Calcusol
Sonchi folium (Ekstrak daun tempuyung)
Calcusol Obat Apa?
Calcusol adalah obat tradisional (jamu) berbentuk kapsul yang mengandung ekstrak daun tempuyung (Sonchi folium). Obat ini dipercaya dan telah diteliti berkhasiat membantu meluruhkan batu ginjal (batu urine) serta memperlancar buang air kecil pada penderita gangguan saluran kemih.
Dosis Calcusol
Dewasa- Tahap kolik batu ginjal: 2 kapsul, 3 kali sehari selama 5 hari.
- Tahap pembentukan batu: 2 kapsul, 2 kali sehari selama 1-3 minggu, dilanjutkan 3 kapsul, 1 kali sehari selama 2 minggu berikutnya.
- Tahap pencegahan: 1 kapsul per hari atau 1 kapsul setiap 2 hari.
- Anyang-anyangan/sulit buang air kecil: 2 kapsul, 2 kali sehari bila perlu.
- Tidak diindikasikan untuk anak-anak. Hanya untuk penggunaan orang dewasa.
- Lansia: Gunakan dengan hati-hati dan konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan.
- Gagal ginjal berat: Konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan; pantau fungsi ginjal.
- Ibu hamil: Belum ada data keamanan yang memadai; konsultasikan dengan dokter kandungan.
- Ibu menyusui: Keamanan belum diketahui; konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan.
Aturan Pakai
Konsumsi Calcusol setelah makan bersama segelas penuh air putih. Perbanyak minum air putih minimal 2 liter per hari selama menjalani pengobatan. Ikuti aturan dosis dan lama pengobatan sesuai petunjuk kemasan atau anjuran dokter. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan.
Peringatan & Perhatian
- Hanya untuk pasien yang telah ditetapkan menderita batu ginjal oleh dokter.
- Jangan digunakan dalam jangka panjang tanpa pengawasan dokter.
- Dosis tidak boleh melebihi yang tertera pada kemasan.
- Hentikan penggunaan jika muncul keluhan yang memburuk dan segera konsultasikan ke dokter.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Belum Diklas.
Data terbatas
Ibu Menyusui
Tidak Diketahui
Data keamanan belum tersedia
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas (alergi) terhadap ekstrak daun tempuyung atau komponen lain dalam Calcusol.
- Penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter.
- Ibu hamil dan menyusui tanpa rekomendasi dokter.
Efek Samping Calcusol
- Belum terdapat laporan efek samping yang signifikan pada dosis yang dianjurkan.
- Kemungkinan reaksi hipersensitivitas (alergi) pada individu yang peka terhadap komponen obat.
- Jika terjadi efek samping yang tidak diharapkan, hentikan penggunaan dan segera hubungi dokter.
Interaksi Obat
- Belum ada data interaksi obat yang signifikan secara klinis.
- Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat yang sedang dikonsumsi sebelum menggunakan Calcusol.
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu tidak lebih dari 30 derajat Celsius di tempat yang sejuk dan kering, terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Nyeri hebat di punggung atau perut bawah yang tidak membaik setelah pengobatan.
- Air kencing berwarna merah atau disertai darah (hematuria).
- Demam tinggi (di atas 38,5 derajat Celsius) disertai menggigil.
- Tidak bisa buang air kecil sama sekali (retensi urin total).
- Mual dan muntah berlebihan yang tidak kunjung berhenti.
FAQ
Referensi
- PIONAS BPOM. Calcusol. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id
- BPOM RI. Cek BPOM (NIE TR083377131). Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id
Tim Medis
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.