

Bintamox 500
Amoxicillin trihydrate


Bintamox 500 Obat Apa?
Bintamox 500 adalah antibiotik golongan penisilin yang mengandung Amoxicillin 500 mg. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran napas, saluran kemih, kulit dan jaringan lunak, serta gonore yang disebabkan oleh bakteri gram positif dan gram negatif yang peka terhadap amoksisilin.
Dosis Bintamox 500
Dewasa- Infeksi ringan-sedang: 250-500 mg setiap 8 jam (3x sehari)
- Infeksi berat: 500-1000 mg setiap 8 jam
- Gonore akut: 3000 mg dosis tunggal (dikombinasi probenesid 1 g)
- Eradikasi H. pylori: 750-1000 mg 2x sehari selama 7-14 hari (dikombinasi dengan antibiotik lain dan PPI)
- Durasi terapi umumnya 5-10 hari, selesaikan seluruh kursus yang diresepkan
- Bayi usia < 3 bulan: 30 mg/kgBB/hari dibagi setiap 12 jam
- Anak usia > 3 bulan dengan BB < 20 kg: 20-40 mg/kgBB/hari dibagi setiap 8 jam
- Anak usia > 3 bulan dengan BB >= 20 kg: 250-500 mg setiap 8 jam (sama dengan dosis dewasa)
- Infeksi berat: dosis dapat digandakan sesuai petunjuk dokter
- Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis rutin, namun pantau fungsi ginjal secara berkala
- Gagal ginjal ringan-sedang (eGFR 10-30 mL/menit): perpanjang interval dosis menjadi setiap 12 jam
- Gagal ginjal berat (eGFR < 10 mL/menit): dosis maksimal 500 mg setiap 24 jam
- Pasien dialisis: dosis maksimal 500 mg/hari, berikan dosis tambahan setelah sesi hemodialisis
- Gagal hati: tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus, namun gunakan dengan hati-hati
Aturan Pakai
Minum Bintamox 500 kaplet secara utuh dengan segelas air putih yang cukup. Obat dapat diminum sebelum atau sesudah makan, namun disarankan diminum bersama makanan untuk mengurangi kemungkinan gangguan lambung. Minum pada waktu yang sama setiap hari untuk menjaga kadar obat dalam darah tetap stabil. Selesaikan seluruh kursus antibiotik yang diresepkan dokter meskipun gejala sudah membaik, agar infeksi benar-benar sembuh dan mencegah resistensi bakteri. Jika lupa minum, segera minum begitu ingat, namun jika sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan jadwal biasa.
Peringatan & Perhatian
- Jangan menghentikan pengobatan sebelum waktunya meskipun gejala sudah membaik
- Pada infeksi berat, dosis dapat ditingkatkan sesuai petunjuk dokter
- Jangan melebihi dosis maksimal yang dianjurkan
- Overdosis dapat menyebabkan kejang, gangguan ginjal, dan gangguan elektrolit
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori B
Relatif aman, pantau dokter
Ibu Menyusui
Aman
Dapat digunakan saat menyusui
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas (alergi) terhadap amoksisilin, penisilin, atau antibiotik golongan sefalosporin
- Riwayat reaksi anafilaksis terhadap antibiotik beta-laktam
- Leukemia limfositik (meningkatkan risiko ruam amoksisilin)
- Bayi yang lahir dari ibu dengan riwayat hipersensitivitas amoksisilin
Efek Samping Bintamox 500
- Mual, muntah, dan diare (paling sering dilaporkan)
- Ruam kulit eritematosa makulopapular atau urtikaria (reaksi hipersensitivitas ringan)
- Nyeri atau kram perut
- Sakit kepala ringan dan pusing
- Candidiasis oral atau vaginal (akibat gangguan flora normal)
- Serum sickness (reaksi imun tertunda)
- Pada penggunaan jangka panjang: gangguan fungsi ginjal dan perubahan hasil laboratorium (peningkatan enzim hati)
Interaksi Obat
- Probenesid: meningkatkan kadar amoksisilin dalam darah secara signifikan
- Warfarin dan antikoagulan oral: dapat memperpanjang waktu protrombin, meningkatkan risiko perdarahan
- Methotrexate: amoksisilin dapat meningkatkan toksisitas methotrexate
- Allopurinol: meningkatkan risiko ruam kulit
- Pil KB (kontrasepsi oral): amoksisilin dapat menurunkan efektivitas pil KB
- Kloramfenikol, tetrasiklin, sulfonamida, makrolida: dapat menurunkan efektivitas amoksisilin (antagonisme)
- Vaksin bakteri hidup (misal vaksin BCG): amoksisilin dapat menurunkan efektivitas vaksin
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 25°C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Sirup kering yang sudah dilarutkan hanya boleh disimpan selama 7 hari di dalam lemari pendingin.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Reaksi alergi berat: sesak napas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan (anafilaksis)
- Ruam kulit parah, kulit melepuh, mengelupas, atau luka di dalam mulut
- Diare berat atau tinja berdarah (kolitis pseudomembranosa)
- Kejang
- Penurunan produksi urin atau urin berwarna gelap (gangguan ginjal)
- Kuning pada kulit atau mata (ikterus, tanda gangguan hati)
- Lebam atau perdarahan yang tidak biasa
FAQ
Referensi
- BPOM RI. Cek Produk Bintamox 500. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id
- MIMS Indonesia 2024. Amoxicillin. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/amoxicillin
- Drugs.com. Amoxicillin Drug Information. Tersedia di: https://www.drugs.com/amoxicillin.html
- ISO Indonesia Vol. 51
- PIONAS BPOM. Amoksisilin. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id
Tim Medis
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.