskresikan terutama melalui empedu dan feses.
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terhindar dari sinar matahari langsung; jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Referensi
- MIMS Indonesia 2024
- PIONAS BPOM
- Kusayama T, et al. (2009). UC-II undenatured type II collagen. J Int Soc Sports Nutr.
Tim Medis
Ditulis oleh
Penulis Konten
Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.