Harnal D 0.2 mg

Tamsulosin hidroklorida

Obat KerasBenign Prostatic Hyperplasia (BPH)Penghambat Alfa-1Urologi

Harnal D Obat Apa?

Harnal D 0.2 mg adalah obat yang mengandung tamsulosin hidroklorida 0,2 mg dalam bentuk kapsul modified release (lepas terkendali), digunakan untuk meringankan gejala saluran kemih bawah akibat pembesaran prostat jinak (Benign Prostatic Hyperplasia/BPH) pada pria. Obat ini bekerja dengan memblokir reseptor alfa-1 di otot polos prostat dan leher kandung kemih sehingga memperlancar aliran urin.

Dosis Harnal D

Dewasa
  • Dosis standar: 1 kapsul (0,2 mg) sekali sehari, diminum setelah makan pada waktu yang sama setiap harinya
  • Dosis maksimum: 1 kapsul (0,2 mg) per hari
Anak-Anak
  • Tidak diindikasikan pada anak dan remaja.
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus
  • Gangguan ginjal ringan-sedang (CrCl >10 mL/menit): tidak diperlukan penyesuaian dosis
  • Gangguan ginjal berat (CrCl <10 mL/menit): data terbatas, gunakan dengan sangat hati-hati
  • Gangguan hati ringan-sedang: tidak diperlukan penyesuaian dosis
  • Gangguan hati berat (Child-Pugh C): kontraindikasi

Aturan Pakai

Telan kapsul secara utuh (jangan dibuka, dikunyah, atau dihancurkan) dengan segelas air putih, setelah makan, pada waktu yang sama setiap harinya untuk hasil yang optimal. Kapsul modified release harus ditelan utuh agar obat dilepaskan secara bertahap. Minum obat setelah makan membantu mengurangi risiko hipotensi dan meningkatkan penyerapan yang konsisten.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Harnal D:
  • Jangan menghentikan pengobatan secara tiba-tiba tanpa konsultasi dokter
  • Minum pada waktu yang sama setiap hari untuk mempertahankan kadar obat yang stabil
  • Jangan membuka, menghancurkan, atau mengunyah kapsul
  • Beritahu dokter mata tentang penggunaan tamsulosin sebelum menjalani operasi katarak untuk mencegah IFIS

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori B

Relatif aman, pantau dokter

Ibu Menyusui

Tidak Diketahui

Data keamanan belum tersedia

Mengemudi

Sedikit Berpengaruh

Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Harnal D pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap tamsulosin hidroklorida atau komponen lain dalam sediaan, termasuk riwayat angioedema akibat tamsulosin
  • Riwayat hipotensi ortostatik
  • Gangguan hati berat (Child-Pugh C)
  • Penggunaan bersamaan dengan penghambat alfa adrenergik lainnya

Efek Samping Harnal D

  • Pusing dan hipotensi ortostatik (terutama pada awal pengobatan)
  • Gangguan ejakulasi termasuk ejakulasi retrograd (semen masuk ke kandung kemih)
  • Sakit kepala
  • Rhinitis (hidung tersumbat atau berair)
  • Palpitasi (jantung berdebar)
  • Mual
  • Astenia (rasa lemah atau mudah lelah)
  • Intraoperative Floppy Iris Syndrome (IFIS) pada pasien yang menjalani operasi katarak

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Inhibitor PDE-5 (sildenafil, tadalafil, vardenafil): meningkatkan risiko hipotensi, gunakan dengan hati-hati dan mulai dari dosis terendah inhibitor PDE-5
  • Penghambat alfa adrenergik lain (doxazosin, terazosin, prazosin): meningkatkan efek penurunan tekanan darah secara aditif
  • Warfarin: tamsulosin dapat meningkatkan efek antikoagulan, pantau nilai INR secara berkala
  • Simetidin: meningkatkan kadar tamsulosin dalam plasma darah
  • Inhibitor CYP2D6 kuat (paroxetine, fluoxetine): meningkatkan paparan tamsulosin
  • Inhibitor CYP3A4 kuat (ketokonazol, itrakonazol): meningkatkan kadar tamsulosin secara bermakna

Detail Produk Harnal D

Manfaat / Kegunaan (Indikasi)Harnal D 0.2 mg diindikasikan untuk pengobatan tanda dan gejala lower urinary tract symptoms (LUTS) yang berhubungan dengan benign prostatic hyperplasia (BPH) pada pria, termasuk kesulitan berkemih, aliran urin lemah, sering berkemih terutama pada malam hari (nokturia), serta perasaan kandung kemih tidak sepenuhnya kosong.
Komposisi Harnal DTamsulosin hidroklorida 0,2 mg
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Kapsul
Rute Pemberian
Oral
PemerianKapsul lepas terkendali (modified release), cangkang kapsul keras berwarna kuning buram/opaque, berisi pelet atau granul berwarna putih.
KemasanStrip (10 kapsul), Dus isi 3 strip (30 kapsul)
Harga
Rp 25.000 – Rp 60.000
Perlu resep dokter
ManufakturAstellas Pharma (PT Astellas Pharma Indonesia)
No. Reg. BPOM DKI9832301017A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya, simpan dalam kemasan aslinya.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Pingsan atau pusing berat saat berdiri dari posisi duduk atau berbaring (hipotensi ortostatik berat)
  • Nyeri dada atau sesak napas mendadak
  • Reaksi alergi berat: ruam kulit parah, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, serta kesulitan bernapas (angioedema)
  • Tidak dapat berkemih sama sekali (retensi urin akut)
  • Detak jantung yang sangat cepat atau tidak teratur
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Harnal D 0.2 mg digunakan untuk meringankan gejala pembesaran prostat jinak (BPH) pada pria, seperti aliran urin lemah, sering berkemih malam hari (nokturia), dan kesulitan memulai berkemih.
Harnal D 0.2 mg biasanya diminum jangka panjang sesuai anjuran dokter. Perbaikan gejala umumnya mulai terasa dalam 1-2 minggu pertama, namun pengobatan perlu dilanjutkan untuk hasil optimal.
Harnal D 0.2 mg tidak menyembuhkan pembesaran prostat secara permanen, namun secara efektif meringankan gejala sehingga aliran urin menjadi lebih lancar dan kualitas hidup meningkat.
Tidak boleh. Kapsul Harnal D 0.2 mg harus ditelan utuh karena merupakan sediaan modified release. Membuka atau menghancurkan kapsul dapat mengubah profil pelepasan obat dan meningkatkan risiko efek samping.
Beberapa pasien mengalami gangguan ejakulasi (ejakulasi retrograd) saat menggunakan tamsulosin. Kondisi ini umumnya reversibel setelah penghentian obat. Konsultasikan dengan dokter jika hal ini mengganggu.

Referensi

  1. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id
  2. MIMS Indonesia 2024
  3. Drugs.com. Tamsulosin: Drug Information, Dosage, Side Effects. [Diakses Mei 2026]. Tersedia di: https://www.drugs.com/tamsulosin.html
  4. DailyMed - Tamsulosin Hydrochloride Capsules Label. Tersedia di: https://dailymed.nlm.nih.gov
  5. ISO Indonesia Vol. 51
  6. Astellas Pharma. Harnal D 0.2 mg Product Information.
  7. Cek BPOM. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: May 11, 2026